MANAGED BY:
JUMAT
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 14 Januari 2022 21:38
Politik Dinasti Jadi Pintu Masuk Korupsi di Kaltim, KPK Diminta Mengawasi
Orin Gusta Andini

SAMARINDA - Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud (AGM) menambah daftar kepala daerah di Kaltim yang tertangkap korupsi.

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu memproses hukum mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari dan Bupati Kutai Timur Ismunandar beserta istrinya.

Pusat Studi Anti Korupsi Fakultas Hukum Unmul, Orin Gusta Andini dalam keterangan pers menjelaskan akar mula deretan kepala daerah yang telah terjerat dalam OTT KPK ini tak lepas dari politik dinasti yang menjadi pintu masuknya korupsi. "Politik dinasti merupakan potret oligarki politik di Kaltim yang telah lama terjadi. Lingkaran kekuasaan yang diisi keluarga dan kerabat merupakan faktor utama penyubur perilaku korup," katanya.

Catatan Saksi Fakultas Hukum Unmul, OTT Bupati PPU ini adalah yang ke-empat kalinya, setelah sebelumnya Syaukani (Ex Bupati Kutai Kertanegara 2005), Rita Widyasari (Ex Bupati Kutai Kertanegara 2010-2015), dan Ismunandar (Ex Bupati Kutai Timur) juga dijerat dalam OTT KPK.

Menurut Orin, pemerintah daerah dengan perangkatnya digenggam segelintir orang dan golongan, maka praktik korupsi menjadi marak.

"Praktik korupsi terhadap barang dan jasa yang juga diprediksi akan terus menjamur seiring menyambut Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN), juga bidang SDA yang rawan korupsi saat proses perizinan," jelas Orin.

Orin pun meminta pengawasan dan penegakan hukum harus terus dilakukan agar momentum pembangunan IKN tidak menjadi celah yang dimanfaatkan oleh proyek yang diboncengi kepentingan-kepentingan oligarki.

"SAKSI FH UNMUL memberikan catatan dalam menyikapi kasus ini, agar enegakan hukum yang dilakukan terhadap kasus korupsi Bupati PPU harus dilakukan dengan transparan. Dan, kami mendesak KPK untuk mengusut tuntas siapapun yang terlibat dalam kasus ini, termasuk kemungkinan perkara lain yang sebelumnya kontroversial," jelasnya.

Saksi Fakultas Hukum Unmul juga meminta KPK untuk mempertimbangkan penggunaan delik pencucian uang, terutama terkait dengan harta kekayaan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Hal ini diperlukan sebagai bagian dari upaya memiskinkan para koruptor. Dan, kami meminta KPK untuk secara ketat mengawasi daerah-daerah yang kental dengan pendekatan politik dinasti dalam mengelola daerah karena politik dinasti merupakan pintu masuk terjadinya tindak pidana korupsi," jelas Orin. (myn)


BACA JUGA

Jumat, 21 Januari 2022 10:19

Pungli PTSL Bergulir Perdana di Meja Hijau, Dalam Waktu Tiga BulanPelaku Kumpulkan Duit Rp 720 Juta

SAMARINDA–Dugaan pungutan liar (pungli) dalam sertifikasi lahan pendaftaran tanah sistematis…

Jumat, 21 Januari 2022 10:17

Vaksin Booster Dibuka Gratis, Syarat Waktu Minimal Enam Bulan setelah Vaksin Kedua

SAMARINDA–Mengacu surat edaran Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda yang terbit Selasa…

Jumat, 21 Januari 2022 10:16

Penyelesaian Masalah Jalan Terpotong-potong, Identifikasi Dulu, Pembebasan Menunggu

Dinas Pertanahan Samarinda mendapat arahan baru dari Wali Kota Samarinda…

Jumat, 21 Januari 2022 10:16

Ungkap Alasan Pembebasan Lahan Mangkrak, Bangunkan Drainase yang Layak

Warga tiga ruas jalan di kawasan Bung Tomo, Jalan Sultan…

Jumat, 21 Januari 2022 10:14

Siswa Diklaim Tertib Protokol Kesehatan

SAMARINDA–Pembelajaran tatap muka di tingkat SMA sudah berlangsung lebih dari…

Jumat, 21 Januari 2022 07:00
Masih Dikendalikan dari Balik Penjara

Dua Kilogram Sabu-Sabu Digagalkan Beredar, Jalur Distribusi Berubah-ubah

Berada di jeruji besi Lapas Narkotika Samarinda, ternyata bukan halangan…

Kamis, 20 Januari 2022 21:34

Polairud Polda Kaltim Gerebek Sarang Narkoba di Padaelo Samarinda Seberang, 8 Orang Ditangkap 

SAMARINDA - Direktorat Polairud Polda Kaltim menggerebek sebuah rumah di…

Kamis, 20 Januari 2022 10:14

Peredaran Narkotika Jumlah Besar Masih Dikendalikan dari Lapas, Ini Kata Ditresnarkoba Polda Kaltim

SAMARINDA - Terungkapnya kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 2…

Selasa, 18 Januari 2022 14:18

Dinkes Samarinda Tunjuk 14 Faskes Swasta untuk Vaksinasi Booster, Ini Daftarnya

SAMARINDA - Dinas Kesehatan Kota Samarinda menunjuk 14 Faskes Swasta…

Selasa, 18 Januari 2022 12:37

Tunggu Masalah Sosial Rampung, Pemprov Usulkan Anggaran Rekonstruksi Rp 10,9 Miliar

Rencana Pemkot Samarinda untuk menyelesaikan persoalan pembangunan jalan yang tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers