MANAGED BY:
JUMAT
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Minggu, 28 November 2021 12:01
Di Balikpapan, Masuk Mal Wajib Scan PeduliLindungi

Identifikasi Pengunjung Sudah atau Belum Divaksinasi Covid-19

Mal di Balikpapan. Masuk mal di Balikpapan wajib melakukan scan QR aplikasi PeduliLindungi.

Bagi mereka yang belum menjalani vaksinasi, tentu tidak boleh masuk mal. Anak di bawah usia 11 tahun tak boleh datang sendiri, harus didampingi keluarga yang sudah divaksin.

 

BALIKPAPAN- Mulai Jumat (26/11), masuk mal atau pusat perbelanjaan pengunjung wajib melakukan scan QR code aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi PeduliLindungi akan mengidentifikasi status riwayat kontak atau kasus Covid-19 pengguna, serta status vaksinasinya. Hal ini dilakukan untuk mendukung program penghentian penyebaran Covid-19 yang terus digalakkan oleh pemerintah.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kalimantan Timur (Kaltim) Aris Adriyanto mengatakan, dari semua mal di Kaltim, termasuk Balikpapan sudah menyiapkan QR code-nya masing-masing. “Total sudah 12 mal di Kaltim yang sudah terdaftar di Kementerian Kesehatan. Dari bulan September lalu sudah ada QR code-nya,” ujar Aris, Jumat (26/11).

Ia menyampaikan, mal sudah siap menerapkan scan QR code aplikasi PeduliLindungi di semua akses masuk. Pengelola sudah berapa kali uji coba dan berjalan lancar. “Hal ini memang sudah dibahas pada Agustus lalu. Uji coba awal di Jawa Bali, dan untuk Kaltim belum karena saat itu baru 20 persen vaksinasi,” kata Aris. 

Pria yang juga menjabat sebagai general manager Plaza Balikpapan menyampaikan, untuk Plaza Balikpapan dari 11 pintu masuk, sudah terpasang semua QR code untuk di-scan para pengunjung yang akan masuk.

“Meski sudah pakai QR code vaksin, prokes di setiap pintu masuk tetap akan berjalan, dan tidak boleh dihilangkan. Kebiasaan kita dengan cuci tangan, pakai masker tetap harus dilakukan,” kata Aris.

Praktis bagi mereka yang belum menjalani vaksinasi, tentu tidak boleh masuk mal. Termasuk mereka yang tak menggunakan handphone berbasis Android. Kemudian untuk anak di bawah usia 11 tahun tidak boleh datang sendiri, harus didampingi keluarga.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, pelaksanaan ini sebagai upaya melindungi warga Kota Balikpapan dari pandemi Covid-19. Dengan launching-nya penggunaan aplikasi PeduliLindungi, otomatis menekan warga untuk menjalani vaksinasi, dan membatasi kerumunan.

“Kita mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Ini sekaligus mengingatkan Balikpapan sudah siap, dengan tolok ukurnya 95 persen warga sudah divaksin. Tertinggi di luar Jawa-Bali,” ujar Rahmad.

Ia menambahkan, Pemkot Balikpapan menyambut baik penggunaan aplikasi PeduliLindungi di fasilitas publik. Upaya ini sebagai langkah menuju tatanan kehidupan normal baru.

“Tentunya aplikasi ini berfungsi pertama men-skrining masyarakat dari berbagai aktivitas kegiatan. Seperti keagamaan, perdagangan, transportasi, pariwisata, bekerja di kantor, dan pendidikan di sekolah,” bebernya.

Rahmad kembali mengingatkan kepada warga Balikpapan meski sudah divaksin hingga dosis kedua tetap selalu menerapkan prokes di setiap aktivitas.  “Bagi yang belum mendapat vaksin, segera datang ke lokasi yang sudah disiapkan untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi,” tutupnya. (aji/ms/k16)


BACA JUGA

Jumat, 21 Januari 2022 12:15

Perubahan Pembatasan Aktivitas Masyarakat, Balikpapan Naik PPKM Level 2

Peningkatan status PPKM untuk Kota Balikpapan tidak dapat dihindari akibat…

Jumat, 21 Januari 2022 12:13

2022, Target PAD Rp 850 Miliar, Maksimalkan Pembayaran Pajak Online

BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan telah menetapkan target pendapatan asli daerah (PAD)…

Kamis, 20 Januari 2022 17:45

Bapak yang Perkosa Anak Terancam Hukuman di Atas 7 Tahun

BALIKPAPAN-Kepolisian Resor Kota Balikpapan akhirnya menetapkan HS (38), sebagai tersangka…

Kamis, 20 Januari 2022 14:18
Soal Dugaan Pencabulan Terhadap Santriwati

Soal Pencabulan Anak Didik, Kemenag Kota Balikpapan Belum Pikirkan Pencabutan Izin

BALIKPAPAN-Dugaan pencabulan yang dilakukan oknum tenaga pendidik di sebuah pondok…

Kamis, 20 Januari 2022 10:11

Vaksin Booster Dibuka Gratis, Syarat Waktu Minimal Enam Bulan setelah Vaksin Kedua

SAMARINDA–Mengacu surat edaran Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda yang terbit Selasa…

Kamis, 20 Januari 2022 09:19

Disdikbud Beber Hasil Evaluasi PTM Pekan Pertama, Perketat Prokes, Jemput Harus Tepat Waktu

Disdikbud Balikpapan menilai hingga kemarin PTM di SD dan SMP…

Rabu, 19 Januari 2022 15:48

Korban Diiming-imingi Uang dan Baju Baru, Kerap Cabuli Santriwati di Dalam Mobil

BALIKPAPAN-MS, oknum tenaga pendidik, tersangka kasus pencabulan terhadap santriwati di…

Selasa, 18 Januari 2022 13:05

Diterapkan Juli, Kurikulum Prototipe Lebih Fleksibel

 Kemendikbud menawarkan kurikulum prototipe sebagai opsi metode pelajaran terbaru. Rencananya,…

Selasa, 18 Januari 2022 13:04

Belasan Rumah Terdampak Pembangunan Gedung MAN 2, Warga Diminta Lapor Resmi ke DPRD

Jalan panjang menuntut ganti rugi masih harus ditempuh warga di…

Senin, 17 Januari 2022 08:53

Wali Kota Balikpapan: Jika Tak Ada Klaster, PTM Berlanjut

Pemkot akan mengevaluasi PTM 100 persen. Terutama setelah melihat dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers