MANAGED BY:
SABTU
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | NASIONAL

UTAMA

Sabtu, 11 Desember 2021 11:04
Cerita dari Desa-Desa di Danau Semayang dan Melintang, Hidup dari Danau dan Menghidupkan Danau
POTENSIAL DIKEMBANGKAN: Rumah rakit warga di Muara Enggelam, Kukar, yang dikenal sebagai desa wisata air.

Desa Pela, Melintang, dan Muara Enggelam, kerap disusuri wisatawan untuk bersua pesut mahakam. Namun, desa-desa ini memiliki ceritanya masing-masing, yang mereka perjuangkan, agar bisa berkembang lebih baik. Juga membuat danau yang telah menghidupi mereka, makin menarik.

 

NOFIYATUL CHALIMAH, Kutai Kartanegara

Dengan mata memerah usai menangis, Muhdi menceritakan keharuannya dan warga desa karena dikunjungi Gubernur Kaltim Isran Noor, Selasa (7/12). Muhdi, kepala Desa Melintang, Kecamatan Muara Wis, memanfaatkan momen itu untuk menyampaikan keluh kesahnya. Desa yang berada di atas danau itu belum tersentuh aliran listrik PLN.

"Kami berharap sekali ada listrik PLN masuk," kata dia.

Apalagi biaya listrik yang dibangkitkan dari mesin diesel lebih mahal dibandingkan listrik PLN. Dengan demikian, mereka hanya menikmati listrik selama enam jam sehari. Padahal, mayoritas warganya adalah nelayan.

Tentunya, jika ada listrik yang stabil, akan membantu mereka mengembangkan olahan ikan. Belum lagi, jika ingin mengembangkan wisatanya, pasokan listrik menjadi penting. Sebab, untuk menawarkan penginapan, listrik menjadi salah satu faktor yang mendatangkan pengunjung.

Namun, keluhan soal listrik tak dialami warga Muara Enggelam. Di desa ini, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal sudah dibangun. Namun, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, hal yang menarik dari sepanjang sungai dan danau yang dia susuri, dari menyeberang di Kota Bangun hingga Muara Enggelam, dia tak menemukan rumah kumuh atau tak layak huni. "Ini bagus. Ekonomi masyarakat semakin baik," kata Isran.

Artinya, sektor perikanan di desa-desa telah menjanjikan. Belum lagi sektor wisata yang masih bisa dikembangkan. Muara Enggelam sudah dikenal sebagai desa wisata air. Desa ini bahkan memenangkan Festival Gapura Cinta Negeri 2019. Gapura akan terlihat ketika masuk ke desa. 

Pengunjung yang datang bisa menikmati kearifan lokal masyarakat Kutai yang hidup di atas rumah rakit yang mengapung di atas danau. Transportasi andalan adalah perahu. Sambil berperahu, wisatawan biasanya menikmati pemandangan danau, matahari terbenam, hingga pesut mahakam yang mencari makan. Namun, memajukan wisata masih jadi pekerjaan rumah desa ini, agar makin banyak pengunjung yang datang.

Seperti Desa Pela, yang sudah menjadi desa wisata. Jadi, panorama danau ditawarkan desa ini, misalnya asyik menikmati matahari terbenam hingga kesempatan bersua pesut mahakam. Beberapa titik disiapkan juga untuk jadi spot foto. Desa ini juga mengembangkan wisata lain yang berkaitan dengan olahraga air.

Ketika menyambangi desa ini, Isran Noor menyadari saat ini kebergantungan terhadap kekayaan sumber daya alam (SDA) sangat besar dan mendominasi struktur pendapatan daerah. Di satu sisi, SDA seperti hasil hutan, pertambangan batu bara, minyak dan gas bumi, terus berkurang dan suatu saat akan habis. 

Karena itu, dia menggencarkan wisata seperti Desa Pela. Dengan begitu, pengembangan ekonomi masyarakat bisa terus jalan. Sungai dan danau bisa terus lestari. Diharapkan, pesut mahakam turut eksis karena habitat mereka tidak tergerus terus.

"Karena itu fokus pemerintah provinsi ke depan akan mengembangkan sektor-sektor pembangunan yang berbasis renewable resources seperti sektor pertanian dalam arti luas dan sektor pariwisata," kata Isran Noor.

Ditambahkannya, masa pandemi Covid-19 ini berbagai aktivitas sangat berdampak, termasuk jumlah kunjungan wisatawan seperti ke Desa Pela tentunya menurun. "Karena itu, masyarakat harus bangkit dengan terus menggali potensi daerah yang dimiliki," kata Isran. (dwi/k16)

BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Jumat, 20 Mei 2022 14:31
Proyek Lanskap Kantor Bupati PPU Awal Mula Suap Mengalir

2,6 Tahun Pidana Penjara untuk Penyuap AGM Cs

Dari 15 proyek pengadaan barang dan jasa, Ahmad Zuhdi selaku…

Jumat, 20 Mei 2022 14:29
Terkait Dana CSR, Khusus Pertambangan Diharap Cuma Satu Forum

Soal CSR, Bayan: Jangan Cuma Kami yang Diperiksa

SAMARINDA-Banyaknya forum corporate social responsibility (CSR) turut membingunkan perusahaan. Padahal,…

Jumat, 20 Mei 2022 11:29

Keran Ekspor Minyak Goreng Dibuka, Jokowi Yakin Harga Minyak Curah akan Murah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (19/5) mengumumkan pencabutan larangan ekspor…

Jumat, 20 Mei 2022 10:08

Siapkan Audit, Pemprov Cari Tahu Jumlah Dana yang Disalurkan Perusahaan

Panitia khusus CSR yang disuarakan DPRD Kaltim diharapkan tak sekadar…

Jumat, 20 Mei 2022 10:06

Masuk Tim Ahli, Prof Masjaya Sebut Daya Tarik dan Magnet IKN Modal Utama

BALIKPAPAN-Tim transisi mengemban tugas berat dalam menyukseskan pemindahan Ibu Kota…

Kamis, 19 Mei 2022 12:44
Jika Sudah Mendapat Vaksin Dosis II dan III

Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi

Satu demi satu aturan ketat yang dibuat pemerintah untuk menekan…

Kamis, 19 Mei 2022 11:12

CSR Perusahaan Perlu Diaudit, DPRD Gulirkan Pansus, Pemprov Desak Perda Direvisi

Dari 100 juta ton saja produksi tambang batu bara di…

Kamis, 19 Mei 2022 10:00

Balikpapan Berisiko Tinggi Hepatitis Akut

ADANYA dugaan satu kasus hepatitis akut misterius di Kaltim, membuat…

Selasa, 17 Mei 2022 21:16

Polisi Olah TKP Kebakaran Kilang Pertamina Balikpapan, 7 Saksi Diperiksa, Belum Ada Tersangka

BALIKPAPAN-Tim Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Surabaya, hari ini…

Selasa, 17 Mei 2022 12:24

Kebakaran di Area Kilang Minyak Balikpapan, Dalam Setahun Sudah 4 Kali Kejadian

Recovery operasional kilang Balikpapan terus dilakukan Pertamina untuk memastikan plant…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers