MANAGED BY:
SABTU
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

UTAMA

Senin, 24 Januari 2022 10:17
Terkait Ucapan Edy Mulyadi yang Diduga Melecehkan Benua Etam, Warga Kaltim Jangan Terprovokasi
Persoalan IKN menjadi komoditas politik di Jakarta. Warga Kaltim jangan terprovokasi.

BALIKPAPAN- Pernyataan yang diduga menghina masyarakat Kalimantan ramai di media sosial. Pernyataan yang dilontarkan Edy Mulyadi, mantan calon legislatif (caleg) dari PKS itu menuai respons masyarakat Kalimantan termasuk, di Kaltim. Namun, Pemprov Kaltim meminta masyarakat untuk tidak ikut terprovokasi atas ujaran terkait penolakan rencana pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim itu. 

Kepala Biro (Karo) Adpim Setprov Kaltim HM Syafranuddin mengatakan pernyataan Edy Mulyadi itu tidak perlu ditanggapi secara berlebihan. Karena menurutnya, itu hal biasa yang disampaikan masyarakat yang berpendapat tentang Kaltim. “Yang penting warga Kaltim tenang. Jangan terpancing emosi. Biarkan orang berpendapat macam-macam. Yang pasti Kaltim sudah resmi menjadi lokasi pindahnya IKN,” pesan dia saat dikonfirmasi Kaltim Post, Ahad (23/1).

Pria yang karib disapa Ivan itu juga ingin berpesan kepada masyarakat Kaltim, untuk lebih fokus menyiapkan diri. Untuk menyambut pemindahan IKN ke Kaltim. Karena setelah UU IKN secara resmi disahkan pemerintah dan DPR, pekan lalu, masa tahapan pembangunan IKN sebentar lagi akan dimulai.  “Ya biar saja. Kita fokus dengan persiapan menyongsong kepindahan IKN saja. Karena banyak hal yang harus dilakukan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub mengatakan hingga kemarin, DPRD Kaltim belum mengeluarkan pernyataan resmi. Atas ujaran Edy Mulyadi yang diduga menghina Kalimantan, termasuk Kaltim.

Namun, dirinya selaku anggota DPRD Kaltim tentunya sangat menyayangkan dan prihatin terhadap pernyataan Edy tersebut. “Menurut saya, statement itu sangat tidak mencerminkan orang intelektual. Sangat tidak mencerminkan sebagai orang yang menyatakan dirinya jurnalis senior,” katanya, kemarin.

Politikus PPP itu menilai Edy Mulyadi tidak setuju dengan rencana pemerintah memindahkan IKN ke Kaltim, itu adalah haknya. Karena tidak ada larangan bagi siapa pun untuk tidak setuju dengan rencana pemerintah tersebut.

Akan tetapi, Rusman mengingatkan penunjukan Kaltim sebagai IKN baru, merupakan keinginan pemerintah pusat. “Jadi tidak ada kaitannya, pemindahan IKN ke Kaltim itu dengan ucapannya seperti itu. Apa dosa kami semua yang ada di Kaltim ini? Seolah-olah kami masyarakat Kaltim yang disalahkan,” terang dia.

Selain itu, pernyataan Edy yang diduga menghina masyarakat Kaltim juga menurutnya sangat rasialis sekali. Maka, Rusman selaku anggota DPRD Kaltim juga mengutuk keras pernyataan tersebut.

“Dan kami menuntut untuk permohonan maaf kepada yang bersangkutan. Dan mencabut omongannya. Masyarakat Kaltim sangat tersinggung atas omongan yang disampaikan Edy Mulyadi. Dia sangat mencerminkan orang yang sama sekali tidak berpendidikan,” kritiknya.

Rusman menegaskan pernyataan Edy tidak mencerminkan Kaltim yang sesungguhnya. Padahal dalam kenyataannya, masyarakat Kaltim adalah masyarakat yang heterogen. Dan Kaltim sendiri merupakan miniatur bangsa, karena ditinggali oleh berbagai macam suku. “Jadi, pernyataan itu sebenarnya melukai bangsa Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, Pemprov Kaltim pun berhak mengambil sikap atas pernyataan Edy yang dinilai merendahkan masyarakat Kaltim. Termasuk tidak mengambil sikap apapun terhadap pernyataan itu. Namun, komponen masyarakat Kaltim akan bereaksi. Karena pernyataan tersebut membuat masyarakat Kaltim dihinakan. Seolah-olah masyarakat Kaltim masih primitif. Dan tidak ada masyarakat yang cerdas di Kaltim. “Dan aparat kepolisian menurut saya, harus bertindak cepat menciduk orang ini. Karena sudah menimbulkan keresahan,” pesan dia.

Sebelumnya, video Edy Mulyadi dalam sebuah pertemuan beredar di media sosial. Dalam pertemuan itu, Edy menolak pemindahan IKN dari Jakarta ke Kaltim. Dalam sebuah penggalan video itu, menurutnya, Jakarta adalah kota yang elite, namun dia menyayangkan harus dipindahkan ke daerah Kaltim yang disebut Edy sebagai “tempat jin buang anak”.

Selain itu, Edy menyatakan bahwa, lokasi pemindahan IKN baru di Kaltim itu hanya akan dibangun oleh makhluk gaib, hingga tidak ada manusia yang mau membangun atau mendirikan bangunan di lokasi IKN baru di Penajam Paser Utara (PPU) itu. “Pasarnya siapa? Kalau pasarnya kuntilanak atau genderuwo ngapain saya bangun di sana,” ujar Edy. (rom/k15)  

 

RIKIP AGUSTANI

[email protected]


BACA JUGA

Jumat, 20 Mei 2022 14:31
Proyek Lanskap Kantor Bupati PPU Awal Mula Suap Mengalir

2,6 Tahun Pidana Penjara untuk Penyuap AGM Cs

Dari 15 proyek pengadaan barang dan jasa, Ahmad Zuhdi selaku…

Jumat, 20 Mei 2022 14:29
Terkait Dana CSR, Khusus Pertambangan Diharap Cuma Satu Forum

Soal CSR, Bayan: Jangan Cuma Kami yang Diperiksa

SAMARINDA-Banyaknya forum corporate social responsibility (CSR) turut membingunkan perusahaan. Padahal,…

Jumat, 20 Mei 2022 11:29

Keran Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Jokowi Yakin Harga Minyak Curah akan Murah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (19/5) mengumumkan pencabutan larangan ekspor…

Jumat, 20 Mei 2022 10:08

Siapkan Audit, Pemprov Cari Tahu Jumlah Dana yang Disalurkan Perusahaan

Panitia khusus CSR yang disuarakan DPRD Kaltim diharapkan tak sekadar…

Jumat, 20 Mei 2022 10:06

Masuk Tim Ahli, Prof Masjaya Sebut Daya Tarik dan Magnet IKN Modal Utama

BALIKPAPAN-Tim transisi mengemban tugas berat dalam menyukseskan pemindahan Ibu Kota…

Kamis, 19 Mei 2022 12:44
Jika Sudah Mendapat Vaksin Dosis II dan III

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi

Satu demi satu aturan ketat yang dibuat pemerintah untuk menekan…

Kamis, 19 Mei 2022 11:12

CSR Perusahaan Perlu Diaudit, DPRD Gulirkan Pansus, Pemprov Desak Perda Direvisi

Dari 100 juta ton saja produksi tambang batu bara di…

Kamis, 19 Mei 2022 10:00

Balikpapan Berisiko Tinggi Hepatitis Akut

ADANYA dugaan satu kasus hepatitis akut misterius di Kaltim, membuat…

Selasa, 17 Mei 2022 21:16

Polisi Olah TKP Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, 7 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

BALIKPAPAN-Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya, hari ini…

Selasa, 17 Mei 2022 12:24

Kebakaran di Area Kilang Minyak Balikpapan, Dalam Setahun Sudah 4 Kali Kejadian

Recovery operasional kilang Balikpapan terus dilakukan Pertamina untuk memastikan plant…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers