MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 24 November 2021 09:51
Kejar Pertumbuhan 6 Persen di Kuartal IV
OPTIMISME: Sektor perumahan masih tumbuh postif bersama sektor lainnya seperti jasa kesehatan dan pertanian.

JAKARTA – Pemerintah harus bekerja ekstra untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan, untuk mengejar pertumbuhan 4 persen di 2021, ada syarat yang harus dipenuhi. Salah satunya, kuartal IV 2021 harus mencapai 6 persen.

“Kita berupaya menjaga di angka 5,5-6 persen kalau kita mau tumbuh (sepanjang 2021) di angka 4 persen,’’ ujarnya secara virtual, Senin (22/11).

Airlangga optimistis target itu bisa dicapai. Hal itu didasari pada optimisme pemulihan ekonomi yang mulai terlihat. Dia memerinci, berbagai indikator makro ekonomi pada kuartal IV mulai membaik apabila dibandingkan kuartal III. Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia juga kembali berada di level ekspansif yakni mencapai 57,2.

‘’Mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dan merupakan yang tertinggi di ASEAN,’’ imbuhnya.

Neraca Perdagangan Indonesia bulan lalu surplus USD 5,73 miliar. Kondisi itu melanjutkan tren surplus sejak Mei 2020 atau selama 18 bulan berturut-turut. Selain itu, ekspor pada Oktober 2021 mencapai USD 22,03 miliar atau tertinggi sepanjang sejarah.

Airlangga meminta para pelaku usaha dan investor dapat memanfaatkan momentum yang baik ini. Hal itu seiring dengan upaya pemerintah mendorong agar investasi bisa tumbuh, sehingga membawa dampak baik yaitu penciptaan lapangan kerja.

‘’Pemerintah menggenjot industri berbasis ekspor, sehingga kita bisa memperoleh devisa,’’ jelas mantan Menperin itu.

Dia menambahkan, kontributor utama pertumbuhan ekonomi dari sisi demand adalah Konsumsi Rumah Tangga dan PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) dengan kontribusi sebesar 83,54 persen. Sektor-sektor utama yang juga masih tumbuh positif antara lain, jasa kesehatan sebesar 14 persen, infokom 5,51 persen, pertanian 1,31 persen, dan perumahan atau real estate 3,42 persen.

“Demikian pula industri pengolahan yang tumbuh 3,68 persen dibantu program PPnBM DTP (pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah) di sektor otomotif membuat supply chain-nya bergerak. Diperkirakan tahun ini penjualan otomotif bisa kembali ke 850 ribu unit dan ekspornya bisa meningkat mencapai 300 ribu kendaraan,’’ katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menambahkan, sampai kemarin, realisasi klaster insentif dunia usaha telah mencapai 99,4 persen yaitu Rp 62,47 triliun dari pagu Rp 62,83 triliun.

Suahasil menuturkan, kondisi itu mencerminkan bergeraknya aktivitas ekonomi. ‘’Karena ekonominya bergerak, maka ada klaim atas insentif pajak. Kalau tidak ada kegiatan ekonomi atau tidak ada transaksi, maka tidak ada klaim. Tapi kalau klaim bisa sampai 99 persen, ini artinya ada kegiatan ekonomi,’’ tuturnya.

Sampai akhir tahun ini, dia optimistis angka realisasi itu bisa menembus 100 persen. Sejalan dengan itu, realisasi PEN pada klaster kesehatan hingga tanggal 19 November sebesar Rp 135,53 triliun atau 63 persen dari pagu Rp 214,96 triliun. (dee/dio/jpg/dwi/k16)


BACA JUGA

Kamis, 02 Desember 2021 21:02

Daihatsu Ikut Lindungi Penyu

KEBUMEN - Daihatsu concern terhadap pelestarian penyu sebagai hewan langka…

Kamis, 02 Desember 2021 15:05

All New Xenia Kini Hadir dengan Penggerak Depan

SEMARANG - Setelah resmi diluncurkan pada pertengahan November lalu, Daihatsu…

Kamis, 02 Desember 2021 11:21

Penyebaran Covid-19 Melandai, Transportasi Paling Tinggi Sumbang Inflasi Kaltim November 2021

SAMARINDA - Pada November 2021, Kaltim mengalami inflasi yang rendah…

Kamis, 02 Desember 2021 10:34

Waspadai Percepatan Kebijakan Moneter, Butuh Active Income, Bukan Passive Income

BALIKPAPAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan bertekad untuk…

Kamis, 02 Desember 2021 10:32

Usulkan Balikpapan Jadi Destinasi MICE

BALIKPAPAN - Wakil Ketua II Bidang Pemasaran, Promosi dan Destinasi…

Kamis, 02 Desember 2021 10:31

Terbukti Bisa Bertahan, Waktunya Memacu Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif dinilai menjadi salah satu sektor usaha yang bisa…

Kamis, 02 Desember 2021 10:28

PPKM Level 3 Diprediksi Berdampak ke Sektor Wisata, Daerah Menunggu

SAMARINDA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, yang…

Kamis, 02 Desember 2021 09:55

Bulog Paser Agendakan Operasi Pasar

TANA PASER - Persiapan akhir 2021 disambut Perum Bulog Cabang…

Rabu, 01 Desember 2021 16:14

Indeks Pembangunan Manusia di Kaltim Naik Jadi 76,88 

SAMARINDA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia…

Rabu, 01 Desember 2021 10:10

Kinerja Konstruksi Tertahan, Berharap Lelang Proyek Pemda Dipercepat

Kinerja lapangan usaha konstruksi Kaltim pada triwulan I dan II…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers