MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 11 November 2021 16:26
IKN Harus Selaras dengan Kawasan Sekitar
PERLU DUKUNGAN: Akses darat antara kabupaten/kota di Kaltim masih menjadi pekerjaan rumah. Perlu dukungan pusat.

Ketimpangan antara kawasan ibu kota negara dengan wilayah sekitarnya tak boleh terjadi. Pembangunan mesti tetap seimbang.

 

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menekankan beberapa hal terkait pembangunan ibu kota negara (IKN) di Bumi Etam. Dia menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak boleh mengabaikan Kaltim secara keseluruhan. Meskipun, nantinya Kaltim dan IKN adalah dua wilayah yang berbeda.

Selama ini update terkait pembangunan IKN itu berasal dari pusat. Sebab itu, posisi Pemprov Kaltim masih tak aktif dalam pembangunan.

"Pembangunan istana itu saja update terakhir, detailnya kan bukan urusan kita. Urusan pusat. Tapi kami tetap memantau, pembangunan IKN harus tetap seimbang, selaras, dan terpadu dengan daerah sekitarnya," jelas Hadi.

Alasannya tentu saja agar tidak ada ketimpangan yang bikin malu IKN. Jangan sampai IKN dibangun dengan segala kecanggihan dan konsep serba hijau. Namun, tetangganya yaitu Kaltim, masih dilanda masalah dan tertinggal pembangunannya. Sebab itu, pembangunan akses di Kaltim seperti tol Samarinda-Bontang dan akses ke daerah lain juga harus didukung pemerintah pusat.

Apalagi akses darat antara kota/kabupaten di Kaltim masih menjadi pekerjaan rumah. Sebab, akses yang tak mulus dan masih banyak berlubang. Sejumlah masalah kebutuhan dasar memang saat ini masih menghantui. Mulai dari akses jalan, juga masalah air.

Nah masalahnya, diakuinya saat ini memang salah satu problem di untuk kawasan Sepaku dan sekitarnya yang menjadi lokasi inti IKN adalah air baku. Kawasan ini kesusahan air baku karena sumber airnya terasa payau. Di sisi lain, pusat sempat memberikan wacana bahwa air baku bisa diambil dari kolam tambang.

"Terserah mereka, itu sangat memungkinkan. Curah hujan di Kaltim tinggi. Air bekas lubang tambang bisa ditampung. Tapi jangka pendek, ya, jangka panjang susah. Harusnya Bappenas juga meng-cover warga yang kesulitan air baku. Kalau Kaltim sulit pakai air tanah karena jauh bornya. Perlu biaya besar," jelas Hadi.

Sebab itu, opsi membangun bendungan seperti yang sebelumnya sudah direncanakan, itu juga didorong. Selain menjadi sumber air untuk pangan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat di IKN nanti, air tersebut juga akan dialirkan untuk kebutuhan irigasi pertanian di sekitar IKN. Hal ini pun akan selaras dengan rencana pembangunan Kaltim yang salah satu fokusnya adalah distribusi jaringan air. (nyc/dwi)


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 13:48

Fakta Baru Insiden Muara Rapak, Truk Dimodifikasi, Supir Gunakan SIM Palsu

BALIKPAPAN-Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menemukan sejumlah fakta baru terkait insiden…

Senin, 24 Januari 2022 10:17

Terkait Ucapan Edy Mulyadi yang Diduga Melecehkan Benua Etam, Warga Kaltim Jangan Terprovokasi

BALIKPAPAN- Pernyataan yang diduga menghina masyarakat Kalimantan ramai di media…

Senin, 24 Januari 2022 09:57

Di Perairan Paser Ada 12 ABK Positif Covid-19, KKP Karantina Kapal dari Filipina

TANA PASER - Sebanyak 12 anak buah kapal (ABK) kewarganegaraan…

Minggu, 23 Januari 2022 11:08

Harus Jadi..!! Meskipun Keroyokan Bangun Flyover Muara Rapak

BALIKPAPAN-Rencana pembangunan fly over atau jalan layang di Muara Rapak,…

Sabtu, 22 Januari 2022 22:40
13 Detik Meluncur, Truk Seruduk Puluhan Kendaraan, Empat Tewas

Flyover Muara Rapak Terganjal di DPRD Kaltim

Kejadian memilukan terus berulang di turunan Muara Rapak. Setelah rencana…

Sabtu, 22 Januari 2022 21:33

KNKT Investigasi Kecelakaan di Balikpapan

BALIKPAPAN-Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), menurunkan tim untuk melakukan investigasi…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:43

Isu IKN, Masih Terbuka Peluang Melengkapi Kekurangan

SAMARINDA – Pemindahan ibu kota negara Jakarta ke ibu kota…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:30

Mulai 22 Januari di Balikpapan Kendaraan Besar Wajib Lewat Tol

MULAI hari ini (22/1), jam operasional kendaraan angkutan alat berat…

Sabtu, 22 Januari 2022 18:41
17 Korban Kecelakaan Truk Tronton Maut di Muara Rapak Masih Dalam Perawatan

Kabar Terkini..!! Sempat Kritis, Begini Kondisi Terakhir Korban Kecelakaan Muara Rapak

BALIKPAPAN-Setelah sempat kritis, kondisi Muh Yamin, pengendara Ayla berwarna merah…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:23

Setelah UU IKN Disahkan dan Ibu Kota Bernama Nusantara, Momen Memperbaiki Infrastruktur Kaltim

Pemindahan ibu kota negara (IKN) di depan mata. Undang-undang sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers