MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Minggu, 28 November 2021 10:10
Ferdinand Marcos Jr Negatif Narkoba, Manny Pacquiao Siap Dites
BERSAING: Senator yang juga petinju dunia Manny Pacquiao, siap bersaing dengan Ferdinand Marcos Jr. (OFFICE PHILPPINE SENATOR KOKO P MENTEL/AFP)

FILIPINA–Kandidat calon presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr ingin membersihkan namanya. Politikus yang biasa dipanggil Bongbong itu pada Senin (22/11) melakukan tes narkoba. Hasil tes tersebut diberikan pada tiga lembaga kepolisian. Kepada media lokal Filipina, Bongbong menegaskan hasilnya negatif.

Tindakan Bongbong itu merupakan reaksi atas tuduhan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Beberapa hari lalu, Duterte menyatakan ada kandidat presiden yang memakai narkoba. Duterte tidak menyebut siapa sosok itu, tapi menggunakan panggilan untuk laki-laki.
Duterte memaparkan, orang-orang kaya tahu siapa yang dia maksud. Polisi tidak bisa menangkapnya karena mereka biasanya menggunakan narkoba di kapal pesiar ataupun di dalam pesawat.

Dalam konferensi pers kepada media, Selasa (23/11), Bongbong menegaskan dirinya tidak merasa Duterte telah menuduhnya.
’’Meski begitu, sudah menjadi kewajiban saya sebagai calon pejabat publik untuk meyakinkan rekan-rekan Filipina saya bahwa saya menentang obat-obatan terlarang. Itu sebabnya saya melakukan tes kokain,’’ tegasnya seperti dikutip Channel News Asia.

Bongbong adalah kandidat yang paling berpeluang menggantikan Duterte. Berdasar survei yang digelar Social Weather Stations, dukungan untuk anak mendiang diktator Ferdinand Marcos itu mencapai 47 persen. Disusul Leni Robredo 18 persen dan Francisco Domagoso 13 persen. Petinju Manny Pacquiao duduk di posisi keempat dengan 9 persen, disusul Panfilo Lacson 5 persen.

Lacson dan kandidat wakil presiden yang digandengnya, Vicente Sotto, menjelaskan mereka juga sudah menjalani tes narkoba secara sukarela. Hasilnya negatif.

Pacquiao di lain pihak mengaku pernah menggunakan narkoba, tapi itu dulu. Dia mengaku menggunakannya ketika masih muda dan naif. Saat itu dia menggunakan ganja dan sabu-sabu. Meski demikian, dia mendukung jika tes narkoba diwajibkan.
“Meski saya tidak dalam posisi untuk menghakimi siapa pun dalam masalah ini, saya mau menjalani tes narkoba kapan saja dan di mana saja,’’ tegasnya. (jpg/luc/k8)


BACA JUGA

Rabu, 24 Oktober 2012 08:56

Bimtek bagi Pendata NJOP

<div style="text-align: justify;"> <strong>SAMARINDA </strong>&ndash;…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers