MANAGED BY:
RABU
01 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 19 November 2021 17:30
Konsumsi Tinggi Tak Mampu Kerek Ekonomi

Kaltim yang Masih Bergantung Sektor Pertambangan

SAMARINDA–Konsumsi masyarakat pada akhir tahun diprediksikan tumbuh lebih tinggi, seiring momen hari besar keagamaan nasional (HBKN). Namun, pertumbuhan konsumsi tidak akan mampu mengerek pertumbuhan ekonomi Benua Etam. Sebab, pertumbuhan konsumsi belum bisa mengimbangi penurunan tren kinerja pertambangan pada akhir tahun.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Tutuk SH Cahyono mengatakan, akhir tahun konsumsi masyarakat pasti lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal itu berasal dari peningkatan konsumsi pemerintah yang melakukan percepatan realisasi anggaran, dan konsumsi rumah tangga juga tumbuh positif seiring dengan masuknya periode liburan akhir tahun. Sehingga konsumsi dan mobilitas akan lebih tinggi.

“Pada triwulan terakhir konsumsi masyarakat akan tumbuh lebih tinggi, seiring melonggarnya kasus Covid-19. Namun belum bisa mengimbangi turunnya kinerja pertambangan. Seperti yang kita ketahui bersama, pertambangan masih memiliki kontribusi sangat besar terhadap ekonomi Kaltim,” jelasnya, Kamis (18/11).

Dia mengatakan, konsumsi masyarakat relatif kecil kontribusinya terhadap struktur ekonomi Benua Etam. Sebab, struktur yang paling besar berasal dari ekspor batu bara dan kinerja industri pengolahan. Pada akhir tahun, kinerja pertambangan diprediksikan akan sedikit menurun dibandingkan triwulan sebelumnya.

Saat ini, puncak tingginya perekonomian Kaltim dianggap sudah lewat. Pada triwulan III ekonomi berhasil tumbuh 4,51 persen (yoy). Sayangnya pertumbuhan itu lebih rendah dibandingkan triwulan II yang mencapai 5,76 persen (yoy). “Sehingga pada akhir tahun diprediksikan ekonomi masih akan tumbuh positif. Namun akan lebih rendah dibandingkan triwulan III,” ungkap Tutuk.

Menurut dia, itu sudah sesuai dengan prediksi awal, bahwa pada triwulan III dan IV ekonomi akan tumbuh lebih rendah. Puncak tingginya ekonomi Kaltim terjadi pada Triwulan II 2021. Triwulan II menjadi puncak pertumbuhan ekonomi, karena tingginya permintaan komoditas utama Kaltim di negara tujuan.

Lalu adanya hari besar keagamaan pada periode itu. Pada triwulan ketiga, sudah tidak ada hari besar bagi negara pengimpor batu bara Kaltim, diimbangi dengan penggunaan minyak dan gas yang menurun.

Harga batu bara pada triwulan IV memang masih sangat tinggi. Tapi volumenya tidak bisa terlalu tinggi. Masih banyak kendala lain di sektor batu bara, salah satunya pengadaan alat berat. Sehingga ada beberapa persoalan yang membuat pertambangan batu bara, tidak bisa secepat itu menaikkan kinerja emas hitam.

“Produksi kita tidak bisa mengikuti tingginya harga batu bara. Akibat masih ada beberapa kendala tadi. Selain itu juga terbatas kuota yang diatur pemerintah,” tuturnya.

Sehingga perekonomian pada triwulan IV akan tumbuh lebih rendah. Meski pada triwulan terakhir konsumsi masyarakat tumbuh lebih tinggi. Seiring melonggarnya kasus Covid-19 dan tingginya mobilitas masyarakat.

“Penurunan aktivitas pertambangan pada akhir tahun akan sangat memengaruhi pertumbuhan ekonomi Kaltim, walaupun konsumsi masyarakat sedang tinggi,” terangnya. (ctr/rom/k8)

 


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 11:48

Stabilkan Harga, Gelontor 11 Juta Liter Minyak Goreng Murah

JAKARTA–Harga minyak goreng diprediksi terus naik sampai awal 2022. Kenaikan…

Minggu, 28 November 2021 11:47

Potensi Ekonomi Menjanjikan, Kementan Cetak 2,5 Juta Petani Milenial

BALIKPAPAN–Pemerintah terus mendorong bertumbuhnya generasi muda atau milenial di bidang…

Sabtu, 27 November 2021 18:47

Grandprize 2 Unit Mobil, Ramaikan Undian Simpedes BRI Samarinda

SAMARINDA-  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Samarinda kembali…

Jumat, 26 November 2021 09:18

Unit Layanan PLTG Sambera Adakan Borescope Pada Mesin Pembangkit 

SAMARINDA- Listrik merupakan kebutuhan yang penting bagi masyarakat, karena hampir…

Rabu, 24 November 2021 09:51

Kejar Pertumbuhan 6 Persen di Kuartal IV

JAKARTA – Pemerintah harus bekerja ekstra untuk mencapai target pertumbuhan…

Sabtu, 20 November 2021 12:15
Aneka Hayati Terjaga, Sawit Bukan Penyebab Utama Deforestasi Hutan

Sertifikat ISPO Jawaban Kampanye Negatif Kelapa Sawit

Kelapa sawit tidak menjadi penyebab utama rusaknya hutan. Justru dibandingkan…

Sabtu, 20 November 2021 12:14

Isu Kenaikan Level PPKM Bikin Vendor Pernikahan Waswas

VENDOR-vendor pernikahan kembali menggeliat. Permintaan jasa pernikahan sudah masuk sejak…

Sabtu, 20 November 2021 12:12

Pengusaha Jangan Rugikan Pekerja

SAMARINDA–Pemprov Kaltim menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar…

Sabtu, 20 November 2021 11:31

Daya Beli Menurun Akibat Pandemi, Swasta Didorong untuk Berkontribusi Keterjangkauan Biaya Internet

JAKARTA-Dampak pandemi masih terus terasa hingga kuartal terakhir tahun 2020…

Jumat, 19 November 2021 17:52

Pasokan Batu Bara Dalam Negeri Terbatas

JAKARTA – Harga batu bara dunia melambung tinggi membawa dampak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers