MANAGED BY:
SELASA
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 20 November 2021 13:13
Bongkar 69 Kasus Mafia Tanah, Polri Didesak Bongkar hingga Aktor Intelektual

JAKARTA – Korps Bhayangkara benar-benar ingin membersihkan mafia tanah. Dalam kurun hampir sebelas bulan, terungkap 69 kasus mafia tanah. Sebanyak 61 oknum telah menjadi tersangka.

Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, lima kasus mafia tanah di antaranya masuk tahap penyelidikan. Lalu, 35 kasus dalam tahap penyidikan dan 14 kasus di tahap pertama. ”Sebanyak 15 kasus telah masuk tahap kedua, dilimpahkan barang bukti dan tersangkanya ke kejaksaan,” paparnya.

Di antara 61 tersangka mafia tanah, 7 orang telah ditahan, 23 orang tidak ditahan, dan 29 orang telah dilimpahkan ke kejaksaan. ”Lalu, ada dua orang yang masuk daftar pencarian orang,” ujarnya.

Semua itu menunjukkan keseriusan Polri dalam memberantas mafia tanah. Apalagi setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajaran kepolisian untuk tidak ragu mengusut tuntas para pelaku yang meresahkan publik tersebut. ”Polri tindak tegas mafia tanah,” tuturnya.

Terpisah, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia Boyamin Saiman mengapresiasi langkah Polri. Langkah itu harus terus dilakukan untuk melindungi masyarakat menjadi korban mafia tanah. ”Jangan berhenti,” katanya. Meski mengapresiasi, Boyamin juga berharap pemberantasan mafia tanah dilakukan sampai ke aktor intelektual. Apalagi, banyak pihak yang yakin bahwa mafia tanah tidak mungkin bekerja tanpa bantuan oknum tertentu. ”Jadi, jangan hanya mafia swastanya, tapi juga melihat kemungkinan pejabat negara terlibat mafia tanah,” ungkapnya.

 

Kasus Ahmad Zain Tak Terkait MUI

Terpisah, isu penangkapan Ahmad Zain An Najah oleh Densus 88 memantik reaksi sejumlah pihak. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi memastikan penangkapan pengurus Komisi Fatwa MUI itu tidak berkaitan dengan kelembagaan organisasi.

Zainut menjelaskan, keterlibatan Ahmad Zain dalam dugaan tindak terorisme menjadi tanggung jawab pribadi. Karena itu, dia mendukung sepenuhnya penanganan kasus tersebut. ”Dan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” ujarnya kemarin (19/11).

Penangkapan Ahmad Zain menyadarkan banyak pihak bahwa jaringan terorisme sudah menyusup ke berbagai kalangan dan kelompok. Tidak terkecuali MUI. Namun, tuntutan sekelompok pihak yang ingin membubarkan MUI terlalu berlebihan. ”Ibarat di rumah ada tikusnya, masak rumahnya mau dibakar,” tandas Zainut. (idr/tyo/c14/bay)


BACA JUGA

Selasa, 07 Desember 2021 11:21

Rumjab Bupati PPU Selesai 100 Persen, BPK Tak Masalah

KEPALA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU Edy…

Selasa, 07 Desember 2021 11:19

Proyek Rumjab Bupati PPU Masuk KPK

Pembangunan rumah jabatan (rumjab) bupati Penajam Paser Utara (PPU) di…

Senin, 06 Desember 2021 19:37

Tak Terima Digugat Cerai, Pria Ini Sebarkan Video Porno Mantan Istrinya di Twitter 

SAMARINDA - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Samarinda dan Jatanras…

Senin, 06 Desember 2021 11:44

Korban Meninggal jadi 14 Orang, Masih Ada Potensi Guguran dan Aliran Lava

JAKARTA - Jumlah korban meninggal akibat terjangan Awan Panas Guguran…

Senin, 06 Desember 2021 11:21

Pembangunan Bendungan di Kawasan Ibu Kota Negara Baru Capai 30 Persen

Pembangunan bendungan di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Minggu, 05 Desember 2021 16:47

Awal Tahun, Sekolah Tatap Muka Direncanakan Serentak

SAMARINDA-Pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SMA sederajat direncanakan dilakukan Januari…

Minggu, 05 Desember 2021 16:44

Pemindahan IKN Tak Berdampak Putusan MK

Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja yang dinyatakan inkonstitusional seolah-olah membela…

Minggu, 05 Desember 2021 11:57

13 Warga Meninggal Akibat Letusan Gunung Semeru

Sebanyak 13 warga dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru…

Sabtu, 04 Desember 2021 20:38

Jembatan Mahakam IV Ditutup Mulai Besok Hingga Sepekan ke Depan

SAMARINDA - Sejak Sabtu 4 Desember 2021 beredar pengumuman terkait…

Sabtu, 04 Desember 2021 11:51
Permintaan Batu Bara yang Tinggi Diprediksi Berlangsung hingga 2022

Ekspor Kaltim Terbesar Kedua di Indonesia

Tingginya permintaan batu bara punya dampak penting bagi Kaltim. Salah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers