MANAGED BY:
SENIN
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Minggu, 28 November 2021 12:19
Gua Batu Aji Ilas Beukir, Nikmati Cahaya “Laser” Dalam Kegelapan
MASIH TERJAGA: Gua Batu Aji Ilas Be Ukir menjadi salah satu destinasi yang belum banyak dijamah para pencinta alam di Kutai Timur.

Titik destinasi wisata alam Kutai Timur (Kutim) begitu melimpah. Kombinasi bentangan rimba, karst, dan pegunungan membuat Kutim bak kanvas lukis Sang Ilahi.

 

LELA RATU SIMI, Sangatta

SALAH satu destinasi yang tengah menjadi pembicaraan para penikmat wisata alam Kutim saat ini yakni Gua Batu Aji Ilas Beukir. Gaung alami tersebut terletak di kawasan Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon.

Belum banyak yang tahu lokasi tepatnya destinasi ini. Awamnya hanya warga setempat yang mengetahui. Itu pun tidak semua. Selain aksesnya yang jauh, juga medannya yang cukup sulit ditempuh.

Salah satu yang ikonik dari Gua Batu Aji Ilas Beukir ini yakni adanya cahaya bak laser yang jatuh dari langit-langit gua yang menembus permukaan di sisi atas. Dalam waktu tertentu, cahaya berwarna biru itu bisa dinikmati dalam waktu yang cukup lama. Adalah Hadeli yang pernah berkunjung ke gua tersebut. Pria yang merupakan ketua sebuah lembaga pemberdayaan masyarakat itu, menuturkan akses jalan tersebut cukup menantang.

TITIK AWAL: Pintu masuk gua yang luas menjadi permulaan penjelajahan Gua Batu Aji Ilas Be Ukir.

Sebagai permulaan, pengunjung mesti melalui jalan bermedan berat dari Sangatta ke Tepian Langsat selama sekira 2,5 jam. Kemudian, dari desa itu, dilanjutkan dengan menempuh perjalanan menggunakan perahu, menyusuri Sungai Bengalon selama 30 menit. "Pengunjung harus menempuh perjalanan dari Sangatta ke desa melalui jalur darat, setelah itu susur sungai ke wilayah Hambur Batu," jelas ia.

Dia juga menjelaskan keunikan gua, selain memiliki cahaya terang berwarna biru, Batu Aji juga memiliki tubuh gua yang cenderung menjorok dan melebar di dalam. "Luasan mulut guanya sekitar 15-25 meter, tapi semakin ke dalam makin melebar menjadi 50 meter. Kemudian ke dalam gua mencapai 70 meter. Saat ini masih kami kunjungi untuk dipelajari, kalau sudah siap baru buka untuk umum," pungkasnya.

Ya, demi menjaga kealamiannya karena belum dikelola dengan memadai, saat ini Gua Batu Aji memang belum dibuka untuk umum. Karena keterbatasan itulah tidak banyak yang bisa mengakses kawasan tersebut.

Kepala Desa Zeky Hamzah menyebut gua ini merupakan kekayaan dan anugerah. Potensi besar yang ada di desanya itu akan ia gali dan dimanfaatkan termasuk dalam upaya pelestarian. "Kalau tidak dikelola, sayang. Khawatirnya rusak di tangan orang tidak bertanggung jawab," ungkapnya.

MOMEN TERBAIK: Pada waktu tertentu, pengunjung bisa menikmati momen ketika cahaya memasuki gua, membentuk sebuah garis bak tembakan sinar laser berspektrum warna biru.

 

Pemanfaatan itu akan dilakukan dengan mengelola gua melalui badan usaha milik desa (bumdes). Agar dapat membatasi pengunjung yang akan menyambangi Gua Batu Aji. "Ke depan akan kami kelola dengan menyiapkan paket wisata, supaya pengunjung yang datang terarah dan tidak merusak," tandasnya.

Rencananya, mereka akan menyajikan paket wisata untuk pengunjung yang inin beranjangsana ke gua tersebut. Paket wisata itu meliputi transportasi, alat camping serta konsumsi. Namun, pihaknya hanya menerima pengunjung dengan syarat khusus. Seperti tidak mempunyai penyakit berat bawaan, fisik dan adrenalin memadai. Selain itu tidak memiliki fobia tertentu yang berkaitan dengan lokasi gua. Seperti fobia terhadap sungai atau ketinggian. "Tapi ini masih rencana, karena progres saat ini kami masih meneliti dan mengkaji gua," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan jika persiapan wisata ini dapat terbentuk karena kekompakan seluruh tokoh di Tepian Langsat. Bahkan, seluruh anggaran bersumber dari pendapatan asli desa (pades). Ia menargetkan awal 2022 akan dilaksanakan soft opening.

"Alhamdulillah, semua ini karena kekompakan semua tokoh di desa kami. Hingga persiapan desa wisata terus berprogres. Mungkin soft opening wisata Batu Aji akan dilaksanakan pada Januari mendatang," tutur Zeky. (*/la/ndy)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 10:03

Kisruh Korpri Kian Memanas, Buntut Dana Keluar Rp 1,7 M, Muncul Mosi Tak Percaya

Kisruh internal Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Penajam Paser Utara…

Senin, 24 Januari 2022 10:01

Sepuluh Besar Penyakit di RSUD RAPB, Covid-19 Masih Mendominasi

PENAJAM-Corona menjadi penyakit paling banyak di derita warga Penajam Paser…

Senin, 24 Januari 2022 10:00

Kisruh Duit Rp1 M Lebih Milik Korpri PPU yang Dipinjamkan, Harus Ada yang Bertanggung Jawab

KISRUH di tubuh Korpri mendapatkan respons cepat Pelaksana Tugas (Plt)…

Senin, 24 Januari 2022 09:59

Di Paser Vaksin Anak Sudah 22 Persen

SEJAK diluncurkan pada 18 Januari 2021, belum genap seminggu, vaksin…

Senin, 24 Januari 2022 09:55

Antrean BBM di Kutai Timur Terjadi Setiap Hari, SKK Migas Diminta Perhatikan Distribusi BBM

Beberapa ruas jalan di Sangatta, Kutai Timur (Kutim), kerap terjadi…

Senin, 24 Januari 2022 09:55

Pemkab Kutai Timur Kekurangan Tenaga Fungsional

SANGATTA – Pemerintah kabupaten (pemkab) diberi waktu lima tahun untuk meniadakan…

Senin, 24 Januari 2022 09:54

Keluhan Camat Sambaliung setelah Kantornya Diresmikan, Ada Rembesan dan Fasilitas Masih Kurang

  Gedung untuk Kecamatan Sambaliung sudah dibangun dengan menghabiskan anggaran…

Senin, 24 Januari 2022 09:53

TERANCAM PUTUS..!! Jalan ke Gurimbang Ambles 20 Meter

TANJUNG REDEB -  Jalan menuju ke Kampung Gurimbang, Kecamatan Sambaliung…

Senin, 24 Januari 2022 09:51

Atasi Tiket Mahal ke Berau, Pemkab Lobi Maskapai

TANJUNG REDEB – Para pengguna transportasi udara di Kabupaten Berau…

Senin, 24 Januari 2022 09:50

Kadin Kukar Siap Berpartisipasi dalam Pembangunan IKN

Selain Pemkab Kukar, Kamar Dagang Industri (Kadin) Kukar juga menangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers