MANAGED BY:
KAMIS
19 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

LIFESTYLE

Senin, 09 Mei 2022 12:06
Awas Dislipidemia, Kolesterol Akibat Banyak Konsumsi Hidangan Lebaran

Lebaran menjadi momen kemenangan setelah sebulan menahan lapar dan haus. Ketika terlalu berlebihan menyantap hidangan Lebaran seperti kue kering dan makanan bersantan, maka proses berpuasa selama sebulan bakal mubazir. Beberapa hidangan khas itu ternyata bisa membuat kolesterol melonjak, jika kita khilaf dan kurang waspada menjaga asupan.

Kolesterol adalah sebuah kondisi atau faktor risiko penentu atau pemicu suatu penyakit. Kolesterol adalah pemicu penyakit jantung koroner dan stroke.

Diwawancarai secara virtual (24/4), dokter spesialis gizi klinis di RS Siloam Kebon Jeruk dr. Sheena R. Angelia, M.Gizi, SpGK, mengakui sejumlah hidangan yang biasa disajikan di hari lebaran memang bisa memicu lonjakan kolesterol. Konsumsi makanan tinggi kolesterol, contohnya daging berlemak, jeroan, dan makanan tinggi lemak jenuh, seperti kue kering, cake, hidangan bersantan dan digoreng memang bisa memicu lonjakan kolesterol. “Apalagi jika selama berpuasa, kita juga cenderung berbuka dengan menu yang rendah nilai nutrisinya, tinggi gula dan lemak, diikuti dengan penurunan aktivitas fisik,” jelas dr. Sheena kepada wartawan baru-baru ini.

Hal-hal semacam ini dapat menyebabkan timbulnya dislipidemia. Apa itu dislipidemia? Adalah sebuah kondisi kolesterol atau lemak (lipid) yang tidak normal di dalam darah. Dislipidemia meningkatkan risiko penyakit lainnya, yakni penyumbatan yang memicu serangan jantung, stroke, atau masalah sirkulasi darah lainnya akibat pola makan tak sehat. 

“Dislipidemia mendukung terjadinya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan stroke,” jelas dr. Sheena. Pencegahan lonjakan kolesterol ini dapat dibantu dengan mengonsumsi plant stanol ester secara rutin,” jelas Dokter Sheena.

Brand Manager Nutrive Benecol mengakui akumulasi kolesterol jahat yang tinggi bisa memicu penumpukan plak di pembuluh darah, sehingga memicu penyakit jantung koroner dan stroke yang merupakan penyakit mematikan nomor 1 dan 2 di Indonesia dan dunia. Saat ini, banyak cara bisa dilakukan untuk mencegah lonjakan kolesterol di hari kemenangan ini.

Solusinya

Mulailah dengan mengatur pola makan selama lebaran, memperbanyak minum air putih, menyempatkan diri berolahraga, hingga berhenti merokok. Jika perubahan gaya hidup tidak mampu menurunkan kadar kolesterol, maka dapat mengonsumsi minukan mengandung plant stanol ester yang teruji klinis dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 7-10 persen setelah konsumsi 2 botol sehari secara rutin langsung setelah makan. (jpc) 


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 10:36

RS IA Moeis Menuju Excellent Service

<div style="text-align: justify;"> <strong>LANGKAH</strong> cepat untuk…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers