MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 15 November 2021 10:20
Pemkab Gandeng USAID Kelola Lingkungan
LINGKUNGAN: Asisten I Dodit Agus Riyono saat menghadiri rapat validasi dan usulan program kegiatan USAID SEGAR di Bappelitbangda, Kamis (11/11). JODY KRISTIANTO/KP

UJOH BILANG – Sejumlah perwakilan bidang di beberapa OPD Pemkab Mahulu mengikuti rapat verifikasi dan validasi usulan kegiatan pada proyek United States Agency for International Development Sustainable Environmental Governance Across Regions (USAID SEGAR). Agenda tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Bappelitbangda, Kamis (11/11).

Acara tersebut turut dihadiri Asisten I Ir H Dodit Agus Riyono dan Site Manager USAID SEGAR Kaltim Yuyun Kurniawan. Asisten I Sekkab Mahulu Ir H Dodit Agus Riyono mengatakan, sejatinya USAID SEGAR hadir untuk mendukung berbagai kegiatan yang berbasis kelestarian lingkungan.

Pasalnya, konsep pembangunan di Mahulu salah satunya berdasar kepada kelestarian lingkungan. Dengan demikian, banyak yang bisa ditautkan dalam program USAID SEGAR ke depan.

“Jadi dengan adanya kegiatan penting ini, ada banyak program kita yang tertambat karena anggaran. Jadi, dengan adanya ini bisa kita dorong dalam usulan untuk di-support oleh USAID SEGAR,” sebut Dodit.

SEGAR merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh Kementerian PPN atau Bappenas RI dengan USAID. USAID akan memajukan tujuan pembangunan dalam menyeimbangkan konservasi keanekaragaman hayati dan pemanfaatan lahan berkelanjutan dengan pembangunan ekonomi dan mata pencaharian yang inklusif.

“Yang jelas, ini merupakan potensi yang bisa dimanfaatkan untuk optimalisasi pembangunan di Mahulu, khususnya untuk mendukung pembangunan yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan,” tutur Dodit.

Dirinya menerangkan, ada banyak program Mahulu yang bisa masuk dalam kegiatan USAID. Namun, saat ini masih tahap diidentifikasi dan diinventarisasi kegiatan apa saja yang akan dimasukkan.

“Sebab itu, kita meminta OPD terkait dengan kegiatan ini untuk memulai menginventarisir kegiatan, berupa judul dan maksud tujuannya apa. Setelah itu nanti kita usulkan ke USAID, untuk mereka analisa,” paparnya.

Beberapa OPD yang terkait dengan pengelolaan lingkungan adalah, Dinas LH, Pariwisata, Bappeda, Dinas Pertanian, DPMK, Dinas Perizinan serta Dinas PU.

Sementara itu, batas akhir pengumpulan kegiatan belum bisa dipastikan. Namun, dirinya berharap OPD terkait bisa segera menyusun program kegiatan, agar bisa sejalan dengan jadwal mulai kegiatan USAID yang rencananya start pada tahun depan.

“Semoga bulan ini sudah selesai diinventarisir supaya bisa segera dianalisa mereka, jadi tahun 2022 sudah bisa start. Tentunya nanti tetap dikolaborasikan dengan program prioritas pak bupati, salah satunya di bidang ekonomi,” tutup Dodit. (*/sya/kri/k16)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2012 13:08

Yusril vs Pemkot Samarinda

<div> <div> <strong>SAMARINDA &ndash; </strong>Mantan Menteri Hukum dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers