MANAGED BY:
SENIN
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Jumat, 03 Desember 2021 10:11
80 Warga Binaan Lulus PKBM Pengayoman
Meski berstatus sebagai tahanan, tak memutus niat mereka kembali mengenyam pendidikan. Total 80 warga binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan telah lulus dari PKBM Pengayoman.

BALIKPAPAN - Meski berstatus sebagai tahanan, tak memutus niat mereka kembali mengenyam pendidikan. Total 80 warga binaan Lapas Kelas IIA Balikpapan telah lulus dari PKBM Pengayoman.

Mereka menjalani proses wisuda pada Rabu (1/11). Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Pujiono Slamet mengatakan, program pendidikan dari PKBM Pengayoman merupakan salah satu cara peningkatan intelektual bagi warga binaan. Terutama agar mereka yang putus sekolah masih bisa meraih ijazah.

Dia menuturkan, total warga binaan di Lapas Kelas IIA Balikpapan sebanyak 1.335 orang. Ada pun 724 orang mengikuti PKBM Pengayoman. "Ada yang ambil paket A, B, dan C," sebutnya. Kali ini, ada 80 orang berhasil lulus. Namun, yang mengikuti wisuda secara simbolis hanya 20 orang untuk mengikuti protokol kesehatan.

Pujiono berharap, meski mereka pelanggar hukum, nantinya saat kembali ke masyarakat sudah memiliki kualitas pendidikan. Setidaknya setara dengan luar. "Hal penting tidak melakukan pelanggaran hukum lagi dan menjadi manusia aktif kreatif untuk bangsa dan negara," ungkapnya.

Ketua PKBM Pengayoman Slamet Riyadi menambahkan, awalnya lapas hanya melakukan pendataan untuk sistem base pemasyarakatan. Namun, dari situ diketahui ragam latar belakang pendidikan terakhir tahanan. "Kita banyak menemukan ternyata ada yang tidak sekolah," ucapnya.

Ada yang tidak sekolah maupun putus sekolah. Sehingga, pihaknya berusaha agar warga binaan tidak sekadar menjalani masa pidana dalam lapas. Namun, mereka mendapat program belajar, hasil dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta stakeholder lainnya.

Pihaknya melaksanakan wisuda secara seremonial dan memberi penghargaan kepada mereka. Walau telah melakukan tindak pidana, tapi melalui proses pendidikan tetap mampu mendapat ijazah. "Semoga nanti saat keluar lapas bisa mendapat pekerjaan," sebutnya.

Menurutnya, sangat sayang jika warga binaan hanya menjalani masa pidana, tapi selama di dalam lapas tidak ada menimba ilmu. "Rugi sekali kalau buang waktu. Itu yang kita tanamkan kepada mereka agar belajar lagi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin mengatakan, pihaknya mengapresiasi PKBM Pengayoman di bawah binaan lapas. Meski dengan segala keterbatasan tetap bisa mengadakan wisuda paket A, B, C dengan sempurna. "Ada prinsip yang dipegang, tidak mudah menyerah dengan kondisi apapun," sebutnya.

PKBM Pengayoman dengan segala keterbatasan mampu menjalin koordinasi dan melibatkan stakeholder lain. Baik dari sekolah maupun perguruan tinggi. Apalagi anak-anak yang lulus meraih nilai sangat baik. "Kita harapkan saat mereka keluar dari tempat ini kembali ke masyarakat bisa berhasil. Melanjutkan pendidikan atau bekerja," harapnya.

Bahkan warga binaan tak hanya meraih pendidikan, mereka juga mendapat life skill atau keterampilan hidup. Sehingga saat terjun ke masyarakat, mereka tidak termarginalkan. Tidak menjadi beban, dan justru berkontribusi. "Mereka bisa berwirausaha, tinggal kerja sama stakeholder untuk menjembatani atau membantu," pungkasnya. (gel/ms/k15)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 15:05

Santunan Cair, Korban Meninggal Kecelakaan Balikpapan Dapat Rp 50 Juta

 PT Jasa Raharja memberikan santunan kepada para korban meninggal dunia…

Senin, 24 Januari 2022 12:16

PPKM Level 2 di Balikpapan, Resepsi Pernikahan Kembali Diperketat

Seiring dengan kenaikan status menjadi PPKM Level 2, Pemerintah Kota…

Minggu, 23 Januari 2022 15:43

Mencegah Terulangnya Tragedi Muara Rapak, Tunggu Flyover, Siapkan Jalur Evakuasi dan Buffer Zone

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1), pagi mendapat…

Sabtu, 22 Januari 2022 22:35
Tragedi Turunan Muara Rapak

Tuding Pemerintah Lalai, PBH Peradi Balikpapan Siapkan Gugatan

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1) pagi, memantik…

Sabtu, 22 Januari 2022 17:14

Dua Orang Meninggal di Balikpapan Diduga Karena Suntik Silikon, Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan 

BALIKPAPAN-Dua orang berinisial RA (25) dan SF (28), harus meregang…

Sabtu, 22 Januari 2022 16:27

Kelanjutan Pembangunan Fly Over Muara Rapak, Ini Kata Gubernur Isran Noor

BALIKPAPAN-Insiden kecelakaan di turunan Muara Rapak, Jum’at (21/1), membuat rencana…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:41

Belum Kantongi Izin Ekspor, Puluhan Ponton Batu Bara Tertahan di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN-Puluhan ponton atau tongkang yang memuat batu bara terpaksa harus…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:40

Meski Balikpapan Naik Status ke PPKM Level 2, PTM 100 Persen Jalan Terus

PTM 100 persen tetap berjalan. Tapi jika ada peserta didik…

Jumat, 21 Januari 2022 20:55

Ketua DPRD Balikpapan Minta Pemkot Larang Truk Besar Lewat Muara Rapak

BALIKPAPAN-Ketua DPRD Kota Balikpapan, ,Abdulloh, meminta pemerintah lebih tegas dalam…

Jumat, 21 Januari 2022 16:33

Wali Kota Balikpapan Bakal Revisi Perwali Jam Operasional Angkutan Alat Berat

BALIKPAPAN-Kecelakaan maut yang menewaskan empat pengendara di traffic light Muara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers