MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 05 Desember 2021 11:57
13 Warga Meninggal Akibat Letusan Gunung Semeru
Rumah warga yang diliputi abu akibat letusan Semeru.

Sebanyak 13 warga dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru yang berlangsung pada Sabtu (4/12) kemarin. Hal ini berdasarkan informasi dari Kepala BNPB Letjen Suhayanto pada Minggu (5/12) pukul 09.20 WIB. Suharyanto kini sedang menuju Lumajang dalam rangka meninjau terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Yang baru teridentifikasi dua orang berasal dari Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (5/12).

Selain itu, sebanyak 41 orang yang mengalami luka-luka, khususnya luka bakar, telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal. Mereka langsung dirujuk menuju RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara.

Sementara itu, lanjut Muhari, warga luka lainnya ditangani pada beberapa fasilitas kesehatan, yaitu 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro, serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal di antaranya terdapat dua orang ibu hamil.

“Tim gabungan juga berhasil melakukan evakuasi warga yang tadi malam dilaporkan Wakil Bupati Lumajang terjebak di kantor pemilik tambang. Saat ini para warga telah ditempatkan di Pos Curah Kobokan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ucap Muhari dilansir Jawapos.com.

 Muhari menyampaikan, mengenai sebaran awas panas guguran juga berdampak pada dua kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo pada Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, serta Dusun Curah Kobokan di Desa Supiturang serta Kecamatan Candipuro pada Dusun Kamarkajang di Desa Sumberwuluh dan Desa Sumbermujur.

Selain itu terdapat delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik, meliputi Kecamatan Ampelgading pada Desa Argoyuwono;
Kecamatan Tirtoyudo pada Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari;
Kecamatan Pagelaran pada Desam Clumprit; Kecamatan Wajak pada Desa Bambang; Kecamatan Kepanjen pada Desa Panggungrejo dan Mojosari;
Kecamatan Dampit pada Kelurahan Dampit; Kecamatan Bantur pada Desa Bantur dan Rejosari; Kecamatan Turen pada Desa Talok.

 “BPBD Kabupaten Lumajang juga melaporkan terdapat 902 warga mengungsi yang tersebar di beberapa titik kecamatan,” ucap Muhari.

Kejadian sebaran awan panas guguran Gunung Semeru juga menyebabkan beberapa rumah warga tertutup material vulkanik, serta jembatan Gladak Perak di Curah Kobokan yang menjadi akses penghubung Lumajang dan Malang terputus. BPBD Kabupaten Lumajang menggunakan alat berat wheel loader untuk membuka akses jalan curah kobokan, serta melakukan pendataan lanjutan terkait kerugian materil lainnya akibat peristiwa ini.

Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), lanjut Muhari, saat ini Gunung Semeru masih dalam status level II atau waspada. Berdasarkan pemantauan kondisi udara melalui radar Accuweather Udara, mencapai tingkat polusi tinggi dan berdampak negatif terhadap kelompok yang masuk dalam kategori rentan, yaitu lansia, ibu hamil, disabilitas serta anak-anak.

“Pantauan secara visual juga menunjukkan awas panas guguran telah berhenti dikarenakan kondisi hujan di sekitar puncak kubah lava Gunung Semeru,” ungkap Muhari.

Oleh karena itu, BPBD terus melakukan koordinasi bersama perangkat desa setempat dan Pos Pengamat Gunung Api (PPGA) terkait pemutakhiran aktivitas Gunung Semeru.

“BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat setempat untuk tidak melakukan aktivitas di Daerah Aliras Sungai (DAS) Mujur di Curah Kobokan dan DAS lainnya maupun beberapa tempat yang dimungkinkan menjadi tempat aliran guguran awan panas,” pungkasnya. (Jawapos)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 13:48

Fakta Baru Insiden Muara Rapak, Truk Dimodifikasi, Supir Gunakan SIM Palsu

BALIKPAPAN-Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menemukan sejumlah fakta baru terkait insiden…

Senin, 24 Januari 2022 10:17

Terkait Ucapan Edy Mulyadi yang Diduga Melecehkan Benua Etam, Warga Kaltim Jangan Terprovokasi

BALIKPAPAN- Pernyataan yang diduga menghina masyarakat Kalimantan ramai di media…

Senin, 24 Januari 2022 09:57

Di Perairan Paser Ada 12 ABK Positif Covid-19, KKP Karantina Kapal dari Filipina

TANA PASER - Sebanyak 12 anak buah kapal (ABK) kewarganegaraan…

Minggu, 23 Januari 2022 11:08

Harus Jadi..!! Meskipun Keroyokan Bangun Flyover Muara Rapak

BALIKPAPAN-Rencana pembangunan fly over atau jalan layang di Muara Rapak,…

Sabtu, 22 Januari 2022 22:40
13 Detik Meluncur, Truk Seruduk Puluhan Kendaraan, Empat Tewas

Flyover Muara Rapak Terganjal di DPRD Kaltim

Kejadian memilukan terus berulang di turunan Muara Rapak. Setelah rencana…

Sabtu, 22 Januari 2022 21:33

KNKT Investigasi Kecelakaan di Balikpapan

BALIKPAPAN-Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), menurunkan tim untuk melakukan investigasi…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:43

Isu IKN, Masih Terbuka Peluang Melengkapi Kekurangan

SAMARINDA – Pemindahan ibu kota negara Jakarta ke ibu kota…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:30

Mulai 22 Januari di Balikpapan Kendaraan Besar Wajib Lewat Tol

MULAI hari ini (22/1), jam operasional kendaraan angkutan alat berat…

Sabtu, 22 Januari 2022 18:41
17 Korban Kecelakaan Truk Tronton Maut di Muara Rapak Masih Dalam Perawatan

Kabar Terkini..!! Sempat Kritis, Begini Kondisi Terakhir Korban Kecelakaan Muara Rapak

BALIKPAPAN-Setelah sempat kritis, kondisi Muh Yamin, pengendara Ayla berwarna merah…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:23

Setelah UU IKN Disahkan dan Ibu Kota Bernama Nusantara, Momen Memperbaiki Infrastruktur Kaltim

Pemindahan ibu kota negara (IKN) di depan mata. Undang-undang sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers