MANAGED BY:
SENIN
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Sabtu, 15 Januari 2022 10:57
Keluarga dan Sahabat Melepas Akin Sudharta ke Peristirahatan Terakhir
Sosok Paripurna, Gentleman, dan Sulit Tergantikan

Tokoh lintas agama hadir pada pemakaman Akin Sudharta. Pengusaha senior, tokoh organisasi, dan pencinta olahraga, itu akhirnya dilepas di peristirahatan terakhirnya di Kilometer 15.

 

Kepergian sang suami, Akin Sudharta, karena kanker, menjadi hal paling sulit buat Lily Ng. Dia menampakkan wajah yang tidak pernah dilihat orang lain sebelumnya. Tatapan kosong dan air mata. Tangisannya pecah ketika peti jenazah sang suami diturunkan ke liang lahat.

Tak seperti biasanya, ketika Akin selalu berada di sampingnya, di mana pun keduanya selalu menunjukkan romansa, senda gurau yang selalu lekat hingga membuat orang lain terkadang cemburu dengan keromantisan mereka.

Lily Ng, perempuan berambut pendek tersebut merupakan cinta pandangan pertama bagi almarhum Akin. Keduanya bertemu di Medan, Sumatra Utara, ketika Akin melakukan perjalanan dan mengunjungi rumah kerabatnya, Johny Ng. Mereka pun menjalani masa pacaran di Singapura.

“Dia (Akin) selalu memerhatikan, menjadi pelindungku, selalu mencintai dan menyayangiku. Saya juga begitu, selalu berdua ke mana-mana, yang pasti kenangan itulah yang tidak bisa saya lupakan. Walau dia sudah tidak ada, saya akan selalu mencintainya,” ungkap Lily dengan suara parau dan linangan air mata.

Tidak ada kata-kata terakhir atau firasat. Dia selalu mendampingi sang suami ke mana pun pergi. Tahun ini seharusnya menjadi perayaan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-37. Mereka menikah pada 3 Februari 1985. Keluarga mereka dipenuhi kebahagiaan bersama dua buah hati; Eka Putri Sudharta dan Eko Putra Sudharta, serta dua cucu.

Akin diketahui sempat menjalani berbagai perawatan di rumah sakit besar, baik di Jakarta hingga Malaysia, sebelum akhirnya menjalani perawatan terakhir di RS dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan hingga dinyatakan wafat pada Senin (10/1) pukul 19.28 Wita. Dia sempat disemayamkan di Yayasan Guang Zhao, Kilometer 3,5 Balikpapan Utara, sebelum dikebumikan di pemakaman Kilometer 15, Balikpapan.

Seluruh keluarga yang hadir mengenakan pakaian berwarna putih sebagai tanda berkabung. Kepala anak menantunya pun diikat dengan sehelai kain blacu, ditambah dengan kekojong yang berbentuk kerucut untuk menutupi kepala.

Keluarga maupun kolega yang hadir turut memberikan penghormatan terakhir. Melakukan sujud beberapa kali sembari memegang dupa dan uang kertas yang kemudian ditaruh di atas meja persembahan atau altar. Di atas meja terdapat lilin, foto Akin, buah, dan kue.

“Sebelum wafat kami keluarga satu per satu mengunjunginya di ICU memberi salam perpisahan seolah dia (Akin) juga menunggu keluarganya kumpul dulu, walau tidak menjawab dia terlihat menangis. Kami pun harus ikhlas,” tutur kakak Akin, Chandra Udayana.

Akin merupakan bungsu dari 10 bersaudara. Henny Wati, kakak kelima Akin, menuturkan adiknya itu adalah pria gentleman dan penyayang keluarga. Lahir di Samarinda 11 Februari 1957, Akin hijrah ke Kota Minyak mengikuti Henny. Setelah lulus sekolah dia pun merintis usaha sebagai kontraktor.

Selain menjadi pengusaha, Akin diketahui menjadi GM Mixed Hash Balikpapan, pengurus di FKUB maupun Kelenteng Guang De Miao, anggota komite Sekolah Tiga Bahasa Bina Bersama Balikpapan, maupun Wakil Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia Balikpapan.

Di mata Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia Balikpapan Charles, Akin merupakan sosok yang sulit tergantikan. Kebaikannya tentu menjadi teladan. Dengan kepergian Akin meninggalkan posisi wakil yang kosong membuat dia kesulitan pula mencari pengganti. “Tidak mudah buat menggantikan sosok beliau,” kata Charles.

Mantan Wali Kota Balikpapan dua periode Rizal Effendi bersama tokoh agama lain turut hadir. Dia menuturkan, Akin merupakan tokoh paripurna, menggambarkan bagaimana hubungan harmonisnya keluarga, ke mana-mana selalu sama istri, orang ringan tangan kepada siapa pun tanpa melihat latar belakangnya.

Pada hari besar Islam pun Akin selalu hadir menggunakan baju koko dan peci, jadi contoh bagi masyarakat tanpa membeda-bedakan, dan selalu memberikan dukungan kepada Rizal. Setiap pagi pun mereka saling bertukar pesan.

“Almarhum pernah berkata, pokoknya sampai kapan pun menjadi saudara dan pendukung baik saya. Beliau selalu membantu, setia, dan kapan pun selalu datang,” ungkap Rizal. Dari itulah ia mengatakan, sosok Akin adalah sahabat dan mudah sekali masuk ke seluruh lapisan masyarakat. (lil/dwi/k8)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 15:05

Santunan Cair, Korban Meninggal Kecelakaan Balikpapan Dapat Rp 50 Juta

 PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada para korban meninggal dunia…

Senin, 24 Januari 2022 12:16

PPKM Level 2 di Balikpapan, Resepsi Pernikahan Kembali Diperketat

Seiring dengan kenaikan status menjadi PPKM Level 2, Pemerintah Kota…

Minggu, 23 Januari 2022 15:43

Mencegah Terulangnya Tragedi Muara Rapak, Tunggu Flyover, Siapkan Jalur Evakuasi dan Buffer Zone

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1), pagi mendapat…

Sabtu, 22 Januari 2022 22:35
Tragedi Turunan Muara Rapak

Tuding Pemerintah Lalai, PBH Peradi Balikpapan Siapkan Gugatan

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1) pagi, memantik…

Sabtu, 22 Januari 2022 17:14

Dua Orang Meninggal di Balikpapan Diduga Karena Suntik Silikon, Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan 

BALIKPAPAN-Dua orang berinisial RA (25) dan SF (28), harus meregang…

Sabtu, 22 Januari 2022 16:27

Kelanjutan Pembangunan Fly Over Muara Rapak, Ini Kata Gubernur Isran Noor

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1), membuat rencana…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:41

Belum Kantongi Izin Ekspor, Puluhan Ponton Batu Bara Tertahan di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN-Puluhan ponton atau tongkang yang memuat batu bara terpaksa harus…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:40

Meski Balikpapan Naik Status ke PPKM Level 2, PTM 100 Persen Jalan Terus

PTM 100 persen tetap berjalan. Tapi jika ada peserta didik…

Jumat, 21 Januari 2022 20:55

Ketua DPRD Balikpapan Minta Pemkot Larang Truk Besar Lewat Muara Rapak

BALIKPAPAN-Ketua DPRD Kota Balikpapan, ,Abdulloh, meminta pemerintah lebih tegas dalam…

Jumat, 21 Januari 2022 16:33

Wali Kota Balikpapan Bakal Revisi Perwali Jam Operasional Angkutan Alat Berat

BALIKPAPAN-Kecelakaan maut yang menewaskan empat pengendara di traffic light Muara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers