MANAGED BY:
SELASA
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 24 November 2021 09:57
Terdampak Proyek, Pemkot Hibahkan 12 Hektare Lahan
Jembatan Pulau Balang

KEBUTUHAN anggaran pembebasan lahan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang sisi Balikpapan tampaknya bisa diminimalisasi. Itu setelah lahan milik Pemkot Balikpapan yang terdampak pembangunan, akan dihibahkan kepada Pemprov Kaltim. “Kurang lebih 12 hektare. Mekanisme nanti, hibah antara Pemkot Balikpapan dengan Pemprov Kaltim,” kata Jeni Carold Butarbutar, staf Bidang Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim, yang mengurusi kegiatan pembebasan lahan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang, kepada Kaltim Post.

Untuk diketahui, berdasarkan perencanaan sebelumnya, pembangunan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang di sisi Balikpapan membutuhkan lahan seluas 129 hektare. Dengan perkiraan anggaran pembebasan sebesar Rp 318 miliar. Selain lahan milik Pemkot Balikpapan, dari identifikasi sementara, ada pula lahan yang berstatus hak guna usaha (HGU) perusahaan. Akan tetapi, lahan milik masyarakat yang paling banyak berada di dalam kawasan tersebut. “Milik masyarakat yang paling banyak. Kalau, masalah status HGU saya kurang paham,” jelas dia.

Pada tahun depan, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran pembebasan sebesar Rp 10 miliar. Nominal itu sama dengan yang dikucurkan pada 2021. “Untuk awal tahun 2022, belum ada (pembebasan lahan). Karena harus identifikasi dulu,” ungkapnya. Menurut Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR-Pera Kaltim Irhamsyah, anggaran sebesar Rp 10 miliar yang dialokasikan pada 2022, merupakan lanjutan proses pelaksanaan dan pembayaran lahan. “Kita sambil lihat hasil peta bidang yang siap dibayar,” katanya.

Pria yang akrab disapa Iing ini, melanjutkan, berdasarkan identifikasi sementara, trase atau sumbu jalan pendekat itu hampir separuhnya adalah lahan yang berstatus HGU perusahaan dan tanah milik Pemkot Balikpapan. Karena terdapat lahan milik pemerintah, dia meyakini anggaran pembebasan bisa ditekan. “Jadi, nilainya (pembebasan lahannya) bisa saja nanti tidak sebesar itu (Rp 318 miliar). Lalu, kita terus memproses kelengkapan persyaratan secara bertahap. Dengan adanya hibah (dari Pemkot Balikpapan), tentunya luasan yang perlu dibebaskan juga akan berkurang. Dan semoga yang sudah bisa dihibahkan bisa kita kerjakan,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Setkot Balikpapan Syaiful Bahri mengungkapkan, luas lahan milik Pemkot Balikpapan yang berada di Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat adalah 132 hektare. Namun, luas lahan yang masuk proyek jalan pendekat Jembatan Pulau Balang hanya sekitar 12 hektare. “Lahan pemkot yang terkena, kurang lebih 12 hektare. Dan detailnya menunggu pengukuran dan peta bidang,” sebutnya. (kip/riz/k15)

 

 


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 19:37

Tak Terima Digugat Cerai, Pria Ini Sebarkan Video Porno Mantan Istrinya di Twitter 

SAMARINDA - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Samarinda dan Jatanras…

Senin, 06 Desember 2021 11:44

Korban Meninggal jadi 14 Orang, Masih Ada Potensi Guguran dan Aliran Lava

JAKARTA - Jumlah korban meninggal akibat terjangan Awan Panas Guguran…

Senin, 06 Desember 2021 11:21

Pembangunan Bendungan di Kawasan Ibu Kota Negara Baru Capai 30 Persen

Pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Minggu, 05 Desember 2021 16:47

Awal Tahun, Sekolah Tatap Muka Direncanakan Serentak

SAMARINDA-Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMA sederajat direncanakan dilakukan Januari…

Minggu, 05 Desember 2021 16:44

Pemindahan IKN Tak Berdampak Putusan MK

Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja yang dinyatakan inkonstitusional seolah-olah membela…

Minggu, 05 Desember 2021 11:57

13 Warga Meninggal Akibat Letusan Gunung Semeru

Sebanyak 13 warga dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:38

Jembatan Mahakam IV Ditutup Mulai Besok Hingga Sepekan ke Depan

SAMARINDA - Sejak Sabtu 4 Desember 2021 beredar pengumuman terkait…

Sabtu, 04 Desember 2021 11:51
Permintaan Batu Bara yang Tinggi Diprediksi Berlangsung hingga 2022

Ekspor Kaltim Terbesar Kedua di Indonesia

Tingginya permintaan batu bara punya dampak penting bagi Kaltim. Salah…

Jumat, 03 Desember 2021 21:06

Pembelajaran Tatap Muka akan Digelar 100 Persen di Januari 2022

SAMARINDA - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim…

Jumat, 03 Desember 2021 12:00
Tak Ada Dalam Data KSOP, Disinyalir Gunakan Izin Perusahaan Lain

Bongkar Muat Bara Bara di Pelabuhan Ilegal

BALIKPAPAN-Tingginya harga batu bara akhir-akhir ini membuat aktivitas bongkar muat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers