MANAGED BY:
SABTU
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Sabtu, 04 Desember 2021 11:21
Teroris TPNPB Bakar Kamp Pekerja dan Alat Berat
Hari jadi ke 60 yang diklaim oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sebagai hari kemerdekaan bangsa Papua Barat pada 1 Desember, tidak hanya diwarnai dengan pengibaran bendera tapi juga pembakaran.

JAYAPURA-Hari jadi ke 60 yang diklaim oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sebagai hari kemerdekaan bangsa Papua Barat pada 1 Desember, tidak hanya diwarnai dengan pengibaran bendera.

Tetapi ada juga aksi lain yang lebih brutal yakni pembakaran kamp pekerja milik PT. Bangun Kayu Irian dan alat berat di Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat

Aksi ini diklaim dilakukan kelompok TPN PB Kodan VI Sorong Raya. Ini dilakukan sebagai aksi penolakan pembangunan yang dilakukan pemerintah di daerah tersebut.

Aksi pembakaran ini dipimpin oleh Komandan Operasi Kodap VI Sorong Raya, Arnoldus Kocu yang menyampaikan bahwa itu dilakukan sesuai instruksi dari Pengkodap daerah dengan kondisi yang tidak aman maka tidak dilakukan upacara bendera. Alhasil yang dipilih sebagai bentuk perlawanan adalah membakar kamp pekerja milik perusahaan Bangun Kayu Irian.

Arnoldus Kocu menyampaikan dari pembakaran kamp yang dilakukan tercatat ada beberapa bangunan yang ikut diratakan. Pertama bangunan kantor, barak atau base camp, 1 unit excavator. 1 unit doser, 1 unit mobil hardtop dan 1 mesin diesel. “Ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap pembangunan di Sorong Raya. Apapun alasannya kami siap menolak agenda pemerintah untuk melakukan pembangunan,” kata Kocu seperti dalam rilis yang disampaikan Juru Bicara TPN PB, Sebby Sembom, Kamis (2/12).

Kocu membeberkan alasannya melakukan pembakaran karena menganggap perusahaan ini sudah beroperasi sejak lama dari Sungai Kamundan Hulu sampai hilir dan pemilik perusahaan adalah seorang oknum anggota TNI. “Hal ini kami menerima laporan dari PIS TPNPB yang kerja di peruhaan ini dan kami menolak 100 persen bahwa perusahaan ini tak boleh lagi beroperasi,” tegas Kocu.

Dalam aksinya, mereka juga membacakan surat pernyataan sikap yang isinya pertama, memperingati hari bersejarah rakyat bangsa Papua yaitu kemerdekaan republik Papua Barat, kedua menolak segala bentuk pembangunan di tanah Papua dan akan terus melakukan aksi teror jika masih ada pembangunan. Ketiga menolak perusahaan tersebut dan pihaknya menyatakan bahwa TPNPB bukan meminta pemekaran desa, distrik, kabupaten maupun provinsi tetapi meminta hak politik rakyat Papua yakni merdeka. “Itu permintaan kami,” tegasnya. (ade/nat)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Januari 2022 10:59

Bangun Jembatan TNI Diserang Teroris TPNPB-OPM, Satu Prajurit Gugur, Tiga Orang Luka-luka

JAYAPURA-Aksi penyerangan yang dilakukan kelompok TPNPB-OPM terhadap aparat TNI kembali…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:48

Tes Antropometri dan HB Jadi Syarat Nikah

JAKARTA – Genderang perang terhadap stunting sudah ditabuh pemerintah. Tak…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:32

Pemberangkatan Umrah Satu Pintu Hingga Akhir Januari

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan skema pemberangkatan umrah satu…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:11

Hakim yang Ditangkap KPK Itu Pernah Disanksi MA karena Bebaskan Koruptor

ITONG dikenal sebagai hakim yang memiliki rekam jejak kontroversial. Bahkan…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:03

Terima Suap Terkait Perkara PHI, Hakim di Surabaya Ditangkap KPK

SURABAYA – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat…

Jumat, 21 Januari 2022 12:29

Terkait Suap Bupati PPU, KPK Periksa Sekjen DPC Demokrat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal DPC…

Jumat, 21 Januari 2022 12:24

Indikasi Kerugian Sewa Pesawat Capai Rp 3,6 Triliun

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) meningkatkan status penanganan kasus dugaan…

Jumat, 21 Januari 2022 11:20

DPD - Partai Demokrat Kompak Demi PT Nol Persen

JAKARTA - Dorongan penghapusan presidential threshold (PT) semakin kencang disuarakan.…

Jumat, 21 Januari 2022 10:41

Kuota Furoda Jadi Solusi saat Pandemi

SEJUMLAH kalangan optimistis haji tahun ini bisa terlaksana. Meski kuotanya…

Kamis, 20 Januari 2022 08:47

Polri Klaim Hindarkan 1,2 Juta Jiwa dari Narkoba

JAKARTA – Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipid Narkoba) Bareskrim Brigjen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers