MANAGED BY:
SABTU
28 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

FEATURE

Jumat, 14 Januari 2022 13:20
Menyelami Dunia Aquascape di Kota Minyak (3-Habis)
Membagi Waktu antara Ibu, Direktur, hingga Scaper
Cintia Kasmiranti

Aquascape tak mengenal batas gender, usia, hingga pekerjaan. Bagi mereka, tak ada yang lebih menenangkan ketika memandangi sebuah “dunia” di dalam tank.

 

M RIDHUAN, Balikpapan

 

PADA awal pandemi Covid-19, Cintia Kasmiranti lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Meski menyandang status sebagai eksekutif sebuah perusahaan, perempuan berjilbab itu memilih berkumpul bersama anak-anaknya lepas menyelesaikan pekerjaan. “Saya itu suka tanaman. Pas searching, ketemu aquascape ini,” ungkap direktur Bisnis dan Pengembangan PT Surya Biru Murni Acetylene (SBM) itu.

Ketertarikannya pada aquascape karena melihat begitu indahnya sebuah ekosistem yang dibuat dalam sebuah wadah. Selain itu, dengan banyaknya tema dan varian tanaman membuatnya sangat antusias untuk mengetahui lebih dalam soal aquascape. “Saya cari-cari ternyata ada komunitas Aquascape Pemula Balikpapan. Saya bergabung. Nah dari situ saya banyak belajar,” ujarnya.

 

 

Ibu empat anak itu tak serta-merta mencoba untuk membuat aquascape. Dia membelinya lebih dulu yang sudah jadi. Dari ukuran tank kecil. Perlahan dirinya bereksperimen sendiri. Kesulitan demi kebingungan ditemukan. Namun, Cintia tak patah arang. Dia banyak bertanya dan setting sendiri aquascape. “Aquascape pertama saya itu jelek sekali,” tawanya.

Karena telanjur jatuh cinta, Cintia pun akhirnya mengoleksi sejumlah tank. Bahkan, ada aquascape yang dibuatnya ditaksir rekannya. Hingga terjadi barter. Antara aquascape dengan tanaman hias yang disukainya. Tak hanya itu, untuk bisa memenuhi hobinya, dia pun membeli sejumlah bahan dalam jumlah besar. “Saya suka utak-atik. Jadi pasti stok batu, akar, dan tanaman,” ucap perempuan kelahiran Jogjakarta, 45 tahun lalu itu.

Sebagai seorang yang sibuk dengan pekerjaan, dia mengakui kerap terlewat merawat aquascape miliknya. Untuk menyiasatinya, dia tak jarang meminta bantuan sesama scaper. Di sisi lain, dia juga menularkan hobinya itu kepada anak-anaknya. Dan beruntungnya, buah hatinya itu menyambut positif. “Anak kedua dan ketiga saya kembar. Alhamdulillah mereka ikut menekuni hobi ini,” tuturnya.

Bahkan jika ada kontes aquascape, Cintia mendukung anaknya untuk ikut berkompetisi. Bagi dia, aquascape adalah hobi yang tidak hanya mengenalkan keindahan. Tapi juga mengajarkan anaknya tentang tanggung jawab. Karena diketahui, merawat aquascape memerlukan kesabaran dan rasa kepedulian.

“Lewat aquascape, saya mengajarkan anak-anak bagaimana memelihara dan merawat sesuatu yang berharga. Selain itu, sebagai sarana saya bisa lebih dekat dengan anak-anak di sela kesibukan,” ucap single mom itu.

Di rumah, Cintia kini memiliki lima tank. Satu khusus aquascape. Yang diisi dengan ikan discus. Lalu tank biotope yang diisi ikan chana. Dua tank ukuran sedang yang kerap jadi bahan utak-atik dia dan anaknya. Dan tank sedang yang saat diwawancarai lagi dipamerkan di Plaza Balikpapan sebagai bagian kontes Battle of Balikpapan Scaper 2021. “Kalau punya satu saja kurang puas,” sebutnya.

Tak hanya di rumah, Cintia menghadirkan aquascape di kantornya. Pekerjaannya sebagai eksekutif dan sekretaris korporasi memang kerap membuatnya sibuk dan memiliki banyak pikiran. Dengan adanya aquascape di dalam ruangannya, dia merasakan efek ketenangan dan mengurangi stres dalam pekerjaan. Sehingga hari-harinya dibuat nyaman dengan memandangi aquascape dengan ikan di dalamnya.

“Aquascape memberikan sesuatu yang bisa mengurangi tekanan pekerjaan. Sayangnya di Balikpapan saya lihat masih jarang perusahaan yang memiliki aquascape di kantor mereka. Kalau di Jakarta saya lihat sudah ramai,” bebernya.

Sudah memiliki aquascape bukan berarti berhenti hanya dengan menikmati. Hobi ini baginya sebagai sarana bisa terus belajar untuk lebih mencintai alam. Dia pun punya rencana. Ke depan di rumah barunya, dia akan membuat sebuah taman dengan konsep aquatik. Menghadirkan alam langsung ke dalam rumah. “Ini sudah saya rencanakan ketika nanti pindah. Bakal jadi project yang cukup besar bagi saya,” ujar warga Perumahan Grand City itu.

Di ingin aquascape bisa berkembang besar di Balikpapan. Layaknya di Pulau Jawa. Tak hanya sebagai hobi, tapi juga bisnis yang meningkatkan ekonomi. Karena itu, dia senang jika melihat perkembangan aquascape di Balikpapan saat ini. “Perlu ada effort untuk lebih mengenalkan aquascape ke masyarakat khususnya ke kalangan pengusaha,” tutur alumnus STIE YKPN Yogyakarta Jurusan Akuntansi itu. (rom/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 13:30

Sulam Tumpar Kukar Tembus Pasar Nasional

<div> <strong>TENGGARONG </strong>- Kutai Kartanegara (Kukar) mewakili Kaltim di ajang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers