MANAGED BY:
SABTU
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

UTAMA

Jumat, 21 Januari 2022 11:01
Dua Tahun, Harta Kadis PUPR PPU Naik Rp 1,6 Miliar
AGM dan tersangka lainnya saat dibawa KPK.

BALIKPAPAN–Harta kekayaan Edi Hasmoro dan Jusman melonjak dalam tiga tahun terakhir. Edi adalah kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Sementara itu, Jusman menjabat kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU. Keduanya kini ditahan KPK sebagai tersangka penerima suap yang turut menyeret Abdul Gafur Mas’ud (AGM), bupati nonaktif PPU.

Edi baru menjabat kepala Dinas PU dan Tata Ruang PPU pada 31 Desember 2019. Sebelumnya, pria berkacamata ini menjabat kepala Bidang (kabid) Bina Marga Dinas PU dan Tata Ruang sejak 2017. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikannya ke KPK pada 23 Juli 2018, ada sembilan bidang tanah dan bangunan yang dimiliki Edi. Nilainya sekitar Rp 2,65 miliar.

Di Balikpapan, Edi memiliki tanah dan bangunan yang tersebar di empat titik dengan nilai taksir Rp 600 juta. Sementara di PPU, ada lima titik dengan nilai taksir sekitar Rp 40 juta. Laporan harta kekayaan Edi melonjak pada 31 Desember 2019. Dari sembilan bidang tanah dan bangunan yang dimiliki pada 2018, bertambah menjadi 13 titik tanah dan bangunan. Penambahan berada di Balikpapan sebanyak 1 titik dan 3 titik di PPU.

Dengan demikian, jumlah nilai aset tanah dan bangunan milik Edi yang tersebar di 13 titik, sekitar Rp 4,221 miliar. Dari LHKPN yang disampaikan Edi pada 31 Desember 2020, ada penambahan satu bidang tanah seluas 2.681 meter persegi di PPU. Sehingga jumlah tanah dan bangunan miliknya menjadi 14 bidang dengan nilai keseluruhan Rp 4,271 miliar.

Sementara itu, Jusman sebelumnya menjabat kepala Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana pada Bidang Sarana dan Prasarana di Disdikpora PPU. Dia dilantik bersama Edi pada 31 Desember 2019 untuk menduduki jabatan kabid Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU. Dari LHKPN yang disampaikannya pada 31 Desember 2018, Jusman memiliki satu aset tanah dan bangunan seluas 15 meter persegi di PPU. Aset itu merupakan warisan dengan nilai Rp 225 juta.

Kemudian, LHKPN yang disampaikan pada 31 Desember 2019, ada dua bidang tanah dan bangunan yang dilaporkannya. Juga merupakan warisan senilai Rp 350 juta. Sehingga aset tanah dan bangunan milik Jusman di dua titik itu senilai Rp 575 juta. Pada LHKPN 31 Desember 2020, salah satu tanah dan bangunan miliknya senilai Rp 225 juta tak lagi dilaporkan. Tetapi, tanah dan bangunan lainnya mengalami penambahan nilai aset. Dari Rp 350 juta menjadi Rp 700 juta. Sehingga jumlah tanah dan bangunan milik Jusman hanya satu titik senilai Rp 700 juta.

Untuk alat transportasi dan mesin yang dilaporkan pada 2018, adalah motor Yamaha N-Max tahun 2018 senilai Rp 26 juta. Pada 2019, tak ada laporan penambahan aset alat transportasi dan mesin. Namun, pada 2020, dia melaporkan penambahan alat transportasi dan mesin. Yakni, mobil Honda Brio hasil sendiri tahun 2020 senilai Rp 200 juta. Sehingga ada dua alat transportasi dan mesin milik Jusman yang dilaporkan senilai Rp 226 juta. Jumlah sub-total kekayaan yang dilaporkan Jusman pada 2020 adalah Rp 926 juta. Apabila dikurangi utang sebesar Rp 202,6 juta, menyisakan Rp 723,429 juta. Itulah total harta kekayaan Jusman. (selengkapnya lihat grafis).

 

Sita Dokumen Lengkapi Perkara 

Kepada Kaltim Post, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan perkembangan penyidikan terkait dengan dugaan korupsi yang dilakukan AGM dan komplotannya. Selama dua hari, yakni Senin (17/1) dan Selasa (18/1), tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di beberapa tempat di PPU dan Balikpapan. Ali menyampaikan lokasi yang dituju adalah rumah kediaman dari para pihak yang diduga terkait dengan perkara dugaan suap dan gratifikasi.

Hingga kemarin, perkembangan hasil penggeledahan belum disampaikan Ali. Dari beberapa lokasi yang digeledah, KPK menemukan dan menyita berbagai dokumen proyek dan perizinan. Juga, transaksi keuangan yang diduga terkait dengan perkara yang tengah diusut. “Analisis bukti-bukti akan dilakukan oleh tim penyidik (KPK). Untuk mengaitkan dengan perkara yang berikutnya. Dilanjutkan dengan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara,” kata Ali singkat. (kip/riz/k8)

 

[email protected]

Harta Kekayaan Edi Hasmoro, kepala Dinas PU dan Tata Ruang PPU

 

Data Harta 23 Juli 2018 31 Desember 2019 31 Desember 2020

Tanah dan bangunan Rp 2,65 miliar Rp 4,221 miliar Rp 4,271 miliar

Alat transportasi dan mesin Rp 162 juta Rp 272 juta Rp 272 juta

Kas dan setara kas Rp 592,2 juta Rp 672 juta Rp 670 juta

Sub Total Rp 3,404 miliar Rp 5,165 miliar Rp 5,213 miliar

Hutang Rp 30 juta Rp 30 juta Rp 10 juta

Total Harta Kekayaan Rp 3,374 miliar Rp 5,135 miliar Rp 5,203 miliar

 

Harta Kekayaan Jusman, kepala bidang Sarana dan Prasarana Disdikpora PPU

 

Data Harta 31 Desember 2018 31 Desember 2019 31 Desember 2020

Tanah dan bangunan Rp 225 juta Rp 575 juta Rp 700 juta

Alat transportasi dan mesin Rp 26 juta Rp 26 juta Rp 226 juta

Kas dan setara kas Rp 29.571 Rp 29.571 Rp 29.571

Sub Total Rp 251,029 juta Rp 601,029 juta Rp 926,029 juta

Hutang Rp 232,6 juta Rp 202,6 juta Rp 202,6 juta

Total Harta Kekayaan Rp 18,429 juta Rp 398,429 juta Rp 723,429 juta

 

Keterangan :

Total harta kekayaan adalah sub total harta dikurangi hutang.

Sumber: LHKPN KPK


BACA JUGA

Jumat, 20 Mei 2022 14:31
Proyek Lanskap Kantor Bupati PPU Awal Mula Suap Mengalir

2,6 Tahun Pidana Penjara untuk Penyuap AGM Cs

Dari 15 proyek pengadaan barang dan jasa, Ahmad Zuhdi selaku…

Jumat, 20 Mei 2022 14:29
Terkait Dana CSR, Khusus Pertambangan Diharap Cuma Satu Forum

Soal CSR, Bayan: Jangan Cuma Kami yang Diperiksa

SAMARINDA-Banyaknya forum corporate social responsibility (CSR) turut membingunkan perusahaan. Padahal,…

Jumat, 20 Mei 2022 11:29

Keran Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Jokowi Yakin Harga Minyak Curah akan Murah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (19/5) mengumumkan pencabutan larangan ekspor…

Jumat, 20 Mei 2022 10:08

Siapkan Audit, Pemprov Cari Tahu Jumlah Dana yang Disalurkan Perusahaan

Panitia khusus CSR yang disuarakan DPRD Kaltim diharapkan tak sekadar…

Jumat, 20 Mei 2022 10:06

Masuk Tim Ahli, Prof Masjaya Sebut Daya Tarik dan Magnet IKN Modal Utama

BALIKPAPAN-Tim transisi mengemban tugas berat dalam menyukseskan pemindahan Ibu Kota…

Kamis, 19 Mei 2022 12:44
Jika Sudah Mendapat Vaksin Dosis II dan III

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi

Satu demi satu aturan ketat yang dibuat pemerintah untuk menekan…

Kamis, 19 Mei 2022 11:12

CSR Perusahaan Perlu Diaudit, DPRD Gulirkan Pansus, Pemprov Desak Perda Direvisi

Dari 100 juta ton saja produksi tambang batu bara di…

Kamis, 19 Mei 2022 10:00

Balikpapan Berisiko Tinggi Hepatitis Akut

ADANYA dugaan satu kasus hepatitis akut misterius di Kaltim, membuat…

Selasa, 17 Mei 2022 21:16

Polisi Olah TKP Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, 7 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

BALIKPAPAN-Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya, hari ini…

Selasa, 17 Mei 2022 12:24

Kebakaran di Area Kilang Minyak Balikpapan, Dalam Setahun Sudah 4 Kali Kejadian

Recovery operasional kilang Balikpapan terus dilakukan Pertamina untuk memastikan plant…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers