MANAGED BY:
SENIN
16 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

PRO BISNIS

Jumat, 06 Mei 2022 16:39
Larangan CPO Tak Signifikan Pengaruhi Investasi
Pengolahan kelapa sawit menjadi CPO.

JAKARTA - Larangan ekspor crude palm oil (CPO) dan minyak goreng (migor) kelapa sawit tidak dianggap sebagai sentimen negatif yang berdampak pada investasi. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai bahwa kebijakan itu hanya bersifat sementara, sehingga dampaknya tidak signifikan pada investor.

Koordinator Wakil Ketua Umum Bidang Maritim, Investasi, dan Luar Negeri Shinta Kamdani mengatakan bahwa ada isu lain yang lebih signifikan, yang mungkin akan berpengaruh pada iklim investasi di Indonesia, selain isu CPO. ”Salah satunya adalah kondisi geopolitik yang secara keseluruhan sangat tidak berpihak pada kelancaran arus investasi ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia,” ujarnya.

Shinta menambahkan, ada juga sentimen negatif lain seperti risiko inflasi yang berlebihan, faktor ketidakpastian penyebaran pandemi pascalebaran, atau ketidakpastian terkait keabsahan Undang-undnag Cipta Kerja. Faktor-faktor tersebut lebih dominan menciptakan tekanan terhadap iklim investasi daripada kebijakan larangan ekspor migor sawit.

"Kami tetap optimistis realisasi investasi di tahun ini bisa terus meningkat. Yang penting kita harus fokus dan konsisten memastikan stabilitas ekonomi makro sepanjang tahun,” tambahnya.

Kementerian Perdagangan menegaskan bahwa pemerintah melarang sementara ekspor CPO berserta produk turunan termasuk bahan baku dan produk minyak goreng ke luar negeri. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022. Permendag ini mulai berlaku pada 28 April dan berlaku hingga kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi serta harga minyak goreng curah mencapai Rp14.000 per liter.

”Keputusan ini diambil dengan sangat seksama, memperhatikan perkembangan hari demi hari situasi ketersediaan minyak goreng curah untuk masyarakat. Tentu akan ada dampak dari kebijakan ini, namun sekali lagi saya tegaskan bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling utama,” papar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Mendag menyebutkan kebijakan ini akan dievaluasi secara periodik melalui rapat koordinasi di tingkat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian setiap bulan atau sewaktu-waktu bila diperlukan. ”Kebutuhan pokok masyarakat Indonesia adalah prioritas pemerintah. Larangan sementara ekspor ini merupakan upaya untuk mendorong ketersediaan bahan baku, juga pasokan minyak goreng di dalam negeri dan menurunkan harga minyak goreng ke harga keterjangkauan,” pungkasnya. (agf/dio)

 

 

Tren Ekspor Ekspor CPO Indonesia

Tahun Volume Ekspor (Juta ton)

2017 28,77

2018 29,3

2019 29,5

2020 27,3

2021 8,59*

 

*Nilai sampai semester I 2021

Sumber : BPS


BACA JUGA

Jumat, 13 Mei 2022 13:49

Tekanan Pandemi ke Dunia Kerja Menurun

Jumlah pekerja yang terkena dampak pandemi Covid-19 semakin berkurang. Pada…

Jumat, 13 Mei 2022 13:48

Kedelai Mahal, Ukuran Tempe Mengecil

BALIKPAPAN - Daya beli masyarakat sempat lesu dampak dari merebaknya…

Jumat, 13 Mei 2022 13:47

Hunian Kamar Hotel Pulih seperti sebelum Pandemi

SAMARINDA – Okupansi hotel berbintang di Kaltim pada Maret 2022…

Jumat, 13 Mei 2022 13:45

Jajaki Pembangunan Pelabuhan di Seputar IKN

BALIKPAPAN - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap pelaku usaha di…

Selasa, 10 Mei 2022 11:57

Pengangguran di Kaltim Capai 129 Ribu Orang

SAMARINDA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di…

Senin, 09 Mei 2022 23:52

Dayang Donna Kembali Maju Pimpin Kadin Kaltim 

SAMARINDA – Dayang Donna Faroek, siap memimpin kembali Kamar Dagang…

Senin, 09 Mei 2022 11:30

Sektor Kuliner Kecipratan Rezeki Idul Fitri

Kinerja kafe dan restoran meningkat selama periode Ramadan dan Idul…

Senin, 09 Mei 2022 11:28
Kriteria Industri Pangan Terkendala Penyimpanan

Siap Serap Lebih Banyak Jagung Lokal

JAKARTA – Produksi jagung dalam negeri hampir bisa memenuhi kebutuhan…

Sabtu, 07 Mei 2022 20:53

Harga Daging di Samarinda Masih Mahal

SAMARINDA–Harga kebutuhan bahan pokok di Samarinda masih tinggi. Ya, sejak…

Jumat, 06 Mei 2022 16:39

Larangan CPO Tak Signifikan Pengaruhi Investasi

JAKARTA - Larangan ekspor crude palm oil (CPO) dan minyak…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers