MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 19 Oktober 2021 21:36
Siap Lanjutkan Pembongkaran Bantaran SKM

Sosialisasi ke Warga Terdampak Normalisasi SKM, Minta Ganti Rugi Harus Sesuai

KEMBALI BERGULIR: Yusdiansyah (kedua kiri) menerangkan detail rencana pembebasan lahan bantaran SKM segmen Kelurahan Sidodadi, dalam agenda sosialisasi di aula kantor lurah, Senin (18/10).

Sekitar 80 orang atau perwakilan pemilik rumah dari 99 orang terdampak pembongkaran bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Gang Nibung, menuju Jembatan Ruhui Rahayu, mengikuti sosialisasi di Kantor Lurah Sidodadi, Senin (18/10). Diikuti warga dari RT 30, 31, 33, 34, 35, dan 36, yang terbagi dalam dua sesi, pagi dan siang.

 

SAMARINDAKepala bidang (Kabid) Keagrariaan Dinas Pertanahan Samarinda Yusdiansyah menuturkan, sosialisasi itu merupakan kegiatan awal penyampaian kepada warga terdampak.

Selanjutnya, timnya akan melakukan validasi data guna percepatan berkas administrasi kegiatan. Sementara untuk kepastian tentang siapa saja warga yang sudah menerima ganti rugi pada 2002, masih dihimpun. Kami target validasi data rampung hingga seminggu ke depan,” ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya juga telah mengajukan permohonan pengukuran lahan ke BPN agar segera dilaksanakan, sehingga peta bidang segera diterbitkan. Hal itu penting untuk mengetahui luas lahan dan bangunan yang dimiliki warga sebagai bahan perhitungan tim appraisal atau kantor jasa penilaian publik (KJPP), menghitung ganti rugi bagi warga yang memiliki sertifikat, atau menghitung biaya kerahiman bagi warga yang hanya memiliki surat kepemilikan seperti segel, SPPT, atau kuitansi jual beli. Kalau memang pemilik lahan dulu pernah menerima ganti rugi tanah atau rumah, maka hanya biaya bongkar dan mobilisasi yang bisa diberikan,” ujarnya.

Yusdiansyah menyebut, pada 2002, pemkot punya program pembongkaran SKM dengan memberikan dua opsi ganti rugi kepada warga terdampak. Berupa rumah atau tanah dengan titik lokasi Perumahan Sambutan Asri (Pelita 4), Sambutan Indah Permai (Pelita 7), Handil Kopi, Bengkuring, dan SKM Damanhuri II. Memang ada juga warga yang memilih bertahan, tidak menerima ganti rugi. Tetapi ada juga warga yang sudah menerima ganti rugi rumah atau tanah tetapi tidak pindah, mengaku belum menerima uang bongkar seperti yang dijanjikan kala itu. Nanti diklasifikasikan lagi setelah validasi data selesai,” jelasnya.

Ditemui terpisah, Sulaiman yang merupakan warga RT 35 menyebut tidak keberatan dengan rencana pembongkaran. Namun, dia berharap, nilai ganti rugi yang diberikan sesuai. Dia juga mendorong pemkot agar belajar ke Pulau Jawa, misalnya ganti rugi PT Pertamina bagi warga di Tuban, Jawa Timur, atau ganti rugi lahan jalan tol Jogjakarta-Bawen. Itu nilai ganti ruginya sesuai dengan keinginan warga,” singkatnya.

Tak berbeda, Mila, yang tinggal di kawasan RT 36, berharap mendapat ganti rugi minimal sama dengan harga tanah yang dulu dibelinya pada 2014. Dia membeli tanah dari warga terdahulu senilai Rp 40 juta. Namun, tidak mengetahui apakah pemilik terdahulu sudah diganti rugi atau belum. Waktu membeli kami tidak tahu. Harapannya minimal sama dengan harga beli terdahulu,” ucapnya.

Ditemui terpisah, Plt Lurah Sidodadi Budi Triharyono menyebut, pihaknya bertugas sebagai fasilitator, menyampaikan keinginan warga ke pemerintah perihal ganti rugi. Di sosialisasi pun pihaknya membagi dua sesi, pertama pada pagi diikuti RT 30, 31, 33, dan 34 sebanyak 46 kepala keluarga (KK), sedangkan di sesi kedua siang diikuti RT 35 dan 36 sebanyak 53 KK.

Kami membantu menyampaikan aspirasi warga, sedangkan untuk data kegiatan pembongkaran terdahulu juga kami tidak memiliki,” singkatnya. (dns/dra/k8)


BACA JUGA

Senin, 29 November 2021 21:39

Koperasi Binaan Pama Baya Sukses Gelar Gathering Tabungan Koin

TENGGARONG- Sebagai bentuk kekompakan seluruh anggota Koperasi yang tergabung kedalam…

Senin, 29 November 2021 20:47

Baristand Industri Samarinda Gelar BISa Priority Gathering 

SAMARINDA- Balai Riset dan Standardisasi (Baristand) Industri Samarinda menggelar temu…

Senin, 29 November 2021 15:59

Ini Pengakuan Sarjana yang Menganggur Bagaimana Cara Membuat Uang Palsu

SAMARINDA - Tersangka MT 31 tahun yang lulusan sarjana komputer…

Senin, 29 November 2021 14:16

Membuat dan Edarkan Uang Palsu, Lulusan Sarjana tapi Pengangguran Ini Diringkus Polisi 

SAMARINDA - Jajaran Polsek Samarinda Kota meringkus pria 31 tahun…

Senin, 29 November 2021 13:29

BPJS Ketenagakerjaan Laksanakan Vaksinasi Tahap Kedua

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) berkomitmen penuh mendukung percepatan cakupan program pemerintah…

Senin, 29 November 2021 12:28

DPW Gelora Kaltim Tanam 350 Pohon di DAS Muang Ilir

SAMARINDA- Melaksanakan intruksi Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia…

Senin, 29 November 2021 08:54

Pria Terjun ke Sungai Mahakam Kendarai Motor Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SAMARINDA - Tim SAR Gabungan menemukan jasad pria yang Terjun…

Minggu, 28 November 2021 21:51

Majelis Wilayah KAHMI Kaltim Dilantik, Wagub: Pendiri HMI Sangat Ikhlas

Pelantikan pengurus dan presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan…

Minggu, 28 November 2021 20:59

Para Senator dan Legislator Kaltim Urunan Bantu Biaya Rumah Sakit Warga Samarinda di Jakarta

Berawal dari informasi yang diperoleh DR. H. Mahyudin, S.T.,M.M, Wakil…

Minggu, 28 November 2021 13:40

Laila Fatihah Sorot Potensi PAD di Sektor Pertambangan

Pemerintah Kota Samarinda bersama lembaga DPRD telah mengesahkan sebanyak 7 Rancangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers