MANAGED BY:
SENIN
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 03 Desember 2021 10:22
Dorong Pemerintah Elektrifikasi Kendaraan, Kurangi Emisi Gas, Atasi Efek Rumah Kaca
ilustrasi

BALIKPAPAN – Pengusaha mendorong pemerintah segera melakukan pengendalian emisi dunia. Sebab, dampak yang begitu besar dari efek rumah kaca. Ada peningkatan panas bumi bisa mengakibatkan berbagai bencana. Salah satu cara mengatasinya dengan mengendalikan emisi gas.

Praktisi pemeliharaan kendaraan di Kota Beriman, Andhika Hasan menyebutkan, permasalahan kadar CO2 yang terus meningkat hingga mengakibatkan efek rumah kaca menjadi perhatian dunia. Bahkan saat Presiden RI Joko Widodo pimpin presidensi G-20 di Roma, Italia beberapa waktu lalu.

Poin penting dari pertemuan tersebut, 20 negara terbesar di dunia sepakat mengendalikan kadar CO2. “Kita di Indonesia sangat ketinggalan, jadi kita dipaksa mengejar mengurangi gas buang mulai dari industri hingga transportasi,” ungkapnya.

Menurutnya, tentu ada biaya untuk mengendalikan emisi gas, tapi mau tidak mau pengendalian emisi gas perlu dilakukan karena dampaknya yang besar. Saat terjadi pemanasan global secara terus-menerus membuat ekosistem rusak dan perubahan iklim yang ekstrem.

Maka dia berharap transportasi masa depan bisa mengejar standardisasi di dunia. Dia menambahkan, kini standardisasi di Dinas Perhubungan maupun Dinas Lingkungan Hidup seharusnya sudah standar emisi Euro 4 dan menuju Euro 5. “Tapi, kendaraan kita yang beredar saat ini masih Euro 2,” ucapnya.

Sehingga untuk mengendalikan emisi kendaraan, ini beban bagi pengusaha transportasi untuk mengurangi emisi gas buang dari kendaraan. “Kami berharap kendaraan bisa tetap menjadi alat kendaraan transportasi, tapi gas buangnya membaik dengan perawatan khusus,” imbuhnya.

Jika melihat kondisi saat ini, pekerjaan untuk mengurangi kadar CO2 masih sulit. Meski Kalimantan terkenal sebagai paru-paru dunia karena keberadaan hutan yang luas. Namun kenyataannya, mulai terjadi pengurangan hutan yang tidak dapat dimungkiri. Melihat dari banyaknya daerah di Kalimantan terkena bencana banjir.

“Tapi kontribusi selain hutan, kalau bisa kendaraan di Kaltim sudah ramah lingkungan,” sebutnya. Caranya mendorong unit transportasi ramah lingkungan, terutama elektrifikasi kendaraan. Upaya elektrifikasi kendaraan roda dua dan roda empat harus berjalan perlahan sampai 20 tahun mendatang.

Hingga akhirnya kendaraan dengan bensin dan solar bisa berkurang dan hilang pada 2040. “Jadi elektrifikasi mulai dari sekarang dengan regulasi dan insentif dari pemerintah dan pelaksana. Sepeda motor elektrik bisa menjadi angkutan di masa depan,” tutupnya. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Minggu, 23 Januari 2022 23:22

Tiga Pembeli Pertama Menerima Honda All New BR-V Secara Perdana

SAMARINDA- Sejak diluncurkan pada awal Desember tahun 2021 kemarin, akhirnya…

Sabtu, 22 Januari 2022 12:00

KFC Indonesia Hadirkan Kembali Hot & Cheesy Chicken dalam Golden Combo

BALIKPAPAN – Masih inget ayam krispi Hot & Cheesy KFC…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:32

139 Perusahaan Diperbolehkan Ekspor Batu Bara

JAKARTA – Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian…

Jumat, 21 Januari 2022 12:11

Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Masih Ada Ritel yang Melanggar

Penetapan harga minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per liter…

Jumat, 21 Januari 2022 12:09

Konsumsi Masyarakat Tumbuh 20 Persen

SURVEI Konsumen Bank Indonesia periode Desember 2021 mengindikasikan bahwa keyakinan…

Kamis, 20 Januari 2022 09:09

Insentif PPnBM LCGC Jaga Utilisasi Industri Penunjang

JAKARTA - Pemerintah melanjutkan insentif pajak penjualan atas barang mewah…

Kamis, 20 Januari 2022 09:08

Genjot Produksi, PTPN X Perluas Lahan Tembakau

SURABAYA – Kebutuhan terhadap tembakau terus meningkat. Potensi itu pun…

Kamis, 20 Januari 2022 09:03

Bincang Bareng Director of Operation Platinum Hotel Indonesia; Soegianto

Platinum Hotel Group terus berkembang. Membangun hotel-hotel di daerah bisnis,…

Kamis, 20 Januari 2022 09:01

Pengembangan Jaringan Tunggu Pusat, Penjualan Astra Motor Sudah Pulih

BALIKPAPAN – Meski masih mengalami penurunan, Astra Motor Kaltim tetap…

Kamis, 20 Januari 2022 09:00

Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut

Pemerintah kembali melanjutkan pemberian subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers