MANAGED BY:
SELASA
17 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

OLAHRAGA

Selasa, 25 Januari 2022 12:51
Tembus Perempat Final setelah 63 Kali Tampil
Perjalanan Cornet Kini Berlanjut
Alize Cornet

MELBOURNE – ”Aku tak tahu harus berkata apa. Bagiku ini adalah sihir. Tidak pernah ada kata terlambat untuk mencoba lagi." Kalimat tersebut diucapkan Alize Cornet di Rod Laver Arena. Saat itu petenis Prancis tersebut baru saja membuat capaian terbesarnya sepanjang karier di ajang grand slam selama 17 tahun.

Ya, sejak 2005, petenis 32 tahun itu sudah 63 kali tampil di ajang mayor. Nah, kemenangan atas Simona Halep kemarin menjadi catatan sejarah bagi Cornet. Untuk kali pertama dia berhasil menembus babak perempat final. Cornet menang dalam tiga set 6-4, 3-6, 6-4. Itu diraih setelah dia bertarung selama 2 jam 33 menit di atas cuaca terik 32 derajat Celsius yang menyelimuti Melbourne.

Maka, tidak heran jika Cornet begitu emosional saat baru saja memastikan kemenangan. Petenis ranking ke-61 dunia tersebut langsung berlutut sambil menutup wajah dengan kedua tangan. Saat di-interview mantan petenis Jelena Dokic seusai laga, dia berkali-kali mengusap air mata. Cornet sampai meminta maaf kepada Dokic karena hal itu.

”Setelah bermain 30 menit, mataku mulai kabur. Tangan sedikit gemetar. Aku sempat bertanya ke diri sendiri apa yang bisa aku lakukan dengan kondisi ini,” ucap Cornet seperti dilansir ESPN. ”Tapi, aku juga tahu, di seberang lapangan dia (Halep) juga tidak merasa lebih baik. Maka, aku memilih terus lanjut dan menikmati pertempuran," ujarnya.

Hasil tersebut membuat Cornet mencatatkan rekor baru. Yakni sebagai petenis yang berjuang paling panjang sebelum mampu menembus perempat final grand slam. Percobaan 63 kali membuat dia melebihi rekor yang dibuat petenis Prancis lainnya, Fabrice Santoro. Santoro butuh 54 kali tampil di grand slam sebelum merasakan perempat final kali pertama.

Sebetulnya Cornet adalah petenis yang sangat konsisten dan memiliki kebugaran prima. Dia tak pernah absen tampil di babak utama grand slam sejak musim 2007. Tapi, memang perjalanannya mentok hanya mampu mencapai babak keempat. Terbaru, dia melakukan itu pada Amerika Serikat (AS) Terbuka 2020. ”Aku belum percaya ini. Perjalananku kini berlanjut. Aku akan berusaha berjalan sejauh mungkin," ucap Cornet.

Di babak delapan besar besok, Cornet akan melawan petenis AS Danielle Collins. Petenis 28 tahun itu menembus perempat final setelah menumbangkan unggulan ke-19 asal Belgia Elise Mertens. Collins menang dalam tiga set 4-6, 6-4, 6-4.

Jika Cornet yang pertama, bagi Collins ini justru menjadi pengalaman keduanya tampil di perempat final grand slam. Kali pertama dia merasakannya pada Prancis Terbuka 2020.

Collins mengakui, bertarung dengan Cornet tidak akan mudah.

”Dia jelas akan membuatku bertarung dengan kemampuan maksimal. Dia salah satu petenis yang memiliki kemampuan antisipasi sangat baik. Jadi, aku harus memberinya sebanyak mungkin tekanan dengan pukulan-pukulan keras. Itu yang harus dilakukan melawan petenis dengan antisipasi yang baik," papar Collins kepada ABC. (irr/c9/bas)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 08:04

Demokrat Belum Buat Laporan 2 Tahun

<div> <strong>PENAJAM</strong> - Partai Demokrat Penajam Paser Utara belum menyampaikan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers