MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Jumat, 15 Oktober 2021 14:39
Waspada Gangguan Kelainan Kornea, Bisa Picu Kebutaan
Ilustrasi mata manusia (Istimewa)

Gangguan penglihatan akibat kelainan kornea bisa memicu kebutaan. Kebutuhan donor kornea pun masih tinggi hingga kini.

Data Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), hingga 2020, sekitar 35 juta orang di Indonesia mengalami gangguan penglihatan. Dari jumlah tersebut, 3,7 juta orang menderita kebutaan, termasuk akibat kelainan kornea.

Dalam peringatan World Sight Day 2021 yang tahun ini mengangkat tema #LoveYourEyes, disebutkan data Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyebut kelainan kornea sebagai penyebab kebutaan terbesar keempat di dunia setelah katarak, glaukoma, dan degenerasi makula. Di Indonesia sendiri, diperkirakan 1 per 1.000 orang penduduk Indonesia menderita kebutaan akibat kelainan kornea. Kebutaan disebabkan karena hilangnya transparansi yang merupakan sifat dasar dari kornea.

“Jumlah penderita kebutaan kornea di Indonesia tidak sebanding dengan jaringan kornea yang tersedia. Sangat disayangkan kita masih harus bergantung kepada negara lain untuk penyediaan kornea yang dibutuhkan untuk cangkok. Walaupun target 100 jaringan kornea lokal telah tercapai pada 2019 lalu, tetapi jumlah tersebut belum bisa menyelesaikan angka kebutaan kornea yang tinggi di Indonesia,” jelas Dokter Spesialis Mata dr. Sharita Siregar, SpM(K) dari Medis Lions Eye Bank Jakarta secara daring, Kamis (14/10).

Sementara, penyebab kebutaan lainnya degenerasi makula, juga perlu diwaspadai. Disebut juga dengan Age-related Macular Degenerations (AMD), degenerasi makula merupakan salah satu penyakit mata yang menyerang bagian retina, khususnya pada area makula.

Secara global, diperkirakan AMD menyerang sekitar 8,7 persen populasi penduduk dunia yang berusia lebih dari 50 tahun.

Ketua Retina Service dan Dokter Spesialis Mata Subspesialis Vitreoretina JEC Eye Hospitals & Clinics dr. Elvioza, SpM(K), mengatakan makula, area berukuran lima milimeter di tengah retina, merupakan lapisan saraf pada dinding bola mata yang berfungsi menerima cahaya. Makula berperan penting sebagai penglihatan sentral dan mengidentifikasi warna.

“Adanya gangguan pada struktur makula berdampak sangat besar pada kualitas penglihatan,” kata Elvioza. Penderita AMD lazim mengalami penglihatan buram atau gelap yang mulai muncul dari tengah lapang pandang. Kondisi ini tentu mempengaruhinya dalam membaca, menyetir kendaraan, menulis, bahkan mengenali wajah orang.

Selain penglihatan gelap di bagian tengah lapang pandang (disebut skatoma sentral), gejala umum AMD lainnya adalah metamorfosia yaitu pandangan terhadap garis lurus yang tampak bengkok/miring (juga di bagian tengah lapang pandang), serta penurunan ketajaman penglihatan.

Penyebab munculnya AMD masih belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang memperbesar peluang seseorang menderitanya.

AMD umumnya terjadi pada orang lanjut usia. Sebab, proses degenerasi (penuaan) secara perlahan mempengaruhi struktur makula hingga akhirnya memicu kerusakan yang meluas. Kondisi lain yang dapat memicu munculnya penyakit ini antara lain kebiasaan merokok, obesitas, hipertensi, adanya riwayat AMD pada keluarga, dan pola hidup yang kurang sehat. (jpc)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 12:08
Nur Khoma Fatmawati

Menggeluti Fashion karena Cinta

Ketika mengenakan seragam putih biru, kemampuannya menggunakan mesin jahit semakin…

Minggu, 28 November 2021 12:08

Layani Pasien dan Klien

MENURUT Nur Khoma Fatmawati, tak ada beda ketika dia berprofesi…

Kamis, 18 November 2021 09:44

Ternyata Begini Alasan Tulisan Resep Dokter Sulit Dibaca

Tulisan resep dokter atas diagnosis penyakit tertentu kerap terkesan sulit…

Kamis, 18 November 2021 09:43

Diabetes Bisa Berujung Kebutaan, Ini Lima Cara Mencegahnya

Penyakit diabetes akibat kadar gula darah yang tinggi memicu berbagai…

Kamis, 18 November 2021 09:41

Cara Sehat Lindungi Tubuh dari Penyakit Menular dan Tak Menular

Menjaga kesehatan merupakan hal penting. Di tengah tantangan penyakit menular…

Rabu, 17 November 2021 13:59
Guntur Subrata & Seristina

Digitalisasi Jadi Senjata, Produk Lokal Dikenal Dunia

Lulus dengan gelar sarjana, orangtuanya menggantungkan harapan tinggi. Namun setelah…

Selasa, 16 November 2021 09:26

Waspadai Konsumsi Makanan Mengandung Purina Tinggi, Asam Urat Bisa Menyerang Setiap Saat

  Peliput: M Ridhuan, Dina Angelina     Beranekaragam seafood…

Selasa, 16 November 2021 09:16

Jangan Salah..!! Usia 20 Tahun Bisa Terserang Asam Urat

PENYAKIT asam urat sudah dikenal sejak zaman Mesir Kuno. Pada…

Senin, 15 November 2021 17:14

Jangan Salah..!! Ternyata Anak-anak Bisa Alami Diabetes

Menurut data yang dimiliki oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)…

Senin, 15 November 2021 09:39

Pasien Diabetes Lebih Banyak Anak Muda, Wajib Kurangi Gula

Dari tahun ke tahun, jumlah penderita diabetes melitus (DM) makin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers