MANAGED BY:
RABU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 15 Januari 2022 11:36
Tak Valid, Ribuan KTP-el di Kutim Dimusnahkan

Punya Identitas Penduduk Ganda Bisa Dipidana

SESUAI ATURAN: Ribuan KTP-el dimusnahkan dengan cara dibakar oleh petugas Disdukcapil Kutim, (13/1)

SANGATTA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Timur telah memusnahkan 1.729 kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) tidak valid. Dengan rincian, blanko KTP nasional 12 keping, ganti foto 9 keping, pendatang 689 keping, perubahan data 802, dan KTP rusak 207 keping. Semua KTP yang dikumpulkan sejak Oktober tahun lalu itu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Dikatakan Plt Kadisdukcapil Kutim Dr Sulastin, memang seharusnya dimusnahkan dengan pembakaran. Cara itu sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) 104/2019 tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan.

“Di dalamnya diatur tentang tata cara pemusnahan. Semua dokumen tidak valid harus dimusnahkan dengan cara dibakar. Termasuk KTP, kartu keluarga dan dokumen kependudukan lainnya,” jelasnya, (13/1).

Dia memastikan, akan menyesuaikan aturan, bahwa pemusnahan KTP-el tidak valid akan dilakukan secara berkala dan dibakar secara rutin. Sehingga tidak terjadi penumpukan.

“Apalagi setiap hari pasti ada yang ditarik (KTP-el). Umumnya KTP-el yang diserahkan untuk perubahan data, misalnya alamat dan status perkawinan. Ada juga karena kerusakan,” ungkapnya.

Penarikan KTP invalid untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Apalagi bisa disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga setiap pergantian data harus diambil untuk dimusnahkan.

“Kalau ada masyarakat yang masih memegang dua KTP-el, seharusnya mengembalikan. Jika tidak ada sanksi pidana bagi yang dengan sengaja tidak menyerahkan,” sebutnya.

Sanksi tersebut diatur dalam Undang-undang 23/2006 tentang Administrasi Kependudukan. Pasal 63 menyebutkan, bahwa setiap penduduk yang dengan sengaja mendaftarkan atau memiliki KTP lebih dari satu bisa dipidanakan paling lama dua tahun dan denda Rp 25 juta.

“Karena banyak kasus kehilangan, sekalinya ketika bersih-bersih rumah ketemu. Ini sering terjadi. Maka, sebaiknya warga segera mengembalikan jika memang seperti itu. Ini juga berlaku untuk seluruh dokumen kependudukan dan catatan sipil,” pungkasnya. (dq/ind)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 Januari 2022 09:22

Lahan Tidur Jadi Produktif, Petani Kerang Dayo Panen Jagung Hibrida

TANA PASER–Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Hidup Baru binaan Kodim 0904…

Selasa, 25 Januari 2022 13:16

UPZ PKT Salurkan Beasiswa Bagi 210 Mahasiswa Bontang Senilai Rp584,5 Juta

BONTANG - Dukung peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, Unit Pengumpul…

Selasa, 25 Januari 2022 11:49

Dampak IKN, UU 7/2002 Bakal Direvisi, Paser Tengah Bisa Gabung PPU

Wacana pembentukan Kabupaten Paser Tengah di Kabupaten Paser yang hingga…

Selasa, 25 Januari 2022 11:48

Menunggu Regulasi Pusat

  SELASA (18/1), secara resmi undang-undang terkait perpindahan ibu kota…

Selasa, 25 Januari 2022 11:46

Bangkitkan Pariwisata dengan Perda Induk, Siapkan Aturan untuk Pemasukan Daerah

TANA PASER - Pemkab Paser mengusulkan enam rancangan peraturan daerah…

Selasa, 25 Januari 2022 11:44

Inginkan Kearifan Lokal Masuk di Perpres IKN

TANA PASER - Sultan Paser Aji Muhammad Jarnawi menanggapi Rancangan…

Senin, 24 Januari 2022 10:03

Kisruh Korpri Kian Memanas, Buntut Dana Keluar Rp 1,7 M, Muncul Mosi Tak Percaya

Kisruh internal Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Penajam Paser Utara…

Senin, 24 Januari 2022 10:01

Sepuluh Besar Penyakit di RSUD RAPB, Covid-19 Masih Mendominasi

PENAJAM-Corona menjadi penyakit paling banyak di derita warga Penajam Paser…

Senin, 24 Januari 2022 10:00

Kisruh Duit Rp1 M Lebih Milik Korpri PPU yang Dipinjamkan, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

KISRUH di tubuh Korpri mendapatkan respons cepat Pelaksana Tugas (Plt)…

Senin, 24 Januari 2022 09:59

Di Paser Vaksin Anak Sudah 22 Persen

SEJAK diluncurkan pada 18 Januari 2021, belum genap seminggu, vaksin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers