MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 16 November 2021 09:38
Penonton Banyak di Bukit dan Masalah Lalu Lintas, Polisi Evaluasi Pengamanan WSBK
Pohon-pohon tinggi di sekitar sirkuit ditebang.

MATARAM- Polda NTB mengevaluasi pengamanan World Superbike (WSBK) yang akan berlangsung 19-21 mendatang. Evaluasi dilakukan berdasarkan pengalaman dari perhelatan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), akhir pekan lalu. Yang menjadi sorotan persoalan arus lalu lintas dan penonton yang ramai di wilayah perbukitan.

Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, evaluasi dilakukan agar tidak memengaruhi kelancaran WSBK nanti. ”Memang ada kemacetan. Tim pengurai kemacetan bisa mengatasinya,” kata Iqbal, kemarin (15/11).

Kemacetan terjadi di kawasan Bundaran Sunggung, Kuta, Lombok Tengah (Loteng). Itu terjadi saat kedatangan maupun kepulangan. Kemacetan memang hanya berlangsung beberapa menit. Tapi itu tetap dievaluasi, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemacetan saat perhelatan WSBK.

Menurut kapolda, ramainya penonton menjadi bukti event balap motor kelas dunia itu sangat diminati penonton. Ditambah lagi saat pelaksanaan IATC diberlakukan gratis. Sehingga masyarakat berduyun-duyun datang menonton. Bahkan sampai ada yang naik pohon. ”Tetapi, besok (event WSBK) masyarakat tidak bisa menonton tanpa mengantongi tiket,” ujarnya.

Saat pengamanan IATC itu juga belum diberlakukan adanya rekayasa lalu lintas. Penggunaan shuttel bus pun belum diberlakukan. ”Kalau sudah ada shuttel bus pelaksanaan rekayasa lalu lintas memungkin bisa terkendali,” jelasnya. Terkait adanya beberapa titik di wilayah perbukitan yang dijadikan tempat penonton, nantinya akan didirikan pos pengamanan. Akan dijaga personel dari Brimob dan satker lainnya. ”Sudah ada pos-nya nanti di wilayah perbukitan itu,” jelas jenderal bintang dua itu.

Berkaca dari pelaksanaan IATC banyaknya warga menonton dari perbukitan maupun memanfaatkan pohon dan truk dari luar sirkuit itu bagian dari antusiasme warga. ”Itu euforia masyarakat. Tidak perlu dibesar-besarkan,” ujarnya.

Polisi tetap memberikan imbauan larangan. Tetapi larangan itu tidak bisa melakukan penegakan hukum. ”Larangan itu diberitahukan demi keselamatan mereka,” katanya. Beberapa lokasi bukit dan lainnya itu merupakan area publik. Tidak bisa disalahkan juga. Tetapi, nanti bakal ada tim pengamanan yang akan berjaga di areal tersebut. ”Yang penting jangan ada gangguan keamanan. Jangan ada pelanggaran protokol kesehatan, tetap menjaga keselamatan,” kata mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu. (arl/r1)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 15:03

Diteriaki Curi Mobil, Lansia 80 Tahun Dikeroyok Lalu Tewas

Peristiwa penganiayaan menimpa seorang lansia berinisial HM, 80. Dia tewas…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:40

Dua Pasien Konfirmasi Omicron Meninggal Dunia

JAKARTA-Kementerian Kesehatan mencatat dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia. Kedua…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:59

Bangun Jembatan TNI Diserang Teroris TPNPB-OPM, Satu Prajurit Gugur, Tiga Orang Luka-luka

JAYAPURA-Aksi penyerangan yang dilakukan kelompok TPNPB-OPM terhadap aparat TNI kembali…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:48

Tes Antropometri dan HB Jadi Syarat Nikah

JAKARTA – Genderang perang terhadap stunting sudah ditabuh pemerintah. Tak…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:32

Pemberangkatan Umrah Satu Pintu Hingga Akhir Januari

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan skema pemberangkatan umrah satu…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:11

Hakim yang Ditangkap KPK Itu Pernah Disanksi MA karena Bebaskan Koruptor

ITONG dikenal sebagai hakim yang memiliki rekam jejak kontroversial. Bahkan…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:03

Terima Suap Terkait Perkara PHI, Hakim di Surabaya Ditangkap KPK

SURABAYA – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat…

Jumat, 21 Januari 2022 12:29

Terkait Suap Bupati PPU, KPK Periksa Sekjen DPC Demokrat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal DPC…

Jumat, 21 Januari 2022 12:24

Indikasi Kerugian Sewa Pesawat Capai Rp 3,6 Triliun

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) meningkatkan status penanganan kasus dugaan…

Jumat, 21 Januari 2022 11:20

DPD - Partai Demokrat Kompak Demi PT Nol Persen

JAKARTA - Dorongan penghapusan presidential threshold (PT) semakin kencang disuarakan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers