MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:44
IKN yang Tanpa Merusak Hutan

Oleh: Dr Isradi Zainal

Rektor Universitas Balikpapan

 

GREEN city merupakan konsep yang akan diterapkan dalam menata dan membangun ibu kota negara (IKN) di sebagian Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara (Sepakunegara). Menurut rencana, konsep itu akan dipadukan dengan kota yang smart, forest, sustainable, dan blue. Green city atau kota hijau didefinisikan sebagai penataan dan pembangunan kota yang berpihak pada prinsip pembangunan kota yang berkelanjutan.

Menurut Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), salah satu alasan pemindahan IKN adalah karena pemerintah berencana mencanangkan konsep green dan forest city (living with nature).

Konsep itu menerapkan ruang terbuka hijau minimal 50 persen dari total luas area yang meliputi taman rekreasi, taman hijau, kebun binatang, botanical garden, dan sport complex yang terintegrasi dengan bentang alam seperti kawasan berbukit dan daerah aliran sungai (DAS) serta struktur topografi.

Selanjutnya pemanfaatan energi terbarukan dan rendah karbon (solar energy, gas, dan lain-lain) untuk power and gas supply, efficient power grid, dan street and building lighting. Dalam penerapannya untuk efisiensi dan konservasi energi, diperlukan green building design melalui sistem manajemen circular water management system dan district cooling system.

Konsep yang direncanakan diterapkan oleh pemerintah di IKN itu sudah sangat bagus. Namun, dalam pelaksanaannya mesti berbasis kota hijau yang mensyaratkan delapan indikator mewujudkan green city.

Di antaranya, perencanaan dan perancangan kota yang berkelanjutan; pengadaan ruang terbuka hijau; penerapan bangunan hijau yang ramah energi; pengolahan sampah secara terpadu; penggunaan transportasi yang ramah lingkungan; peningkatan kualitas air perkotaan; dan pengembangan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, serta dunia usaha yang sehat, yang dikenal dengan istilah komunitas hijau atau green community.

Selanjutnya untuk mengoptimalkan konsep green dan forest city, konsep tersebut mesti diperkaya dengan konsep green economy. Green economy atau ekonomi hijau didefinisikan sebagai perekonomian berwawasan lingkungan di mana pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diselaraskan tanpa merusak lingkungan dan mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable development.

Konsep green economy menumbuhkan ekonomi dengan cara bermanfaat (bukan pengorbanan), berkeadilan sosial dan ramah lingkungan, serta mempromosikan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan untuk jangka panjang.

Konsep green economy mencakup enam bidang utama yaitu energi terbarukan, transportasi berkelanjutan, bangunan hijau, pengelolaan air, pengelolaan limbah, dan pengelolaan lahan.

Menurut United Nations Environment Programme (UNEP) green economy merupakan sistem yang memuat semua aktivitas perekonomian yang menghasilkan kualitas hidup manusia untuk jangka panjang, tanpa mengorbankan kepentingan generasi mendatang akibat munculnya risiko terkait dampak lingkungan dan keterbatasan ekologis.

Selanjutnya green economy coalition menegaskan, green economy merupakan aktivitas ekonomi yang menghasilkan kesejahteraan untuk semua pihak, dalam keterbatasan sumber daya di bumi.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa penerapan green city, forest city, dan green economy akan membuat hutan IKN Sepakunegara tetap dipertahankan atau tidak berkurang secara signifikan. Justru keberadaan IKN akan memperbaiki kerusakan lingkungan, menutup lubang bekas tambang, memerhatikan kesejahteraan masyarakat IKN, dan menciptakan keadilan bagi warga asli IKN dengan pendatang.

Selain itu, keberadaan IKN akan membangun sistem transportasi massal, memastikan ketersediaan air bersih dan siap minum, serta membangun kota yang sehat, selamat, dan aman. Khususnya aman dari bencana banjir, kemacetan, dan polusi.

Dan yang pasti IKN Sepakunegara menjadi kota yang berkelanjutan (sustainable), smart kotanya, smart warganya, dan menjadi kebanggaan bangsa. Kemudian menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang berbasis green dan blue economy. (rom/k16)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 12:51
Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Afrika Selatan

GAWAT INI..!! Omicron Menular 500 Persen Lebih Cepat

JAKARTA – Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberikan peringatan tentang menyebarnya…

Minggu, 28 November 2021 11:46

Pendapatan Kaltim Ditarget Naik Rp 1,2 Triliun

Meski pandemi belum sepenuhnya terlewati, Pemprov Kaltim berani menaikkan target…

Minggu, 28 November 2021 11:40
Warga Menuntut, Pemkot Balikpapan Melunak

Tentukan Batas Seksi 5 Tol Balsam , Wali Kota: Enggak Boleh Sembarangan

Pemkot Balikpapan akan mempertimbangkan kembali mengenai penetapan batas wilayah Seksi…

Minggu, 28 November 2021 11:37

2022, Pemprov Rancang Belanja Rp 11,5 Triliun

SAMARINDA-Nilai rancangan APBD Murni 2022 Kaltim diperkirakan Rp 10,86 triliun…

Minggu, 28 November 2021 11:36

Tinjau Ulang Proyek Jembatan Teluk Balikpapan

RENCANA pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) diminta untuk…

Minggu, 28 November 2021 11:15

Sindikat Penghilangan Relaas, Pemprov Janjikan Bersih-Bersih Pegawai

SAMARINDA-Kasus dugaan penghilangan relaas atau surat panggilan dari Pengadilan Negeri…

Minggu, 28 November 2021 11:07

Mekanisme Pembayaran Dana Karbon Masih Dibahas

SAMARINDA–Usai menghadiri Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2021 atau dikenal…

Minggu, 28 November 2021 11:04
Di Balik Hilangnya Surat Panggilan Sidang yang Menguntungkan Perusahaan Tambang

Diduga Ada Pelaku Lain, Usut Oknum Penyuap di Dinas ESDM Kaltim

SAMARINDA–Diduga karena persekongkolan, izin usaha pertambangan (IUP) yang sebagian tak…

Kamis, 25 November 2021 23:37

Ada Mafia Tambang di ESDM Kaltim, Gelapkan Surat Persidangan, Tiga Pegawai Dilaporkan ke Polisi

SAMARINDA–Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim digugat perdata…

Kamis, 25 November 2021 23:20

BPKP Mulai Audit Kasus Pengondisian Muatan Feri

PRAKTIK pengondisian muatan di Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan hingga kini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers