MANAGED BY:
SABTU
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

OLAHRAGA

Jumat, 21 Januari 2022 13:45
Pelatih Termahal Kehabisan Akal
MEROSOT: Diego Simeone gagal membawa Atletico Madrid ke babak delapan besar Copa del Rey.

SAN SEBASTIAN – Diego Simeone merupakan pelatih di klub top Eropa dengan durasi terlama saat ini. Simeone sudah menangani Atletico Madrid sejak 23 Desember 2011. Dua tahun terakhir, pemilik julukan El Cholo itu menyandang status sebagai pelatih termahal dunia.

 Simeone menerima gaji GBP 36,2 juta per tahun atau Rp 707 miliar per tahun. Jika dihitung per pekan, bayaran Simeone adalah GBP 700 ribu (Rp 13,7 miliar). Lebih dari dua kali lipat bayaran pemain termahal Atletico, kiper Jan Oblak dengan GBP 300 ribu (Rp 5,8 miliar) per pekan.

 Bahkan, bayaran Simeone hampir dua kali lipat dari bayaran pelatih termahal kedua, Pep Guardiola. Tactician Manchester City itu ”hanya” menerima GBP 20 juta (Rp 391 miliar) per tahun.

 Musim lalu, Simeone seperti membayar gaji mahal yang dikeluarkan Atletico untuknya dengan mempersembahkan gelar juara La Liga. Gelar keduanya bersama Los Colchoneros setelah 2013—2014. Cholo pun bersanding dengan pelatih legendaris Atletico yang pernah dua kali memenangi La Liga seperti Ricardo Zamora dan Helenio Herrera.

 Namun, di musim keduanya berstatus pelatih termahal dunia, Simeone malah mengalami kemerosotan. Kegagalan di semifinal Supercopa de Espana (kalah 1-2 oleh Athletic Bilbao) di Riyadh (14/1) berlanjut dengan tereliminasi di 16 besar Copa del Rey kemarin (20/1). Koke dkk menyerah dua gol tanpa balas di kandang Real Sociedad, Reale Arena.

 Seiring Atletico juga tertinggal 16 poin (33-49) dari Real Madrid sebagai pemuncak klasemen La Liga, hampir pasti tidak ada trofi domestik bagi skuat Simeone. Berharap untuk berprestasi di ajang selevel Liga Champions juga sulit kalau Koke dkk masih tampil seperti kemarin.

 ”Kami menyikapinya (kegagalan demi kegagalan musim ini, Red) dengan positif. Kami masih yakin hari esok bakal lebih baik,” ucap Simeone kepada Atletico Universe.

 Jika menilik sepak terjang Atletico sepanjang musim ini, Simeone seperti kehabisan akal menaikkan level performa tim. Berbagai skema main, tiga bek maupun empat bek, sudah dilakukan Simeone. ”Inilah sepak bola. Cerita di setiap musim sangat mungkin berbeda terlepas musim lalu kami sangat hebat,” tutur Simeone kepada Marca.

Kejenuhan Simeone dengan durasi panjang menangani Atletico pun mulai disebut sebagai penyebab menurunnya performa Koke dkk musim ini. Diario AS pun pernah menyindir bahwa Atletico lebih memilih punya pelatih bintang ketimbang pemain bintang. ”Diego (Simeone) seperti abadi (di Atletico, Red). Kharisma, karakter, relasi kuat, dan semua aspek yang dimilikinya mendukungnya untuk bertahan lama di sana (Atletico, Red),” kata Miguel Angel Moya, mantan kiper Atletico dan juga Real Sociedad.

 Ada pula cerita epik Simeone kemarin. Yakni, ketika pelatih berkebangsaan Argentina itu sampai turun tangan ketika bus Atletico yang bergerak menuju stadion sebelum pertandingan mendapat adangan sekaligus serangan dari fans Real Sociedad. Laporan ESPN menyebut, setidaknya ada dua kaca bus yang pecah karena lemparan benda keras.

 Simeone pun sampai turun dan berada di depan bus untuk meredakan aksi massa. Bersama personel keamanan dari tim maupun Reale Arena, pria 51 tahun itu berusaha menetralisasi teror lanjutan yang lebih besar. Beruntung tidak ada pemain yang cedera akibat serangan tersebut meski diyakini mental para pemain terganggu.

 “Anda semua melihat apa yang terjadi di luar (Reale Arena, Red). Saya membayangkan mereka (fans Real Sociedad, Red) selalu dalam posisi itu (meneror tim tamu, Red). Bahkan, perlindungan dari polisi tidak ada di sana tepat waktu,” keluh Simeone. (io/dns/jpg/tom/k16)


BACA JUGA

Jumat, 20 Mei 2022 14:37

Borneo FC Agendakan TC di Jogja

SAMARINDA—Sudah dua pekan Borneo FC Samarinda berlatih di Kota Tepian…

Jumat, 20 Mei 2022 14:11

Dramatis, Everton Lepas dari Jerat Degradasi, Lampard Nyaris Menangis

Manajer Everton Frank Lampard nyaris menangis ketika peluit akhir laga…

Jumat, 20 Mei 2022 14:10

3 Wasit Perempuan Bakal Bertugas di Piala Dunia Qatar

Tiga wasit perempuan secara resmi diumumkan akan bertugas dalam Piala…

Jumat, 20 Mei 2022 12:48

Erik ten Hag Akan Hadiri Laga Terakhir MU Lawan Palace

Erik ten Hag akan menyaksikan langsung pertandingan terakhir Manchester United…

Jumat, 20 Mei 2022 11:22
1 Thailand vs Indonesia 0

Medali Emas Lepas, Perunggu pun Berat

NAM DINH – Sudah jatuh, tertimpa tangga. Ya, itulah peribahasa yang…

Jumat, 20 Mei 2022 11:20
REAL MADRID vs REAL BETIS

Supercopa de Espana Mini sebelum Lawan The Reds

MADRID – La Liga musim ini masih menyisakan jornada pemungkas. Seiring…

Jumat, 20 Mei 2022 11:12

Latihan, Setarakan Fisik Pemain

Suasana latihan Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda semakin lengkap…

Jumat, 20 Mei 2022 11:12

Motivasi Persaingan Ketat

Komposisi Borneo FC jelang Liga 1 2022 bisa disebut cukup…

Jumat, 20 Mei 2022 10:22
Ngobrol dengan Penulis Kaltim; Syafruddin Pernyata (1)

Menulis dengan Idealisme, Sampaikan Nasihat secara Tersirat

Sebagian besar anak bangsa di penjuru negeri diyakini menggemari cerita.…

Jumat, 20 Mei 2022 09:55

Honda Comeback ke F1

SUZUKA-Setelah menarik diri sebagai pemasok mesin Formula 1 (F1) akhir…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers