MANAGED BY:
SENIN
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 07 Desember 2021 11:23
Guru PAUD Rapatkan Barisan, Minta DPRD Perjuangkan Alokasi Dana Hibah

PENAJAM - Tak mau harapannya kandas begitu saja, guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Penajam Paser Utara (PPU) kini menggalang solidaritas sesama guru untuk mendatangi gedung DPRD PPU dan kantor Pemkab PPU. “Kami kembali mendatangi gedung DPRD PPU untuk menyampaikan aspirasi. Tolong diperjuangkan nasib kami terkait dana hibah. Kami datangi juga kantor Pemkab PPU menanyakan kenapa dana hibah tidak masuk pada RAPBD 2022,” kata Nilam, ketua koordinator guru PAUD Kecamatan Penajam, PPU.

Ia mengatakan, selama 2021 ini guru PAUD hanya mendapatkan dana hibah dua bulan untuk gaji, Januari dan Februari 2021 yang dibayarkan November 2021. Sisanya 10 bulan sampai akhir Desember 2021 ini sedikitnya 360 guru TK dan PAUD menunggu.

“Kami saat ini masih menentukan saat yang tepat untuk mendatangi gedung DPRD dan Pemkab PPU. Kemungkinan minggu depan. Kami ini dari tahun ke tahun selalu dapat dana hibah. Baru tahun ini dan tahun depan yang tidak dapat. Ada apa kami seperti dianaktirikan,” tuturnya.

Haris Sidharta, pemilik yayasan TK/PAUD di Sotek, Kecamatan Penajam, PPU, kemarin, mendukung gagasan koleganya itu. Menurut dia, tak salah apabila ratusan guru mendatangi gedung wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi.

“Karena tugas wakil rakyat adalah memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Jadi, tidak salah kalau datang ke sana,” kata Haris Sidharta.

Saat ini, lanjut dia, komunikasi intensif sesama guru sudah terjalin. “Jumlah yang bakal menggeruduk kantor dewan bisa ratusan. Karena, guru-guru SMP dan SMA swasta juga direncanakan bakal nimbrung turut memperjuangkan dana hibah ini,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga PPU Alimuddin saat dihubungi koran ini, kemarin, mempersilakan para pendidik itu untuk menyampaikan aspirasi. “Silakan, itu hak mereka untuk bertanya. Sebaiknya mereka ke saya dulu untuk mendapatkan penjelasan berkaitan dana hibah itu,” kata Alimuddin.

Harapan ratusan guru taman kanak-kanak (TK) dan PAUD untuk menerima dana hibah dari Pemkab PPU, kandas. Hal itu setelah Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) PPU 2022 tidak disahkan jadi APBD PPU 2020 tepat waktu sebagaimana deadline Kementerian Dalam Negeri, Selasa, 30 November 2022.

Sebelumnya, sekira 360 guru TK dan PAUD yang bernaung pada yayasan pendidikan masing-masing telah menerima dana hibah dari Pemkab PPU untuk dua bulan, Januari dan Februari 2021. Sisanya, 10 bulan, Maret hingga Desember 2021 mereka tunggu hingga kini.

“Andaikan APBD PPU 2022 disahkan pun tidak ada slotnya juga yang untuk 10 bulan itu,” kata Zainal Arifin, ketua Fraksi Gabungan (F-Gab) DPRD PPU seperti diberitakan media ini.

Hal senada dikatakan Ketua Komisi II DPRD PPU Wakidi. “Seharusnya tetap jadi hak guru TK dan PAUD. Begitu juga untuk besarannya sesama guru TK dan PAUD seharusnya tidak dibedakan haknya,” kata Wakidi.

Ia mencermati dalam batang tubuh RAPBD 2022 yang tidak disahkan itu tidak ada alokasi anggaran dana hibah. Yang ada, kata dia, tertera alokasi anggaran untuk honor tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemkab PPU.

“Untuk THL ada, tetapi terancam tidak bisa dialokasikan jika tidak dimasukkan dalam kegiatan. Apalagi, kalau bupati akan membuat peraturan kepala daerah (perkada) pengganti APBD. Bakal tidak bisa dianggarkan dalam kegiatan, karena yang bisa dianggarkan hanya yang rutin-rutin saja,” katanya. (ari/kri/k16)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 10:03

Kisruh Korpri Kian Memanas, Buntut Dana Keluar Rp 1,7 M, Muncul Mosi Tak Percaya

Kisruh internal Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Penajam Paser Utara…

Senin, 24 Januari 2022 10:01

Sepuluh Besar Penyakit di RSUD RAPB, Covid-19 Masih Mendominasi

PENAJAM-Corona menjadi penyakit paling banyak di derita warga Penajam Paser…

Senin, 24 Januari 2022 10:00

Kisruh Duit Rp1 M Lebih Milik Korpri PPU yang Dipinjamkan, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

KISRUH di tubuh Korpri mendapatkan respons cepat Pelaksana Tugas (Plt)…

Senin, 24 Januari 2022 09:59

Di Paser Vaksin Anak Sudah 22 Persen

SEJAK diluncurkan pada 18 Januari 2021, belum genap seminggu, vaksin…

Senin, 24 Januari 2022 09:55

Antrean BBM di Kutai Timur Terjadi Setiap Hari, SKK Migas Diminta Perhatikan Distribusi BBM

Beberapa ruas jalan di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), kerap terjadi…

Senin, 24 Januari 2022 09:55

Pemkab Kutai Timur Kekurangan Tenaga Fungsional

SANGATTA – Pemerintah kabupaten (pemkab) diberi waktu lima tahun untuk meniadakan…

Senin, 24 Januari 2022 09:54

Keluhan Camat Sambaliung setelah Kantornya Diresmikan, Ada Rembesan dan Fasilitas Masih Kurang

  Gedung untuk Kecamatan Sambaliung sudah dibangun dengan menghabiskan anggaran…

Senin, 24 Januari 2022 09:53

TERANCAM PUTUS..!! Jalan ke Gurimbang Ambles 20 Meter

TANJUNG REDEB -  Jalan menuju ke Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung…

Senin, 24 Januari 2022 09:51

Atasi Tiket Mahal ke Berau, Pemkab Lobi Maskapai

TANJUNG REDEB – Para pengguna transportasi udara di Kabupaten Berau…

Senin, 24 Januari 2022 09:50

Kadin Kukar Siap Berpartisipasi dalam Pembangunan IKN

Selain Pemkab Kukar, Kamar Dagang Industri (Kadin) Kukar juga menangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers