MANAGED BY:
SELASA
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 09 November 2021 11:28
Ada Empat Potensi Bencana di IKN

BMKG Tak Bisa Menjamin 100 Persen

POTENSI BANJIR: Di PPU potensi banjir tidak hanya di wilayah IKN Sepaku. Baru-baru ini banjir juga menimpa Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, PPU, seperti dijepret media ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengidentifikasi empat potensi bencana di wilayah ibu kota negara (IKN) baru. Namun, skalanya dinilai kecil.

PENAJAM - Empat bencana alam berpotensi terjadi di wilayah IKN baru di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) meliputi tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), puting beliung, dan banjir. “Meskipun skalanya kecil,” kata Plh Kepala BPBD PPU Marjani dalam sebuah wawancara untuk konten media sosial kemarin. Marjani menguraikan, bencana alam banjir di Sepaku selama ini akibat curah hujan tinggi.

Pada saat bersamaan, air laut pasang, sehingga berpengaruh pada tingkat permukaan air (TMA) dan meluap mengikuti alur sungai dan naik ke permukiman warga.

Sementara berdasarkan kajian inaRISK menunjukkan PPU memiliki potensi bahaya banjir dengan tingkat sedang sampai tinggi. Ini berdampak pada empat kecamatan. Yaitu, Kecamatan Babulu, Waru, Penajam, dan Sepaku.

“Untuk puting beliung, kecil. Potensi bencana longsor juga kecil akibat membangun di tepi tebing,” ujarnya.

Bencana longsor sesuai catatan Kaltim Post, pernah terjadi di RT 6 dan RT 7 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, PPU, pada 11 April 2018 yang mengakibatkan 25 bangunan rumah warga rusak parah akibat ambruk.

BPBD PPU mendapatkan bantuan keuangan pemerintah pusat melalui Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) Rp 18 miliar lebih. Dana tersebut merupakan bantuan membangun kembali rumah warga yang terkena musibah longsor.

Jumlahnya 51 rumah tipe 36, ditambah bangunan pendidikan anak usia dini (PAUD), musala, sarana air bersih dua water treatment plant (WTP), drainase, siring, jalan lingkungan dengan rigid beton dan penerangan jalan umum (PJU) 60 unit.

Namun, sampai saat ini, kata Marjani, progres pembangunannya baru selesai 15 persen. Sementara kontraktor menandatangani kontrak pekerjaan dimulai April 2021 dan rampung September 2021.

Ia mengatakan, sangat mungkin kontraktor terkena sanksi penalti, dan anggaran yang tidak habis dipakai untuk pembangunan bantuan korban longsor dikembalikan kepada pemerintah pusat. 

Sejauh ini pembangunan rumah baru rampung lima unit dari 51 unit yang ditargetkan. “Kalau nanti pembangunan dilanjutkan, biaya selanjutnya ditanggung pemerintah daerah,” katanya.

Terhadap keterlambatan itu, kontraktor memberi alasan akibat kendala cuaca dan akses jalan masuk untuk pengangkutan material, sehingga kontraktor perlu membangun jalan baru.

Terkait potensi bencana di wilayah IKN, ucap Marjani, khusus karhutla sesuai data survei BPBN masuk kategori sedang. Untuk potensi bencana-bencana ini tugas BPBD PPU mencakup dua hal.

Pertama, penanganan kategori bencana alam, dan kedua, berkaitan non-bencana alam seperti Covid-19 hanya koordinasi dengan tim teknis, seperti Dinas Kesehatan. Di BPBD PPU, lanjut dia, ada bidang kesiapsiagaan, kedaruratan logistik, rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Untuk hal-hal yang bersifat teknis, BPBD PPU merekomendasikannya ke bagian teknis,” kata Marjani.

Bagaimana dengan potensi gempa bumi? Marjani tidak mengungkapkan. Namun, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono, baru-baru ini memastikan calon IKN itu relatif aman dari ancaman gempa bumi dan tsunami.

“Tetapi, saya tidak bisa menjamin 100 persen wilayah IKN aman dari ancaman gempa itu. Karena sumber penyebab gempa ada di wilayah sekitar IKN. Letaknya di utara, di Berau dan Kutai Timur, dan bagian selatan di Paser, meski memang gempa tidak besar,” kata Daryono. (ari/kri/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 24 Januari 2022 13:48

Fakta Baru Insiden Muara Rapak, Truk Dimodifikasi, Supir Gunakan SIM Palsu

BALIKPAPAN-Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menemukan sejumlah fakta baru terkait insiden…

Senin, 24 Januari 2022 10:17

Terkait Ucapan Edy Mulyadi yang Diduga Melecehkan Benua Etam, Warga Kaltim Jangan Terprovokasi

BALIKPAPAN- Pernyataan yang diduga menghina masyarakat Kalimantan ramai di media…

Senin, 24 Januari 2022 09:57

Di Perairan Paser Ada 12 ABK Positif Covid-19, KKP Karantina Kapal dari Filipina

TANA PASER - Sebanyak 12 anak buah kapal (ABK) kewarganegaraan…

Minggu, 23 Januari 2022 11:08

Harus Jadi..!! Meskipun Keroyokan Bangun Flyover Muara Rapak

BALIKPAPAN-Rencana pembangunan fly over atau jalan layang di Muara Rapak,…

Sabtu, 22 Januari 2022 22:40
13 Detik Meluncur, Truk Seruduk Puluhan Kendaraan, Empat Tewas

Flyover Muara Rapak Terganjal di DPRD Kaltim

Kejadian memilukan terus berulang di turunan Muara Rapak. Setelah rencana…

Sabtu, 22 Januari 2022 21:33

KNKT Investigasi Kecelakaan di Balikpapan

BALIKPAPAN-Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), menurunkan tim untuk melakukan investigasi…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:43

Isu IKN, Masih Terbuka Peluang Melengkapi Kekurangan

SAMARINDA – Pemindahan ibu kota negara Jakarta ke ibu kota…

Sabtu, 22 Januari 2022 20:30

Mulai 22 Januari di Balikpapan Kendaraan Besar Wajib Lewat Tol

MULAI hari ini (22/1), jam operasional kendaraan angkutan alat berat…

Sabtu, 22 Januari 2022 18:41
17 Korban Kecelakaan Truk Tronton Maut di Muara Rapak Masih Dalam Perawatan

Kabar Terkini..!! Sempat Kritis, Begini Kondisi Terakhir Korban Kecelakaan Muara Rapak

BALIKPAPAN-Setelah sempat kritis, kondisi Muh Yamin, pengendara Ayla berwarna merah…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:23

Setelah UU IKN Disahkan dan Ibu Kota Bernama Nusantara, Momen Memperbaiki Infrastruktur Kaltim

Pemindahan ibu kota negara (IKN) di depan mata. Undang-undang sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers