MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 16 Oktober 2021 10:15
Studi Kelayakan Beres, Tahun Depan Mulai Dibangun
Tiongkok Lirik Tol Samarinda-Bontang
Poros Bontang-Samarinda. Direncanakan ada jalan tol menghubungkan Samarinda-Bontang.

SAMARINDA–Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut feasibility study (FS) atau studi kelayakan Tol Samarinda-Bontang bakal kelar. Dengan begitu, upaya pemerintah menyiapkan infrastruktur menyambut ibu kota negara (IKN) baru juga bakal terus digenjot. Jika lancar, bukan tidak mungkin jalan bebas hambatan itu akan mulai dibangun tahun depan.

Isran menjelaskan, tahapan setelah studi kelayakan itu adalah mendapat investor yang siap menanamkan modalnya dalam pembangunan Tol Samarinda-Bontang. “Sedang dalam persiapan penyelesaian FS-nya. Ketika FS selesai, pemerintah akan menunjuk mana investor yang akan melakukan pembangunan. Pembangunan jalan tol ini biasanya BUMN atau swasta. Tetapi, kemungkinan Tiongkok. Karena mereka mau investasi,” kata Isran.

Ketika semua berjalan lancar, groundbreaking akan bisa dilakukan secepatnya. Dengan kondisi yang ada saat ini, bukan tidak mungkin pembangunan fisik dimulai dalam waktu dekat. “Yang jelas secepatnya,” imbuh dia.

Sebelumnya, Asisten II Sekprov Kaltim Abu Helmi menuturkan, Tol Samarinda Bontang pada September lalu menyebut detail engineering design (DED) juga sudah ada, tinggal proses revisi. Saat ini sedang tahap penyiapan untuk kajian lingkungan. Pemerintah provinsi mengharapkan secepatnya, karena tol itu masuk proyek strategis nasional (PSN), yang tentu sangat bergantung dari kebijakan dari pemerintah pusat.

“Kalau masuk ke sana maka ada kewajiban pemerintah pusat untuk membiayai. Sementara Pemprov Kaltim dalam posisi mendukung sesuai aturan,” tegasnya.

Untuk diketahui, dari Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020, ada sembilan proyek strategis nasional (PSN) di Kaltim. Antara lain fasilitas coal to methanol Kutai Timur, pengembangan lima lapangan gas, dan pembangunan irigasi Rawa Telake.

Selain itu, pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi, Bendungan Marang Kayu, dan Pelabuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kutai Timur. Juga ada pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang, Tol Balikpapan-Samarinda, dan pembangunan kilang minyak di Bontang.

Kaltim sebenarnya sudah menyiapkan konektivitas antar-wilayah di daerahnya. Dalam rencana yang disusun, kereta api akan menyambungkan jalur transportasi dari Kubar, Paser, Penajam Paser Utara (PPU), dan Balikpapan. Lalu, koneksi Jalan Tol Balikpapan ke Samarinda, kemudian berlanjut ke Bontang, hingga KEK Maloy di Kutim. Semua itu akan dikoneksikan dengan jalan tol.

Dalam rencana desain awal yang dibuat Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim, tol itu akan terintegrasi dengan Tol Balikpapan Samarinda (Balsam).

Di Seksi 4 Tol Balsam akan dibangun jembatan di atas Sungai Buaya yang menghubungkan Tol Balsam dengan Tol Samarinda–Bontang. Tol itu juga akan dibuat mengarah Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda. Secara keseluruhan, anggaran pembangunan tol itu diperkirakan Rp 11 triliun. Termasuk Rp 1 triliun untuk pembangunan jembatan di atas Pulau Buaya. Dalam desain, tol akan dibuat tak jauh dari sepanjang pesisir.

Pemerintah pusat melihat lagi basic desain yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim. Memang, dalam desain itu ada kendala seperti terdapat kawasan hutan lindung. (nyc/rom/k8)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 12:51
Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Afrika Selatan

GAWAT INI..!! Omicron Menular 500 Persen Lebih Cepat

JAKARTA – Badan Kesehatan Dunia (WHO) memberikan peringatan tentang menyebarnya…

Minggu, 28 November 2021 11:46

Pendapatan Kaltim Ditarget Naik Rp 1,2 Triliun

Meski pandemi belum sepenuhnya terlewati, Pemprov Kaltim berani menaikkan target…

Minggu, 28 November 2021 11:40
Warga Menuntut, Pemkot Balikpapan Melunak

Tentukan Batas Seksi 5 Tol Balsam , Wali Kota: Enggak Boleh Sembarangan

Pemkot Balikpapan akan mempertimbangkan kembali mengenai penetapan batas wilayah Seksi…

Minggu, 28 November 2021 11:37

2022, Pemprov Rancang Belanja Rp 11,5 Triliun

SAMARINDA-Nilai rancangan APBD Murni 2022 Kaltim diperkirakan Rp 10,86 triliun…

Minggu, 28 November 2021 11:36

Tinjau Ulang Proyek Jembatan Teluk Balikpapan

RENCANA pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) diminta untuk…

Minggu, 28 November 2021 11:15

Sindikat Penghilangan Relaas, Pemprov Janjikan Bersih-Bersih Pegawai

SAMARINDA-Kasus dugaan penghilangan relaas atau surat panggilan dari Pengadilan Negeri…

Minggu, 28 November 2021 11:07

Mekanisme Pembayaran Dana Karbon Masih Dibahas

SAMARINDA–Usai menghadiri Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2021 atau dikenal…

Minggu, 28 November 2021 11:04
Di Balik Hilangnya Surat Panggilan Sidang yang Menguntungkan Perusahaan Tambang

Diduga Ada Pelaku Lain, Usut Oknum Penyuap di Dinas ESDM Kaltim

SAMARINDA–Diduga karena persekongkolan, izin usaha pertambangan (IUP) yang sebagian tak…

Kamis, 25 November 2021 23:37

Ada Mafia Tambang di ESDM Kaltim, Gelapkan Surat Persidangan, Tiga Pegawai Dilaporkan ke Polisi

SAMARINDA–Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim digugat perdata…

Kamis, 25 November 2021 23:20

BPKP Mulai Audit Kasus Pengondisian Muatan Feri

PRAKTIK pengondisian muatan di Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan hingga kini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers