MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 24 November 2021 09:41
Keliru Simpulkan Video Kekerasan Polisi Prancis

INFORMASI kurang tepat yang berkaitan dengan vaksin masih ditemui di media sosial. Salah satunya, kabar yang menyebut polisi Prancis bertindak represif kepada warga yang masuk mal karena tak menggunakan paspor atau kartu vaksinasi Covid-19.

’’Polisi Prancis memukuli wanita yang mencoba berbelanja di mall tanpa paspor v4ksin,’’ tulis akun Facebook El Shaarawy pada 5 November 2021. Netizen yang tak kroscek bisa jadi mudah terpengaruh. ’’Hanya karena vaksin diperlakukan sperti pelaku kejahatan dan kriminal,’’ bunyi komentar salah satu akun (bit.ly/KarenaVaksin).

Video 1 menit 15 detik itu memperlihatkan petugas memukuli seseorang yang tengah berada di sebuah gedung. Petugas yang memukuli tersebut mengenakan seragam dan body armor lengkap. Bahkan menggunakan helm dan tameng seperti sedang mengamankan demonstrasi.

Saat ditelusuri, video yang identik dengan situasi itu diulas portal Tasnim News 5 September 2021. Situasi itu memperlihatkan polisi anti huru-hara Prancis yang menangkap dua perempuan di tengah protes nasional terkait kebijakan penanganan Covid-19. Ulasan itu menyebutkan, ada ratusan orang yang memaksa masuk ke pusat perbelanjaan Forum des Halles di tengah serangkaian demonstrasi nasional menentang pembatasan dan mandat virus corona.

Gelombang protes tersebut muncul sebagai reaksi atas kebijakan Presiden Emmanuel Macron. Kebijakan itu mewajibkan masyarakat untuk menyertakan sertifikat vaksinasi saat hendak mengunjungi restoran, teater, bioskop, dan pusat perbelanjaan. Anda dapat membacanya di bit.ly/TangkapPesertaAksi.

Situs pencari fakta Politifact menegaskan bahwa perempuan yang ditampilkan dalam video merupakan pengunjuk rasa antivaksin, bukan seorang pembeli. Politifact menyebut, sejak Presiden Emmanuel Macron menetapkan mandat tersebut, gelombang protes terjadi di mana-mana selama berminggu-minggu. Anda dapat membacanya di bit.ly/BukanPengunjungMal. (zam/c7/jun/luc/k16)

 

FAKTA

 

Video pemukulan seorang warga di Prancis bukan karena belanja tanpa membawa kartu vaksinasi. Melainkan, orang itu terlibat dalam aksi protes antivaksin atas kebijakan presiden Prancis.

 


BACA JUGA

Kamis, 02 Desember 2021 09:51

HOAX..!! Bukan Gubernur Anies, melainkan Wali Kota Panaji, India, pada 2016

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi satu di antara sekian…

Rabu, 01 Desember 2021 10:57

Promosi Penurun Berat Badan Comot Foto Sembarangan

Kekeliruan berulang diunggah akun di Facebook untuk mempromosikan produk penurun…

Rabu, 01 Desember 2021 10:56

Sebut Hujan Deras di Mandalika Tak Disiarkan TV

Penggunaan istilah cebong masih saja mewarnai kabar keliru yang beredar…

Minggu, 28 November 2021 12:23

Puisi Karya Fauziatul Husna

FAUZIATUL HUSNA, mulai tertarik dengan dunia menulis mulai sejak SMP,…

Minggu, 28 November 2021 12:22

Perempuan yang Gemar Merias Diri

   ESTY PRATIWI LUBARMAN, lahir di Samarinda, 28 November 1999.…

Rabu, 24 November 2021 09:41

Keliru Simpulkan Video Kekerasan Polisi Prancis

INFORMASI kurang tepat yang berkaitan dengan vaksin masih ditemui di…

Jumat, 19 November 2021 15:46

Kabar Janggal CEO Pfizer Albert Bourla Ditangkap FBI

ALBERT Bourla salah satu pimpinan dari perusahaan farmasi yang sering…

Jumat, 19 November 2021 15:42

Salah Cantumkan Informasi pada Foto Kasus Pembunuhan Berencana

 Ada kabar menyebutkan pengadilan di Amerika Serikat telah mengadili anak…

Kamis, 18 November 2021 09:40

Keliru Simpulkan Video Kekerasan Polisi Prancis

INFORMASI kurang tepat yang berkaitan dengan vaksin masih ditemui di media…

Selasa, 16 November 2021 11:46

Vlog di KTT G20 di Osaka, tapi Dinarasikan di Roma

KONFERENSI Tingkat Tinggi (KTT) G20, rupanya, dimanfaatkan produsen hoax untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers