MANAGED BY:
SABTU
28 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

FEATURE

Jumat, 14 Januari 2022 13:13
Sundari Catering, Mampu Pertahankan Puluhan Karyawan di Tengah Pandemi

Pernah Diusir dari Kontrakan, Bangkit demi Masa Depan Anak

Endang Sri Banon (kanan)

Tidak instan. Tidak pula mudah. Endang Sri Banon menjadi orangtua tunggal dan harus menghidupi empat anaknya. Semasa menjadi penjaja kue keliling hingga kini telah menjadi pemilik usaha katering besar, dirinya tetap tampil sederhana.

ULIL MUAWANAH, Balikpapan

SUNDARI Catering mulai dirintis pada 2000-an. Merupakan usaha bersama anak dan menantunya. Anak pertamanya ialah Emi Setyaningsih, Dewi Wulandari, Ragil Febrianto, dan si bungsu Wiwin Yulianti. Sebelum sukses seperti sekarang, Endang mengatakan pernah diusir dari tempat kontrakan karena tidak mampu membayar, ditipu, hingga terpaksa menggadaikan kendaraan maupun tempat tinggalnya agar dapat kembali memulai usaha.

“Saya harus terus berjuang demi keluarga. Demi kehidupan anak-anak lebih baik dari saya, itulah motivasi terbesar saya,” ungkap Endang. Berkat kerja kerasnya selama ini, dirinya kini memiliki rumah permanen dengan gaya khas Jawa serta workshop yang ditempati bersama puluhan karyawannya. Terletak di Jalan MT Haryono, Perumahan Posindo, tak jauh dari Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo.

Menjalankan sebuah usaha, terutama katering tidaklah mudah. Saban kali dikomplain sudah pasti. Terutama di awal-awal merintis. Tidak ada yang sempurna. “Saya juga bukan dari keluarga mapan, bahkan tidak mengenyam pendidikan tinggi. Tidak tahu bagaimana menjalankan sebuah usaha. Namun saya terus belajar, dibantu anak-anak, usaha ini pun mampu berjalan dan berkembang. Yang dulu tidak pernah saya bayangkan akan seperti sekarang,” bebernya.

Setia mempertahankan hidangan Nusantara sebagai ciri khasnya. Sundari Catering tidak hanya terkenal di Kota Minyak. Pesanan dari berbagai daerah terus berdatangan, mulai Samboja, Samarinda ataupun Penajam Paser Utara. Dinikmati seluruh kalangan, hingga dipercaya para pejabat daerah baik kegiatan besar serta jamuan pribadi.

Perempuan asal Klaten, Jawa Tengah tersebut menuturkan, Sundari Catering tetap mempertahankan ke-42 karyawannya. Meski pesanan dan keuntungan yang didapatkan saat ini tidak sebanding. Endang tidaklah tega bila harus memecat atau memberhentikan karyawannya. Lebih lagi mereka telah loyal serta menyertai perjalanan usahanya sejak dini sampai saat ini.

Walau pendapatan berkurang, baginya Tuhan telah mengatur dan membagikan rezeki secara adil. Menapaki 2022, dirinya berharap tahun ini semakin membaik. Mengingat kini berbagai kegiatan/event telah dapat kembali digelar.

Meski untuk tamu undangan pernikahan masih dilakukan pembatasan jumlah. Dulu dalam kegiatan pernikahan, pesanan makanan dapat mencapai 4.000 hingga 5.000 pax, sedangkan sekarang hanya 1.500-2.000 pax itu pun hanya beberapa klien terbatas saja.

Peningkatan dari dua tahun sebelumnya mulai terasa, tetapi masih 50 persen. Endang tetap bersyukur, di awal tahun pesanan sudah waiting list. Bahkan di awal bulan, dalam sepekan bisa melayani sembilan tempat berbeda.

Penghasilannya masih kurang dibandingkan sebelum masa pagebluk, apalagi dengan kondisi sekarang di mana harga barang-barang mengalami kenaikan. Walau demikian, dia tetap mempertahankan harga lama agar pelanggan tidak kecewa. Serta mempertahankan kualitas baik makanan serta pelayanan maksimal.

“Meski pendapatan tidak sebanyak dulu, tapi insyaalah pendapatan tidak minus. Semoga 2022 memberikan perubahan, perekonomian segera pulih dan harga barang kembali normal,” pungkasnya. (lil/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2012 13:30

Sulam Tumpar Kukar Tembus Pasar Nasional

<div> <strong>TENGGARONG </strong>- Kutai Kartanegara (Kukar) mewakili Kaltim di ajang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers