MANAGED BY:
SELASA
17 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

UTAMA

Sabtu, 22 Januari 2022 22:40
13 Detik Meluncur, Truk Seruduk Puluhan Kendaraan, Empat Tewas
Flyover Muara Rapak Terganjal di DPRD Kaltim
Sedikitnya 10 unit mobil diseruduk truk dalam kecelakaan Jumat pagi di Balikpapan.

Kejadian memilukan terus berulang di turunan Muara Rapak. Setelah rencana pembangunan flyover terkendala, muncul opsi rekayasa lalu lintas di kawasan itu.

 

 

BALIKPAPAN–Sekitar 13 detik saat mulai melintas jalanan menurun, truk Nissan KT 8534 AJ buatan tahun 1997 itu meluncur kencang. Kecepatannya di atas 60 kilometer per jam. Lalu, brakkkk….!! Truk itu menyeruduk puluhan kendaraan di depannya yang sedang berhenti di lampu merah, Jumat (21/1), pukul 06.15 Wita.

Empat mobil terlempar hingga lebih 20 meter. Satu di antaranya Daihatsu Ayla merah bernomor polisi KT 1887 NT yang dikemudikan pasangan suami-istri M Yamin-Marwiah, beserta anak mereka; Azka (4).

Kondisi pasangan tersebut hingga petang kemarin masih kritis di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Beriman dan RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Sementara Azka kondisinya baik dan dalam pemantauan tim medis serta pihak keluarga.

Empat korban tewas diketahui Saerullah (warga Cilacap), Asmawati (warga Jalan Sulawesi, Karang Rejo, Balikpapan). Keduanya meninggal di RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Dua korban lainnya, John Efendi Harahap (warga Cilegon, Banten) serta Juni Deddy Ricardo (warga Banten) mengembuskan napas terakhir di RSUD Beriman.

Korban mengalami luka berat antara lain Suyono, Sri Suci Pakarti, M Yamin, dan Wiwik. Luka ringan, berdasarkan data sementara, atas nama Nelson, Desca Nanda Putra, Elly Marlia, Evi MP, Rahman, M Baihaki, Heri Kahar, dan Suhardi.

Informasi dihimpun, sekitar pukul 05.50 Wita, truk yang dikemudikan Muhammad Ali (48) bertolak menuju Jalan Letjen Suprapto, Kampung Baru, Balikpapan Barat, dari Jalan Pulau Balang, Kilometer 13, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Selama perjalanan, kondisi kendaraan diklaim melaju normal dan rem berfungsi dengan baik. Arus kendaraan mulai ramai di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 1. Mobil bermuatan kontainer 20 feet itu berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 ton yang hendak diantar ke Kampung Baru, Balikpapan Barat.

Sesampai di depan Rajawali Foto di Kilometer 0,5, menurut pengakuan sopir kepada penyidik Satlantas Polresta Balikpapan, sudah mulai mengurangi persneling dari 4 ke 3 dan sesampainya di depan Bank Mandiri ternyata remnya sudah tidak berfungsi. Dan truk tronton itu pun meluncur dengan kecepatan tinggi lalu menabrak kendaraan di depannya.

Sopir mengaku berusaha menghindari mobil di depannya dengan membanting setir ke kiri. Kemudian setelah berhasil, kembali lagi jalur kanan dan menyeruduk puluhan kendaraan. Setelah menyeruduk, truk masih terus melaju. Baru terhenti setelah menabrak pembatas jalan yang berjarak sekitar 50 meter dari titik benturan.

SOPIR TERSANGKA

Kapolda Kaltim Irjen Pol Imam Sugianto bersama Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim Kombes Pol Sonny Irawan memantau perkembangan para korban di rumah sakit. Termasuk kondisi Azka. Sopir truk yang merupakan warga Jalan Tanjungpura, RT 022, Kelurahan Telaga Sari, itu resmi ditetapkan tersangka petang kemarin.

Imam mengatakan, sopir saat ini sudah ditahan di Mapolresta Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Polda Kaltim, lanjut dia, juga akan menggelar forum koordinasi lalu lintas daerah untuk menyikapi peristiwa kecelakaan yang merenggut empat nyawa tersebut.

Rencananya, pekan depan, forum tersebut bakal digelar. Akan dibahas langkah-langkah yang mungkin dilakukan, sebab kejadian seperti ini kerap terulang di turunan Muara Rapak. “Salah satunya opsi menyusun rekayasa jalan, jika itu memungkinkan,” urai kapolda.

Ke depan, Imam menyebut juga akan memperketat pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas. Pengendara dan perusahaan pemilik kendaraan yang terbukti melanggar, disebut Imam bakal mendapat sanksi tegas. Termasuk uji kelayakan kendaraan.

Dirlantas menambahkan, lalu lintas di persimpangan Muara Rapak seusai tabrakan beruntun yang berawal dari truk kontainer sudah kembali normal. “Alhamdulillah sekarang lalu lintas sudah normal kembali. Setelah instansi terkait melakukan evakuasi,” tuturnya, kemarin.

Data yang dicatat Ditlantas Polda Kaltim, setidaknya 34 pengendara menjadi korban dalam insiden nahas itu. Perinciannya, 4 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, kemudian 4 lagi luka berat, dan 26 luka ringan.

Dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 60 Tahun 2016, disebutkan bahwa kendaraan alat berat seperti peti kemas dan sejenisnya, dilarang beroperasi pukul 06.00–21.00 Wita dengan muatan 40 feet. Sedangkan untuk yang bermuatan 20 feet, dilarang melintas pada pukul 06.30–09.00 Wita dan pukul 15.00–18.00 Wita.

TERGANJAL DAMPAK LINGKUNGAN

Jalan di Muara Rapak, Balikpapan, memakan korban lagi. Padahal, niatan membangun flyover di kawasan ini sudah diajukan Pemprov Kaltim untuk anggaran 2021. Tetapi sayangnya, tanda-tanda dibangun flyover itu belum ada.

Pada pembahasan di Karang Paci, Kantor DPRD Kaltim, soal pembangunan flyover dengan skema multiyears contract (MYC) yang dimulai pada anggaran 2021, Fraksi PKB termasuk yang mendukung. "Dari awal Fraksi PKB di DPRD Kaltim mendukung pembangunan flyover di Muara Rapak Balikpapan menggunakan sistem multiyears contract," kata politikus PKB yang juga legislator dapil Balikpapan, Syafruddin, Jumat (21/1).

Dia menjelaskan, pada proses perjalanannya, ketika rapat pimpinan di DPRD Kaltim untuk ambil keputusan soal MYC ini, apakah mendukung atau menolak, PKB bersikukuh mendukung. Tetapi karena keputusan diambil secara voting, pilihan Fraksi PKB kalah.

Lelaki yang akrab disapa Udin ini mengatakan, alasan PKB mendukung pembangunan ini sebenarnya karena kondisinya dinilai sudah mendesak. Sebab, banyak kecelakaan terjadi di lokasi tersebut yang merenggut nyawa.

"Ketika saya reses di Balikpapan, masyarakat juga minta dibangunkan flyover di Muara Rapak. Tapi, saya menghormati fraksi lain yang menolak. Karena menurut teman-teman, masih ada dokumen yang belum lengkap. Seperti analisis mengenai dampak lingkungan dan DED (detail engineering design). Juga status lahan belum jelas. Maka, DPRD minta menunda sampai dokumen lengkap. Saya sebagai Fraksi PKB menghormati. Jadi, DPRD secara kelembagaan meminta menunda ya, bukan menolak. Sambil meminta dilengkapi," jelas Udin.

Gagal memulai bangun flyover pada 2021, pun begitu pada 2022. Tidak ada anggaran dialokasikan untuk pembangunan flyover. Menurut Syafruddin, saat ini yang diperlukan adalah penanganan segera. Lintas instansi perlu duduk bersama untuk segera membenahi flyover. Mulai pusat, provinsi, dan kota, bisa bersama-sama membangun flyover dengan pembagian-pembagiannya.

Namun, Udin menekankan hal lain juga soal kecelakaan yang terjadi kemarin. Dia mengatakan, seharusnya kinerja Dinas Perhubungan, baik kota maupun provinsi, bisa lebih baik untuk mengecek kendaraan layak beroperasi atau tidak. Sebab, dari data saat ini, kendaraan yang menyebabkan kecelakaan itu, kata dia, terbilang tidak layak jalan.

Di sisi lain, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim M Sa'bani menjelaskan, usulan pembangunan flyover telah ditolak DPRD Kaltim saat itu. Sehingga, pembangunan tak bisa mereka lakukan.

"Itu ditolak DPRD. Baik melalui surat resmi, maupun pada rekomendasi DPRD atas LKPj gubernur, yang meminta gubernur untuk tidak membiayai flyover Muara Rapak," kata Sa'bani, Jumat (21/1).

Usulan Pemprov Kaltim untuk pembangunan flyover Muara Rapak dalam skema MYC pada akhir 2020 memunculkan polemik antara DPRD dan pemprov. Mereka pun masing-masing, sampai meminta rekomendasi dari pusat terkait hal ini.

Saat itu, Pemprov Kaltim mengusulkan proyek MYC senilai Rp 495 miliar. Proyek ini memuat pembangunan flyover di Balikpapan senilai Rp 184 miliar dan pembangunan gedung perawatan Pandurata RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan sarana pendukungnya senilai Rp 311 miliar.

Proyek ini diusulkan dilakukan dalam jangka waktu tiga tahun yaitu 2021–2023. Namun, DPRD memutuskan tak memuluskan usulan Pemprov Kaltim. Selain alasan waktu pengusulan yang saat itu dirasa mepet, hal lain yang jadi musabab penolakan DPRD adalah analisis mengenai dampak lingkungan yang belum siap. Termasuk soal status jalan yang disebut sebagai jalan nasional. (nyc/dwi/k8)

 

IBRAHIM SAINUDDIN

[email protected]


BACA JUGA

Selasa, 17 Mei 2022 21:16

Polisi Olah TKP Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, 7 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

BALIKPAPAN-Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya, hari ini…

Selasa, 17 Mei 2022 10:22
Objek Perkara seputar Suap dan Perizinan, Target Sidang Akhir Mei

Berkas Rampung, AGM Segera Diadili

Abdul Gafur Mas’ud dan empat orang lainnya, disangka berkomplot dalam…

Selasa, 17 Mei 2022 10:21

Ketegaran para Persit Melepas Suami Bertugas ke Papua

KRI Tanjung Kambani 971 berlayar membawa 450 prajurit Yonif Raider…

Selasa, 17 Mei 2022 10:19
Peneliti INDEF Klaim Pembahasan Sembunyi-Sembunyi

Partisipasi Publik Minim di Pemindahan IKN

BALIKPAPAN-Minimnya partisipasi publik dalam rencana pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN)…

Selasa, 17 Mei 2022 10:06
“Agar Industri juga Mengandung Sentuhan Budaya dan Kemanusiaan”

Pelukis dan Penyair di Pabrik Pupuk

Bagaimana para pelukis dan penyair merespons dinamika industri yang berlangsung…

Senin, 16 Mei 2022 19:50

CSR Mengalir ke Pulau Jawa, Anggota DPR RI Rudi Mas'ud Imbau Pemprov Kaltim Peringatkan Perusahaan Tambang 

SAMARINDA – Anggota komisi III DPR-RI, Rudi Mas’ud menghimbau Pemerintah…

Senin, 16 Mei 2022 19:22

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Samarinda, Bikin Longsor dan Pohon Tumbang 

SAMARINDA - Hujan deras disertai angin kencang membuat kota Samarinda…

Senin, 16 Mei 2022 12:18

Pemerintah Siapkan Sumber Listrik untuk IKN, Siap Pakai Tahun Ini

Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terus dikebut pengerjaannya. Salah…

Minggu, 15 Mei 2022 12:37
Sidang Pemeriksaan Terdakwa Penyuap AGM dan Pejabat PPU (2)

Segel 211 Hektare Lahan di Kecamatan Sepaku Diserahkan ke Bupati

Namanya membahana sepanjang bergulirnya perkara suap yang menyeret Bupati nonaktif…

Minggu, 15 Mei 2022 12:12
Bayan Pastikan Bantuan Pendidikan ke Kampus di Jawa Inisiatif Pribadi

“Walaupun Pribadi, Kasihlah ke Kaltim”

Rakyat Kaltim sebagai penduduk yang menerima dampak langsung dari aktivitas…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers