MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Rabu, 24 November 2021 09:09
Idealnya Nama IKN Mencerminkan Kaltim

Dr Isradi Zainal

Rektor Universitas Balikpapan

 

 

PEMINDAHAN ibu kota negara (IKN) baru yang diusulkan pemerintah ke Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara sejak 2019 itu, desainnya sudah disayembarakan. Lalu pemenangnya sudah ditetapkan dan berdasarkan hasil sayembara diketahui yang berhasil memenangkan lomba adalah Sibarani dengan konsep Nagara Rimba Nusa. Kemudian disingkat dengan “Nagara”.

Istilah “Nagara” bisa juga diperluas menjadi Nagara Rimba Nusa Samudra. Istilah itu oleh penulis sengaja diperluas dengan harapan IKN baru berbasis nagara, rimba, nusa, dan samudra. Bila diterjemahkan bermakna ibu kota berbasis green, forest blue, dan sustainable.

Sebuah konsep yang menggabungkan antara pemenang sayembara dan Forum Dekan Teknik Indonesia (FDTI), Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kaltim, dan Universitas Balikpapan yang berbasis blue city dan blue economy.

Penambahan konsep blue city didasarkan pada posisi IKN yang berada pada Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang sangat strategis dan memiliki potensi sebagai poros maritim dunia.

Berdasarkan lokasi, posisi dan konsep untuk IKN baru, nama IKN yang ideal adalah Sepakunagara, Sepakunegara, Pakunegara, dan Pakunagara. Argumen penggunaan nama “Sepakunagara” bisa didasarkan pada alasan bahwa kata “Sepaku” bisa dianggap singkatan dari “sebagian Paser dan Kutai” atau “sebagian Penajam Paser Utara dan Kutai”. Bisa juga sebagai lokasi inti kawasan IKN.

Sementara istilah “Nagara” bisa diartikan sebagai nagari, rimba, nusa, dan samudra/antara. Sebuah istilah yang merupakan paduan dari konsep pemenang sayembara yang dilengkapi oleh FDTI/PII.

Untuk istilah “Sepakunegara” bisa dianggap sebagai singkatan dari “sebagian Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Selanjutnya untuk istilah “Pakunegara” bisa dianggap sebagai singkatan dari “Penajam Paser Utara (Pa) dan Kutai Kartanegara (Kunegara). Untuk istilah Pakunagara berasal dari dua unsur yaitu Paku (Paser Penajam Utara–Kutai Kartanegara atau Paser-Kutai) dan Nagara (nagari, rimba, nusa, samudra/antara).

Keempat usulan nama IKN baru di atas seperti Sepakunagara, Sepakunegara, Pakunegara, dan Pakunagara bisa dianggap simbol nama dari Kaltim karena merupakan singkatan dari nama daerah atau lokasi IKN baru.

Ada baiknya nama yang diberikan untuk IKN bukan nama yang jauh dari simbolisasi Kaltim sebagai penyumbang wilayah atau lokasi IKN baru. Semoga pemerintah bisa mengambil salah satu nama di atas sebagai simbolisasi Kaltim dan Indonesia. (rom/k16)


BACA JUGA

Kamis, 02 Desember 2021 09:48

Faktor Penyebab Perilaku Koruptif Kepala Desa

 Adi Setyawan ASN pada KPPN Samarinda     Berbagai upaya…

Rabu, 01 Desember 2021 15:46

Standar (Baru) Layanan Informasi Publik

Oleh: Imran Duse (Wakil Ketua Komisi Informasi Kaltim)   Dalam…

Selasa, 30 November 2021 10:50

Tambang Ilegal, Pemda Jangan Lepas Tangan

Dr Isradi Zainal Rektor Universitas Balikpapan    TAMBANG ilegal saat…

Minggu, 28 November 2021 10:09

Rekrutmen Jabatan Publik (2-Habis)

Adam Setiawan Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia…

Minggu, 28 November 2021 10:07

Peran Digital Marketing terhadap Pertumbuhan UMKM di Tengah Pandemi

Lulu Afidah UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Sejak kemunculan Covid- 19 pada…

Rabu, 24 November 2021 10:01

Rekrutmen Jabatan Publik (1)

Adam Setiawan Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia…

Rabu, 24 November 2021 10:00

Kedudukan dan Peran Guru Dalam Pendidikan Islam

Uswandi, Mahasiswa Pascasarjana PAI UMM   Setidaknya ada tiga ayat dalam…

Rabu, 24 November 2021 09:39

Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, Pelegalan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi?

Suwardi Sagama Dosen, Peneliti, dan Konsultan Hukum   PERGURUAN tinggi…

Rabu, 24 November 2021 09:38

Kaltim dan Kutukan Sumber Daya Alam (2-Habis)

Oleh: Bernaulus Saragih PhD Environmental Economist     Empat dekade…

Rabu, 24 November 2021 09:29

Kaltim dan Kutukan Sumber Daya Alam (1)

Oleh: Bernaulus Saragih  PhD Environmental Economist      Dalam Sidang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers