MANAGED BY:
MINGGU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Kamis, 14 Oktober 2021 14:51
Pandemi, Kredit Properti Tak Andalkan Refinance

SURABAYA - Kinerja kredit properti belum terdongkrak bersama dengan industri real estate. Perbankan mengaku bahwa stimulus properti tak berdampak banyak terhadap kinerja pinjaman konsumer. Meski diprediksi lebih baik, penyalurannya tidak bisa menyamai masa normal.

Vice President Kantor Kredit Konsumer BCA Surabaya Rudy Harsono mengatakan, kinerja penjualan hunian naik pesat. Namun, hal itu tidak banyak berdampak di level perbankan.

’’Faktor terbesarnya sistem kerja berbeda. Karena, KPR (Kredit Pemilikan Rumah) tak hanya mengandalkan penjualan rumah namun juga refinance,’’ ucapnya saat media gathering (13/10).

Refinance alias pembiayaan ulang kredit itu punya kontribusi yang besar. BCA mencatatkan kontribusinya bisa mencapai 60 persen dari total pendapatan. “Refinance anjlok selama pandemi,” ujarnya

Menurutnya, nasabah enggan mengambil risiko untuk memperpanjang kredit. Malah, sebagian debitur memilih untuk melunasi KPR. Padahal, masih berumur 2-5 tahun saja. ’’Ketika saya tanya, mereka takut kalau ternyata usaha atau pekerjaan mereka hilang dan kredit macet. Mumpung ada uang, mereka lunasi supaya kalau ada musibah rumah mereka tidak disita,’’ jelasnya.

Soal KPR dari pengembang, Rudy mengatakan bahwa kinerjanya naik. Produk kredit yang biasanya menyumbang 20 persen dari total KPR itu kini naik menjadi 30 persen. Namun, hal tersebut tak cukup untuk menutup penurunan pendapatan dari sektor refinance.

Sebelumnya, General Manager Citraland Utara Kevyn Hadianto mengatakan, fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPNDTP) untuk rumah mendorong sales. Dia mengatakan, selama periode Maret-September, mereka berhasil menjual 280 unit rumah stok. ’’Dari penjualan kami selama periode tersebut, 85 persen datang dari promo bebas PPN,’’ ucapnya.

Namun, dia mengaku sudah tak menjual lagi rumah stok sejak bulan lalu. Dia mempertimbangkan bahwa sisa waktu tiga bulan sudah tak cukup untuk merealisasikan rumah sehingga mendapatkan benefit PPNDTP. Biasanya, pengembang membutuhkan waktu delapan bulan untuk bisa membangun satu unit rumah. (bil/dio)


BACA JUGA

Sabtu, 22 Januari 2022 12:00

KFC Indonesia Hadirkan Kembali Hot & Cheesy Chicken dalam Golden Combo

BALIKPAPAN – Masih inget ayam krispi Hot & Cheesy KFC…

Sabtu, 22 Januari 2022 10:32

139 Perusahaan Diperbolehkan Ekspor Batu Bara

JAKARTA – Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian…

Jumat, 21 Januari 2022 12:11

Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Masih Ada Ritel yang Melanggar

Penetapan harga minyak goreng sebesar Rp 14 ribu per liter…

Jumat, 21 Januari 2022 12:09

Konsumsi Masyarakat Tumbuh 20 Persen

SURVEI Konsumen Bank Indonesia periode Desember 2021 mengindikasikan bahwa keyakinan…

Kamis, 20 Januari 2022 09:09

Insentif PPnBM LCGC Jaga Utilisasi Industri Penunjang

JAKARTA - Pemerintah melanjutkan insentif pajak penjualan atas barang mewah…

Kamis, 20 Januari 2022 09:08

Genjot Produksi, PTPN X Perluas Lahan Tembakau

SURABAYA – Kebutuhan terhadap tembakau terus meningkat. Potensi itu pun…

Kamis, 20 Januari 2022 09:03

Bincang Bareng Director of Operation Platinum Hotel Indonesia; Soegianto

Platinum Hotel Group terus berkembang. Membangun hotel-hotel di daerah bisnis,…

Kamis, 20 Januari 2022 09:01

Pengembangan Jaringan Tunggu Pusat, Penjualan Astra Motor Sudah Pulih

BALIKPAPAN – Meski masih mengalami penurunan, Astra Motor Kaltim tetap…

Kamis, 20 Januari 2022 09:00

Subsidi Bunga KUR 3 Persen Berlanjut

Pemerintah kembali melanjutkan pemberian subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR)…

Kamis, 20 Januari 2022 08:59

Elektrifikasi Industri Diklaim Cukup

SAMARINDA – Pengembangan industri di Kaltim diyakini bakal berjalan mulus.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers