MANAGED BY:
JUMAT
03 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 09 November 2021 10:14
Bupati Lantik 122 Pejabat, Berpesan Tunjukkan Empati dengan Kerja Sungguh-Sungguh
ISI KEKOSONGAN: Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh (kanan) memimpin prosesi pengambilan sumpah para pejabat struktural baru Pemkab Mahulu di Lamin Adat Ujoh Bilang, Senin (8/11). JODY KRISTIANTO/KP

Sebanyak 122 pejabat struktural di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) telah dilantik dan diambil sumpahnya.  Prosesi tersebut dipimpin Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh di Lamin Adat Ujoh Bilang, Senin (8/11).


UJOH BILANG – Pelaksanaan pelantikan dan ambil sumpah tersebut merupakan proses yang berjalan dalam mengisi kekosongan jabatan serta pengubahan nomenklatur yang terjadi di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh mengatakan, pejabat yang dilantik meliputi pejabat administrator dan pengawas.  Pelantikan itu sifatnya tidak menyeluruh, karena hanya dimaksudkan untuk mengisi sejumlah jabatan yang lowong, akibat adanya pejabat yang memasuki masa purnabakti.
Dalam pengisian pos jabatan yang lowong, pemkab juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menata ulang terhadap keberadaan sejumlah jabatan pada sejumlah OPD. Penataan ulang itu merupakan tindak lanjut melalui kebijakan mutasi horizontal.

“Oleh karena itu, jumlah pejabat yang dilantik lebih banyak dari jumlah pejabat yang memasuki masa purnabakti. Sejumlah pejabat mengalami promosi, untuk kemudian dipercaya untuk menduduki jabatan yang setingkat lebih tinggi, dan sebagian lagi menjalani rotasi dalam bentuk mutasi antarjabatan yang setingkat,” sebutnya.

Kebijakan rotasi atau mutasi horizontal diambil setelah Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) mengadakan serangkaian rapat koordinasi yang intensif. Selain mempertimbangkan sejumlah faktor teknis bidang kepegawaian, rapat Baperjakat juga dilaksanakan dengan melakukan analisis jabatan serta kesenjangan antara tugas dengan jajaran pejabat di lingkungan sejumlah OPD, termasuk upaya pemberian insentif kepada pejabat yang dinilai berprestasi.

“Perlu disampaikan bahwa mutasi horizontal tidak hanya dilakukan di dalam satu OPD. Karena ada sejumlah pejabat yang menjalani mutasi antar-OPD,” tambah Bupati.


Adapun pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 122 orang itu terdiri dari promosi jabatan administrator 16 orang dan jabatan pengawas berjumlah 21 orang. Mutasi jabatan administrator berjumlah 12 orang dan jabatan pengawas berjumlah 15, pengukuhan yang memenuhi syarat jabatan ada 2 orang dan pengukuhan nomenklatur ada 41 orang. Pelaksana tugas 13 orang, dan tenaga kesehatan yang diberi tugas tambahan berjumlah 2 orang.
“Kepada saudara sekalian, saya sampaikan sebuah amanah bahwa jabatan bukanlah kursi. Melainkan sebuah komitmen untuk melaksanakan tugas tanpa harus menciptakan masalah. Semangat kejuangan untuk menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya tidak boleh patah dan luntur. Mari perlihatkan empati kita kepada masyarakat dengan cara bekerja sungguh-sungguh,” harap Bupati. (*/sya/far/k16)


BACA JUGA

Senin, 15 Oktober 2012 13:08

Yusril vs Pemkot Samarinda

<div> <div> <strong>SAMARINDA &ndash; </strong>Mantan Menteri Hukum dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers