MANAGED BY:
JUMAT
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 06 Desember 2021 23:29
Jembatan Mahakam Hanya Ditutup 9 Jam, Fokus Pengecekan Kabel dan Baut

Anggaran Pemeliharaan Rutin Dialokasikan Rp 13,8 Miliar

Mulai Sabtu (5/12) hingga Minggu (12/12), Jembatan Mahakam IV yang menghubungkan Samarinda Kota dan Samarinda Seberang itu ditutup mulai pukul 21.00-06.00 Wita.

 

 

BALIKPAPAN-Operasional Jembatan Mahakam IV Samarinda dibatasi sepekan ke depan. Pembatasan operasional dilakukan karena Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kaltim melakukan pemeliharaan berkala.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim Irhamsyah menerangkan, pemeliharaan Jembatan Mahkota IV meliputi fine tuning atau pengecekan dan penyetelan tegangan kabel atau hanger jembatan. “Menurut data kami, ada ada delapan kabel yang akan dicek,” katanya kepada Kaltim Post. Pria yang akrab disapa Iing melanjutkan, pemeliharaan sebelumnya terdiri dari pengecatan rangka dan penggantian lampu penerangan jalan umum (PJU).

Dia menyampaikan, kabel PJU Jembatan Mahakam IV sepanjang 5 kilometer hilang karena dicuri. Sehingga, DPUPR-Pera Kaltim menggantinya dengan panel surya (solar cell). “Alhamdulillah, sekarang sudah nyala semua. Mulai dari jalan pendekat sampai bentang utama jembatan. Mulai Samarinda Kota sampai Samarinda Seberang,” terang pria berkacamata ini. Agar pengawasan selama penutupan berjalan lancar, DPUPR-Pera Kaltim membangun pos pemantau dan penjagaan yang diperuntukkan bagi personel Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda.

Nantinya, semua instrumen, seperti alat monitoring jembatan dipusatkan pada pos pantau itu. “Ada ruang center, untuk CCTV dan segala macamnya di pos pantau yang kami bangun itu,” sambungnya. Soal biaya, Iing menuturkan, anggaran pemeliharaan Jembatan Mahakam IV berasal dari APBD Kaltim sebesar Rp 13,8 miliar. Anggaran tersebut sudah termasuk paket kegiatan pengecatan jembatan, lalu pembangunan pos pantau lengkap dengan perlengkapan dan alat pemantau di dalamnya, serta pengadaan penangkal petir yang turut dicuri sebelumnya.

Anggaran tersebut, juga sudah termasuk kegiatan Structural Health Monitoring System (SHMS) oleh Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) yang diwakili tim dari UGM dan ITS, serta Balai Jembatan Khusus dan Terowongan Kementerian PUPR. Dia mengatakan, bentang panjang Jembatan Mahakam IV harus dipantau secara berkala. Mengingat bentang panjang jembatan yang memiliki panjang di atas 100 meter ini, tiap harinya dilalui kendaraan yang cukup padat. “Jadi harus dipantau terus kesehatan jembatannya. Manusia saja, masih perlu (medical) check-up. Makanya ibaratnya, pemeliharaan jembatan ini ibaratnya seperti check-up,” jelas Iing.

Pada rapat koordinasi (rakor) dengan Satuan Lalu Lintas Polresta Samarinda dan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Jumat (3/12) lalu, rekayasa lalu lintas selama penutupan Jembatan Mahakam IV pada pukul 21.00-06.00 Wita, pengendara yang ingin melintas dialihkan sementara ke Jembatan Mahakam I. Setelah jam pemeliharaan selesai, maka jembatan tersebut, akan dibuka kembali. Pengendara bisa melintas dengan normal.

“Jadi, penutupan pada jam 21.00-06.00 Wita. Selama periode 5-12 Desember. Mudah-mudahan lebih cepat, tanggal 9 atau 10 Desember. Karena kami hanya estimasi sampai tanggal 12 Desember,” terang dia. Dilanjutkan Iing, penutupan bisa saja dilakukan pada siang hari untuk mempercepat kegiatan pemeliharaan jembatan. Akan tetapi, dikhawatirkan dapat menimbulkan kemacetan. Karena padatnya, kendaraan yang melintas di Jembatan Mahakam IV pada siang hari. Terutama pengendara yang ingin menuju ke Samarinda Kota, maupun kembali dari Samarinda Kota.

“Jadi pagi hingga malam hari, bisa digunakan secara normal,”

Diketahui, Jembatan Mahakam IV ini menggunakan desain cable stayed, dan menurut ketentuan harus dilakukan pemeliharaan dan pemantauan setiap tahunnya. Pengecekan meliputi baut pada kabel penyangga jembatan. Karena dikhawatirkan ada baut yang hilang. Mengingat kabel untuk lampu PJU dan penangkal petir yang sebelum dipasang, hilang dicuri. “Mudah-mudahan bisa cepat selesai. Karena target tim, (pemeliharaan) enggak lama-lama. Dan mengantisipasi, apabila malam hari hujan. Tim enggak bisa kerja, kan. Enggak bisa membaca alat. Tapi diupayakan, sebelum tanggal 12 Desember sudah bisa selesai,”

Pemprov Kaltim melalui DPUPR-Pera Kaltim pun memohon maaf kepada masyarakat yang ingin menggunakan Jembatan Mahakam IV, karena untuk sementara waktu jembatan ditutup pada malam hari. “Mohon maaf kepada pengguna jembatan, sedikit terganggu. Akibat kami melakukan pemeliharaan rutin untuk jembatan kita ini. Dan mohon doanya, agar (pemeliharaan) ini bisa cepat selesai. Dan masyarakat bisa kembali normal untuk melintas di situ,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Arih Frananta Filifus (AFF) Sembiring mengatakan, pengaturan lalu lintas selama penutupan Jembatan Mahkota IV dilaksanakan Satlantas Polresta Samarinda dan Dishub Samarinda. Sehingga, Dishub Kaltim tidak terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. “Dishub Kaltim akan membantu, jika diminta oleh Dishub Samarinda,” ujar dia disingkat. Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar dibuka untuk umum pada Januari 2020. Jembatan ini merupakan jembatan tipe pelengkung rangka baja yang berada di Kota Samarinda. Pembangunan Jembatan Mahakam IV dilatarbelakangi permasalahan kemacetan lalu lintas kendaraan yang terjadi pada area Jembatan Mahakam I, sebagai jembatan utama yang menghubungkan Samarinda Kota dengan Samarinda Seberang. Juga antar-kabupaten/kota lainnya, seperti Balikpapan dan Kukar. Jembatan ini memiliki panjang 400 meter, dengan bentang utama sepanjang 220 meter. Sementara bentang pendekatnya 90 meter sisi Samarinda Kota dan 90 meter sisi Samarinda seberang. Sedangkan, lebar jembatan 17,02 meter dengan tinggi jembatan 57 meter dari permukaan Sungai Mahakam. (kip/riz/k15)


BACA JUGA

Jumat, 21 Januari 2022 13:17

Resmi Jabat Ketua Demokrat Kaltim, Irwan Segera Konsolidasi dan Jaga Soliditas Kader

SAMARINDA - DPP Partai Demokrat menetapkan Irwan sebagai ketua DPD…

Jumat, 21 Januari 2022 13:15

Belum Genap Setahun Memimpin, Sudah Bergelimang Prestasi

SAMARINDA-Pandemi Covid-19 yang masih terjadi tak membuat Pemkot Samarinda tersendat…

Jumat, 21 Januari 2022 13:14

Pro Bebaya Terbukti Tepat Sasaran

  SAMARINDA-Melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya) yang…

Jumat, 21 Januari 2022 13:10

Setelah “Hidupkan” Sungai Mati dan Revitalisasi Drainase, Banjir Kini Cepat Surut

    Andi Harun menegaskan, di bawah kepemimpinannya, akan lebih…

Jumat, 21 Januari 2022 10:19

Pungli PTSL Bergulir Perdana di Meja Hijau, Dalam Waktu Tiga BulanPelaku Kumpulkan Duit Rp 720 Juta

SAMARINDA–Dugaan pungutan liar (pungli) dalam sertifikasi lahan pendaftaran tanah sistematis…

Jumat, 21 Januari 2022 10:17

Vaksin Booster Dibuka Gratis, Syarat Waktu Minimal Enam Bulan setelah Vaksin Kedua

SAMARINDA–Mengacu surat edaran Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda yang terbit Selasa…

Jumat, 21 Januari 2022 10:16

Penyelesaian Masalah Jalan Terpotong-potong, Identifikasi Dulu, Pembebasan Menunggu

Dinas Pertanahan Samarinda mendapat arahan baru dari Wali Kota Samarinda…

Jumat, 21 Januari 2022 10:16

Ungkap Alasan Pembebasan Lahan Mangkrak, Bangunkan Drainase yang Layak

Warga tiga ruas jalan di kawasan Bung Tomo, Jalan Sultan…

Jumat, 21 Januari 2022 10:14

Siswa Diklaim Tertib Protokol Kesehatan

SAMARINDA–Pembelajaran tatap muka di tingkat SMA sudah berlangsung lebih dari…

Jumat, 21 Januari 2022 07:00
Masih Dikendalikan dari Balik Penjara

Dua Kilogram Sabu-Sabu Digagalkan Beredar, Jalur Distribusi Berubah-ubah

Berada di jeruji besi Lapas Narkotika Samarinda, ternyata bukan halangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers