MANAGED BY:
SENIN
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 07 Desember 2021 11:29
Jembatan Kartanegara Dipoles, Dulu Kuning Kini Jadi Merah
MAKET: Begini rencana penampilan Jembatan Kutai Kartanegara setelah rehabilitasi nanti.

Perawatan Jembatan Kartanegara senilai Rp 3,8 miliar mencakup beberapa item, termasuk pengecatan. Pekerjaan ini ditarget rampung akhir Desember ini.

 

TENGGARONG - Sejumlah pekerja perawatan Jembatan Kutai Kartanegara sudah terlihat. Beberapa hari terakhir, para pekerja menyemprotkan air untuk membersihkan lapisan cat jembatan yang mulai kusam.

Dalam sebuah pelang proyek yang terpasang di sekitar jembatan, tertulis rehabilitasi Jembatan Kartanegara. Dalam papan pelang yang sama, juga tercantum besaran kontrak Rp 3.852.930.543.

Sedangkan waktu pelaksanaan yaitu 38 hari kalender. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh CV Cahaya Utama. Kepada Kaltim Post, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Restu Irawan mengatakan, pemeliharaan berkala dan rehabilitasi jembatan dengan bentang khusus sangat penting.

Jembatan tersebut merupakan jembatan terpanjang di Indonesia yang bertipe kontruksi struktur rangka pelengkung baja menerus. Yaitu dengan konfigurasi panjang bentang tengah 270 meter dan bentag sisi 2 x 100 meter.

Untuk menjaga performa dan umur kontruksi, serta keandalan struktur jembatan, diperlukan pemeliharaan rutin dan berkala/rehabilitasi setiap minimal lima tahun sekali. Sebagai catatan, kata dia, pada 2019 telah dilaksanakan pengujian dinamik terhadap jembatan itu oleh Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan.

“Jadi, kita berupaya menjaga dan merawat jembatan agar tidak semakin membengkak biayanya jika dibiarkan. Apalagi kalau terjadi korosi,” kata Restu.

Menanggapi kritik netizen yang menyebut perawatan jembatan dianggap perlu, Restu pun meluruskan hal tersebut. Ia mengatakan, pemeliharaan kontruksi jembatan perlu perawatan rutin, agar dapat digunakan sesuai umur jembatan.

Ketika sudah terdapat kotoran jembatan seperti jamur serta kehilangan warna jembatan karena korosif, maka dikhawatirkan akan lebih rumit lagi penanganannya. “Sehingga pemeliharaan yang dilakukan juga dalam rangka mengantisipasi pengeluaran yang lebih besar lagi,” katanya.

Beberapa item yang menurutnya menjadi ruang lingkup pekerjaan. Seperti pembersihan rangka jembatan dari material lumut yang berpotensi menurunkan mutu dan kualitas material baja. Selain itu, proteksi struktur pelengkung utama jembatan dengan cara pengecatan pada struktur pelengkung utama jembatan.

Juga dilakukan perbaikan sambungan ekspansi jembatan pada bentang pendekat yang terpasang plat baja. Ini berfungsi mengurangi ketidaknyamanan berkendara. Yaitu dengan sambungan ekspansi tipe asphatalic pluc dengan tujuan mengurangi hentakan pada struktur pendekat jembatan.

Sementara untuk pewarnaan jembatan juga memiliki kombinasi warna abu-abu dan merah. Pemilihan warna, kata dia, juga sudah mempertimbangkan sejumlah faktor pendukung. Termasuk faktor safety dan keselamatan.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar pun sudah mengeluarkan surat pemberitahuan dimulainya pekerjaan pada 25 November lalu. Untuk penutupan jembatan, kata Restu, diperkirakan dilakukan pada malam hari saat proses pengecatan jembatan.

Namun lantaran proses pemeliharaan tidak berkaitan dengan pengerjaan kontruksi vital jembatan, maka intensitas penutupan jembatan tidak banyak dilakukan. Dari pantauan Kaltim Post, warna cat pada jembatan tersebut memang terlihat memudar. Bahkan di beberapa sisi warna catnya sudah tak lagi terlihat. Untuk sisi jembatan yang berwarna silver, kondisinya juga terlihat kusam. (qi/kri)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 10:03

Kisruh Korpri Kian Memanas, Buntut Dana Keluar Rp 1,7 M, Muncul Mosi Tak Percaya

Kisruh internal Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Penajam Paser Utara…

Senin, 24 Januari 2022 10:01

Sepuluh Besar Penyakit di RSUD RAPB, Covid-19 Masih Mendominasi

PENAJAM-Corona menjadi penyakit paling banyak di derita warga Penajam Paser…

Senin, 24 Januari 2022 10:00

Kisruh Duit Rp1 M Lebih Milik Korpri PPU yang Dipinjamkan, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

KISRUH di tubuh Korpri mendapatkan respons cepat Pelaksana Tugas (Plt)…

Senin, 24 Januari 2022 09:59

Di Paser Vaksin Anak Sudah 22 Persen

SEJAK diluncurkan pada 18 Januari 2021, belum genap seminggu, vaksin…

Senin, 24 Januari 2022 09:55

Antrean BBM di Kutai Timur Terjadi Setiap Hari, SKK Migas Diminta Perhatikan Distribusi BBM

Beberapa ruas jalan di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), kerap terjadi…

Senin, 24 Januari 2022 09:55

Pemkab Kutai Timur Kekurangan Tenaga Fungsional

SANGATTA – Pemerintah kabupaten (pemkab) diberi waktu lima tahun untuk meniadakan…

Senin, 24 Januari 2022 09:54

Keluhan Camat Sambaliung setelah Kantornya Diresmikan, Ada Rembesan dan Fasilitas Masih Kurang

  Gedung untuk Kecamatan Sambaliung sudah dibangun dengan menghabiskan anggaran…

Senin, 24 Januari 2022 09:53

TERANCAM PUTUS..!! Jalan ke Gurimbang Ambles 20 Meter

TANJUNG REDEB -  Jalan menuju ke Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung…

Senin, 24 Januari 2022 09:51

Atasi Tiket Mahal ke Berau, Pemkab Lobi Maskapai

TANJUNG REDEB – Para pengguna transportasi udara di Kabupaten Berau…

Senin, 24 Januari 2022 09:50

Kadin Kukar Siap Berpartisipasi dalam Pembangunan IKN

Selain Pemkab Kukar, Kamar Dagang Industri (Kadin) Kukar juga menangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers