MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Minggu, 28 November 2021 12:47
Pembatasan Nataru Kembali Tekan Dunia Usaha
Pembatasan Nataru bisa menekan dunia usaha, salah satunya perhotelan.

JAKARTA – Rencana penerapan PPKM level 3 pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru) mendapat sambutan pesimistis dari pelaku usaha industri hotel dan restoran. Mereka khawatir aturan tersebut bakal kembali menekan pendapatan. Sebab, momen Nataru menjadi salah satu backbone pemasukan bagi sektor pariwisata.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menilai penerapan PPKM akan berdampak ke berbagai sektor. ”Tingkat keterisian kamar hotel ataupun kunjungan restoran akan turun jika PPKM level 3 dilaksanakan berkepanjangan. Hal ini tentu akan menghambat pemulihan ekonomi yang direncanakan juga oleh pemerintah,” ujarnya.

Hariyadi mencontohkan, Bali sudah kehilangan potensi pemasukan hingga USD 10 miliar akibat pandemi Covid-19. ”Kerugiannya bisa dilihat saja, rata-rata untuk spending di Bali itu USD 1.500, dikali saja dengan jumlah wisatawan mancanegara yang masuk ke sana,” ujar Hariyadi.

Kerugian tersebut, salah satunya, disebabkan jumlah okupansi hotel yang turun drastis. Dia mengklaim jumlah hotel yang beroperasi hanya 15 persen. ”Jadi, 85 persennya memang banyak yang tutup. Restoran juga demikian, banyak yang tutup, ritel juga sempat terganggu,’’ ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan (Astindo) Pauline Suharno ikut menyesalkan keputusan pemerintah yang akan menerapkan kebijakan PPKM level 3 di semua wilayah pada masa libur Nataru. ”Kami baru saja melakukan virtual travel fair di awal November. Responsnya luar biasa. Hanya dengan 18 anggota, kami mendapatkan 29.800 pengunjung dengan volume penjualan mencapai Rp 29 miliar. Lalu, ternyata ada kebijakan PPKM untuk Nataru,” keluh Pauline.

Menyusul pengumuman PPKM saat libur Nataru tersebut, pihaknya juga terpaksa menahan berbagai promosi atau paket yang sedianya akan ditawarkan kepada konsumen sebagai program liburan akhir tahun. ”Kami jadinya nggak berani mempromosikan macam-macam dulu,” tambahnya.

Senada dengan sektor-sektor di atas, sektor ritel yang juga menjadi pendukung pariwisata berpotensi kehilangan momen Nataru. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menyebutkan bahwa rata-rata tingkat kunjungan pada 2021 tidak lebih dari 60 persen. ”Tingkat kunjungan mengalami tren kenaikan sejak pemerintah memberlakukan berbagai pelonggaran,” ujarnya.

Menurut Alphonzus, peningkatan pembatasan masyarakat tidak efektif menurunkan mobilitas. Upaya menekan kasus positif Covid-19 seharusnya dilakukan dengan pemberlakuan protokol kesehatan. ”Berdasar pengalaman selama ini, pembatasan tidak efektif, namun akan kembali memberatkan dunia usaha,” tegasnya. (agf/c7/oni)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 15:03

Diteriaki Curi Mobil, Lansia 80 Tahun Dikeroyok Lalu Tewas

Peristiwa penganiayaan menimpa seorang lansia berinisial HM, 80. Dia tewas…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:40

Dua Pasien Konfirmasi Omicron Meninggal Dunia

JAKARTA-Kementerian Kesehatan mencatat dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia. Kedua…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:59

Bangun Jembatan TNI Diserang Teroris TPNPB-OPM, Satu Prajurit Gugur, Tiga Orang Luka-luka

JAYAPURA-Aksi penyerangan yang dilakukan kelompok TPNPB-OPM terhadap aparat TNI kembali…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:48

Tes Antropometri dan HB Jadi Syarat Nikah

JAKARTA – Genderang perang terhadap stunting sudah ditabuh pemerintah. Tak…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:32

Pemberangkatan Umrah Satu Pintu Hingga Akhir Januari

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan skema pemberangkatan umrah satu…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:11

Hakim yang Ditangkap KPK Itu Pernah Disanksi MA karena Bebaskan Koruptor

ITONG dikenal sebagai hakim yang memiliki rekam jejak kontroversial. Bahkan…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:03

Terima Suap Terkait Perkara PHI, Hakim di Surabaya Ditangkap KPK

SURABAYA – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat…

Jumat, 21 Januari 2022 12:29

Terkait Suap Bupati PPU, KPK Periksa Sekjen DPC Demokrat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal DPC…

Jumat, 21 Januari 2022 12:24

Indikasi Kerugian Sewa Pesawat Capai Rp 3,6 Triliun

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) meningkatkan status penanganan kasus dugaan…

Jumat, 21 Januari 2022 11:20

DPD - Partai Demokrat Kompak Demi PT Nol Persen

JAKARTA - Dorongan penghapusan presidential threshold (PT) semakin kencang disuarakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers