MANAGED BY:
SELASA
17 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

UTAMA

Selasa, 10 Mei 2022 10:43
Liku-Liku Membangun Jalan di Perbatasan Kalimantan, Medan Sulit Ganggu Pasokan Material hingga Curah Hujan Tinggi
Membangun jalan ke perbatasan harus menemui medan berat.

Secara keseluruhan, panjang jalan perbatasan negara di wilayah Kaltim mencapai 406 kilometer. Dari angka itu, yang selesai diaspal baru 86 kilometer.

 

PEMBANGUNAN infrastruktur di beranda negara terus dikebut. Salah satunya jalan di perbatasan Kaltim dan Kaltara dengan Malaysia. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan akses di perbatasan negara pada 2024 rampung dan bisa dilalui masyarakat. Direktur Pembangunan Jalan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Satrio Sugeng Prayitno menerangkan, pembangunan infrastruktur di perbatasan negara telah dimulai secara masif sejak 2015.

Selama kurun waktu 6 tahun, dari 2015–2021, alokasi anggaran penanganan jalan perbatasan yang bersumber dari APBN dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara sudah Rp 2,7 triliun. “Termasuk (jalan perbatasan negara) di Kaltim dan Kaltara. Tahun 2024 kami akan diupayakan fungsional. Jadi terbuka dan bisa dilalui,” katanya dalam “Bincang Jalan dan Jembatan” belum lama ini. Dia menerangkan, pembangunan jalan paralel perbatasan wilayah Kalimantan dimulai dari Aruk di ujung barat Pulau Kalimantan, yakni Kalbar melalui Kaltim dan berakhir di Kaltara tepatnya di Sei Ular, Nunukan.

Membentang sekitar 1.756 kilometer dan telah terbangun sepanjang 1.155 kilometer. Menurutnya, tujuan lain dari pembangunan infrastruktur di perbatasan untuk pertahanan dan keamanan negara di daerah perbatasan. Kemudian membuka akses daerah terisolasi, sehingga meningkatkan konektivitas antarwilayah. Termasuk mendorong pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan. Lalu mengurangi biaya logistik, sehingga mengurangi kesenjangan antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Memang paling banyak di Kaltim. Total yang sudah selesai, 1.155 kilometer jalan paralel (perbatasan) di Kalimantan. Kalau di Papua hanya 1.000-an kilometer kira-kira,” terangnya.

Dari data yang dikutip dari laman Kementerian PUPR, di Kalbar, pembangunan jalan perbatasan sepanjang 811 km dengan status hingga akhir 2021 sudah tembus seluruhnya. Kondisi jalan berupa tanah sepanjang 277 km, agregat 172 km, dan aspal/rigid 363 km. Pekerjaan pengaspalan diprioritaskan pada area yang dekat permukiman serta terdapat fasilitas umum seperti puskesmas, pasar, sekolah, dan kantor pemerintahan. Sementara penggunaan lapisan agregat digunakan pada area yang meningkat lalu lintas hariannya.

Selanjutnya di Kaltim, secara keseluruhan jalan perbatasan sepanjang 406 km telah tembus dengan kondisi tanah 155 km, agregat 165 km, dan aspal 86 km. Ditargetkan pada 2024, jalan perbatasan di Kaltim dapat diselesaikan dalam kondisi aspal 295 km, agregat 63 km, adapun sisanya berupa tanah sepanjang 48,5 km. Sementara di Kaltara, secara keseluruhan jalan perbatasan sepanjang 614 km. Kondisinya saat ini masih tersisa sepanjang 36 km yang belum tembus, yakni berada di sekitar Metulang, Kabupaten Malinau, hingga batas Provinsi Kaltim. Sementara untuk jalan yang sudah tembus sepanjang 578 km, kondisinya berupa tanah 452 km, agregat 118 km, dan aspal 9 km. 

Satrio mengungkapkan, ada beberapa kendala pembangunan jalan perbatasan. Selain lokasi yang sulit dijangkau sehingga menyulitkan mobilisasi BBM, material, dan SDM, juga faktor cuaca pada daerah terpencil yang terkadang tidak bersahabat. Termasuk tingginya curah hujan saat kegiatan pembangunan berlangsung. Untuk menyiasati hal tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Korps Zeni TNI AD untuk membuka areal hutan. “Ketika mereka selesai, baru kami masuk untuk melakukan perkerasan jalan,” terangnya.

Selain itu, untuk memudahkan mobilisasi material dan SDM, pihaknya juga bekerja sama dengan perusahaan pemegang hak pengelolaan hutan (HPH) maupun pemegang konsesi perusahaan sawit yang berada di sekitar akses perbatasan yang akan dibangun itu. “Kami kerja sama dan kolaborasi dengan mereka. Mendekatkan basecamp mereka, supaya mobilisasi bahan dan material bisa lebih mudah untuk mencapai lokasi pekerjaan,” ungkapnya. (riz/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 17 Mei 2022 21:16

Polisi Olah TKP Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, 7 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

BALIKPAPAN-Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya, hari ini…

Selasa, 17 Mei 2022 10:22
Objek Perkara seputar Suap dan Perizinan, Target Sidang Akhir Mei

Berkas Rampung, AGM Segera Diadili

Abdul Gafur Mas’ud dan empat orang lainnya, disangka berkomplot dalam…

Selasa, 17 Mei 2022 10:21

Ketegaran para Persit Melepas Suami Bertugas ke Papua

KRI Tanjung Kambani 971 berlayar membawa 450 prajurit Yonif Raider…

Selasa, 17 Mei 2022 10:19
Peneliti INDEF Klaim Pembahasan Sembunyi-Sembunyi

Partisipasi Publik Minim di Pemindahan IKN

BALIKPAPAN-Minimnya partisipasi publik dalam rencana pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN)…

Selasa, 17 Mei 2022 10:06
“Agar Industri juga Mengandung Sentuhan Budaya dan Kemanusiaan”

Pelukis dan Penyair di Pabrik Pupuk

Bagaimana para pelukis dan penyair merespons dinamika industri yang berlangsung…

Senin, 16 Mei 2022 19:50

CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Rudi Mas'ud Imbau Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang 

SAMARINDA – Anggota komisi III DPR-RI, Rudi Mas’ud menghimbau Pemerintah…

Senin, 16 Mei 2022 19:22

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Samarinda, Bikin Longsor dan Pohon Tumbang 

SAMARINDA - Hujan deras disertai angin kencang membuat kota Samarinda…

Senin, 16 Mei 2022 12:18

Pemerintah Siapkan Sumber Listrik untuk IKN, Siap Pakai Tahun Ini

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus dikebut pengerjaannya. Salah…

Minggu, 15 Mei 2022 12:37
Sidang Pemeriksaan Terdakwa Penyuap AGM dan Pejabat PPU (2)

Segel 211 Hektare Lahan di Kecamatan Sepaku Diserahkan ke Bupati

Namanya membahana sepanjang bergulirnya perkara suap yang menyeret Bupati nonaktif…

Minggu, 15 Mei 2022 12:12
Bayan Pastikan Bantuan Pendidikan ke Kampus di Jawa Inisiatif Pribadi

“Walaupun Pribadi, Kasihlah ke Kaltim”

Rakyat Kaltim sebagai penduduk yang menerima dampak langsung dari aktivitas…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers