MANAGED BY:
SENIN
16 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

BALIKPAPAN

Selasa, 18 Januari 2022 13:05
Diterapkan Juli, Kurikulum Prototipe Lebih Fleksibel

Berbasis Kompetensi, Disesuaikan Kebutuhan Siswa

 Kemendikbud menawarkan kurikulum prototipe sebagai opsi metode pelajaran terbaru. Rencananya, Balikpapan menerapkan kurikulum tersebut pada tahun ajaran baru Juli 2022.

 

KURIKULUM prototipe diklaim bukan kurikulum baru, melainkan kurikulum untuk membantu pemulihan pembelajaran di masa pandemi.

Seperti diketahui selama pandemi 2020-2021, Kemendikbud menetapkan penggunaan Kurikulum 2013 dan kurikulum darurat. Selanjutnya pada pemulihan pembelajaran 2022-2024, muncul kurikulum prototipe hingga nanti ada penentuan kebijakan kurikulum nasional berdasarkan evaluasi selama masa pemulihan pembelajaran.

Lalu apa perbedaan kurikulum normal dengan kurikulum prototipe? Kabid Pendidikan SD Disdikbud Balikpapan Triyuni Astuti menuturkan, saat ini kerangka kurikulum mengunci tujuan pembelajaran per tahun dan struktur kurikulum mengunci jam pelajaran per minggu. Sementara kurikulum prototipe lebih fleksibel bagi guru dan sekolah.

Sebab, menetapkan tujuan belajar per fase (2-3 tahun) dan jam pelajaran per tahun agar sekolah dapat berinovasi dalam menyusun kurikulum dan pembelajarannya.

Menurutnya, seluruh satuan pendidikan yang ada di Indonesia dapat menerapkan kurikulum tersebut.

“Karena mengedepankan karakter dan kompetensi siswa. Jadi, dapat diterapkan di sekolah Islam,” katanya. Begitu pula sekolah yang berada di bawah Kemenag dapat mengikuti kebijakan Kemendikbud. Sosialisasi tentang kurikulum prototipe ini dilakukan secara meluas. Termasuk kepada MI dan MTs.

Menurutnya, kini era digitalisasi dalam pembelajaran dan relaksasi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), maka buku bahan ajar atau media yang digunakan dalam kurikulum prototipe dapat fleksibel.

Buku teks, modul, dan perangkat ajar lain disediakan secara digital melalui platform digital untuk guru.

Sekolah dapat melakukan pengadaan buku teks secara mandiri dengan BOS reguler, dukungan pemda, dan yayasan. Kemudian buku cetak disediakan melalui SIPLah dengan dana BOS atau cetak mandiri.

Dia menegaskan, buku sudah siap secara digital dan cetak dengan dana BOS reguler.

“Bahan ajar yang ada masih digunakan sebagai referensi dan itu dipinjamkan kepada siswa. Hanya saat ini kita menggunakan kurikulum darurat, hal esensial yang harus disampaikan pada peserta didik,” bebernya. Ini syarat pencapaian kompetensi siswa sesuai jenjang. Sehingga, buku teks telah disiapkan pemerintah.

Dia menjelaskan, kurikulum prototipe melanjutkan arah pengembangan kurikulum sebelumnya. Misalnya dari sisi orientasi holistik, kurikulum dirancang untuk mengembangkan murid secara holistik, mencakup kecakapan akademis dan non akademis, kompetisi kognitif, sosial, emosional, dan spiritual.

Selanjutnya berbasis kompetensi, bukan konten. Mengingat kurikulum dirancang berdasarkan kompetensi yang ingin dikembangkan. Bukan berdasarkan konten atau materi tertentu. Serta ada kontekstualisasi dan personalisasi, kurikulum mengikuti konteks (budaya, misi sekolah, lingkungan lokal) dan kebutuhan murid.

Terkait kurikulum pendidikan yang berganti terus-menerus, sebab evaluasi kurikulum dilakukan setiap tahun. Kebijakan kurikulum di bawah kendali Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. “Dunia setiap saat berubah. Jika pendidikan Indonesia tidak berubah kita akan tertinggal dengan era globalisasi,” pungkasnya. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Senin, 16 Mei 2022 13:36
Dari Panggung Keselamatan Rakyat Kaltim

Fraksi Rakyat Kaltim Desak Pemerintah Setop Perusakan Lingkungan

SAMARINDA-Kerusakan lingkungan di Kaltim kian tahun kian parah, salah satunya…

Jumat, 13 Mei 2022 13:54

Isu Hepatitis, PTM Tetap Jalan, Tetap Disiplin Terapkan Prokes, Orangtua Harus Lebih Aktif

Dibayang-bayangi isu hepatitis akut yang menyasar anak-anak, DKK menyatakan proses…

Jumat, 13 Mei 2022 13:52

Tekan Angka Stunting, DP3AKB Terjunkan Tim Langsung

Stunting masih menjadi persoalan serius dunia kesehatan di Tanah Air…

Jumat, 13 Mei 2022 13:51

Diserang Stroke, Johny NG Tutup Usia

BALIKPAPAN- Kabar duka datang dari Sekretariat DPRD Kota Balikpapan. Anggota…

Rabu, 11 Mei 2022 17:41

Arus Mudik dan Balik Diklaim Kondusif

BALIKPAPAN-Kantor Otoritas Bandara Wilayah VII Balikpapan mengklaim arus mudik dan…

Rabu, 11 Mei 2022 11:32

IPSA Kaltim Beri Pembekalan Duta Kosmetik Aman

BALIKPAPAN – Sebanyak 30 siswa SMA dan SMK di Balikpapan…

Selasa, 10 Mei 2022 12:23

Pekan Ini, Ujian SD dan SMP, Dilaksanakan Tatap Muka, Terapkan Ketat Prokes

BALIKPAPAN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan menyatakan, pelaksanaan ujian…

Selasa, 10 Mei 2022 11:24

Tak Ada Penambahan Libur Sekolah, SMA dan SMK Belajar Tatap Muka

Keputusan pemerintah memperpanjang masa libur sekolah usai cuti bersama Hari…

Selasa, 10 Mei 2022 11:14

Pelajar Diajak Jadi Duta Kosmetik Aman

BALIKPAPAN - Agar masyarakat semakin mengenali kosmetik aman, Loka Pengawasan…

Jumat, 06 Mei 2022 15:48

Pemeriksaan Sepanjang Ramadan hingga Lebaran, BPOM Tak Temukan Makanan Berbahaya

BALIKPAPAN- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Balikpapan mencatat sepanjang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers