MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Minggu, 28 November 2021 12:08
Nur Khoma Fatmawati
Menggeluti Fashion karena Cinta
Nur Khoma Fatmawati

Ketika mengenakan seragam putih biru, kemampuannya menggunakan mesin jahit semakin terasah. Keterampilannya menjadi-jadi. Membuatnya gemar menyulap lembaran kain menjadi pakaian. Meski kini profesinya sebagai dokter, dia semakin menekuni usahanya yakni Kinanti Couture.

 

KAIN adalah dunia bagi Nur. Itulah yang diakui saat ditemui di butiknya, daerah Perumahan Bumi Sempaja Samarinda. Dari butiknya itu, berbagai macam pakaian jadi dari wastra daerah seperti sarung samarinda hingga ulap doyo terpajang. Selain itu, lembaran kain hasil eco print juga tersusun apik di salah satu sudut rak. Dengan motif cantik khas dedaunan dan perpaduan warna apik. Begitu pakaian yang sudah jadi dari eco print.

Nur bercerita, jika semuanya bermulai saat dia masih belia. Diakui jika ibunya gemar menjahit. Hal itu tentu mengorek rasa penasaran Nur. Hingga dia mulai mahir ketika ada mata pelajaran terkait ketika di duduk di bangku SMP.

“Zaman dulu itu ada mata pelajaran semacam keterampilan, menjahit itu. Ya akhirnya semakin suka. Autodidak semuanya, enggak ikut kursus. Bahkan ketika sudah mulai terampil, kami sekeluarga enggak pernah beli baju lebaran. Selalu saya yang bikin,” bebernya lalu terkekeh.

Ketika lulus SMA, keinginannya untuk menekuni hobi itu semakin tinggi. “Loh, ibu penginnya saya jadi dokter. Jadi saat itu, selain kedokteran saya ambil jurusan teknik tekstil. Pilihan pertama yang masuk itu (kedokteran) di Universitas Brawijaya,” lanjutnya.

Semenjak kuliah, diakui dia mulai jarang menyentuh mesin jahit. Sibuk dengan studinya. Namun ketika ada waktu senggang, dia mulai mengutak-atik dan menciptakan pakaiannya sendiri.

Sekian tahun berlalu. Di Samarinda, Nur melihat jika tak banyak yang mengenakan pakaian dengan kain daerah, khususnya sarung samarinda. Apalagi di lingkungannya. Dia pun bertekad ingin mengenalkan lebih wastra daerah.

“Akhirnya sekitar 2018 lahirlah Kinanti Couture. Utamanya fashion dengan kain sarung samarinda. Promosinya dengan cara mulai aktif ikut pameran, fashion show. Jadi promosi mulut ke mulut,” jelas perempuan kelahiran 1975 itu.

 

 

ECO PRINT: Merupakan salah satu buah kreativitas yang lahir saat pandemi. Yang kini menjadi salah satu kain dengan nilai jual dan estetika tinggi.

Namanya perlahan dikenal. Apalagi ciri khas kedaerahan yang di bawa lewat berbagai fashion yang dia kenalkan. Hingga kini, dia melihat jika peminat jasa dan produknya kebanyakan mereka yang ingin tampil beda. “Saya lihatnya kayak pengin yang wah gitu misal ada yang request baju,” ujarnya.

“Dari awal, branding awalnya memang terkenal pakaian dari sarung samarinda. Nah, pas pandemi muncul brand baru House of Padma untuk eco print. Salah satu bentuk pengembangan kreativitas selama pandemi lah,” lanjutnya.

Dari hobinya itu, keinginannya tak muluk. Tentu ingin semakin banyak orang mengenal dan mencintai kain nusantara khususnya daerah sendiri. Sama seperti desainer kebanyakan, dia juga ingin hasil karyanya semakin dikenal. (rdm)


BACA JUGA

Kamis, 13 Januari 2022 09:58

5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Membuat Penampilan Tampak Lebih Tua

 Lipstik menjadi salah satu jenis makeup wajib agar seseorang lebih cantik dan…

Selasa, 04 Januari 2022 11:13

Melatih Keterampilan Berpikir Anak dengan Mengajak Menyusun Rencana

Selamat tahun baru, parents! Ah, senangnya bisa ketemu lagi sama…

Selasa, 04 Januari 2022 11:11

Vaginismus, Kesulitan ketika Berhubungan Seksual, Apa Itu...?

Takut, sesak napas, dan terasa sakit saat berhubungan seksual? Bahkan…

Selasa, 04 Januari 2022 11:07

Cantik..!! Bluestone, Ikan Hias Laut yang Berubah Nama Ketika Dewasa

Ikan hias air laut selalu menyimpan pesona keindahan yang menggaet…

Rabu, 29 Desember 2021 11:06

Eksplorasi Buah-buahan, Ini Resep Tropical Dance Steak

Momen tahun baru akan lebih menyenangkan jika didampingi sajian makanan yang…

Selasa, 28 Desember 2021 16:35

Menghayati Pesona Nusa Tenggara Timur, Pukauan “Afrika” dan Nuansa Purba Komodo

CATATAN PERJALANAN Syalma Namira Mahasiswa, Penulis   Nusa Tenggara Timur…

Selasa, 28 Desember 2021 16:29

Menghayati Pesona Nusa Tenggara Timur, Deretan Pulau dengan Pesona yang Identik

CATATAN PERJALANAN: Syalma Namira Mahasiswa, Penulis   Kita tidak akan…

Selasa, 28 Desember 2021 16:21
Putri Pariwisata Kaltim 2021

Tanamkan Rasa Bangga dan Percaya Diri

-----PASANG TIGA FOTO (FOTO SENDIRI, SAAT PROKER, DAN PENYEMATAN MAHKOTA)…

Selasa, 28 Desember 2021 16:17

Duta Wisata Kaltim 2021, Kembangkan Ekonomi Kreatif, Ajak Milenial Semakin Aktif

KEPEDULIAN dan keinginan untuk mengembangkan potensi wisata Samarinda mendorong Abirackshaan…

Selasa, 28 Desember 2021 16:14

Sambut Libur Akhir Tahun, Ikuti Imbauan, Jaga Antusias Wisatawan

Akhir tahun adalah musim liburan. Namun semenjak pandemi, pembatasan pun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers