MANAGED BY:
KAMIS
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 13 Oktober 2021 13:13
Ketika Bontang dan Kutim Sama-Sama Merayakan Usia Ke-22 Tahun

Beri Penghargaan Lurah hingga KEK Maloy yang Diandalkan

DIRAYAKAN SEDERHANA: Basri Rase dan Ardiansyah Sulaiman menjadi inspektur upacara HUT di masing-masing daerah.

Bontang dan Kutai Timur (Kutim) sama-sama merayakan ulang tahun, kemarin (12/10). Sejumlah acara digelar. Namun tetap dengan protokol kesehatan ketat.

 

USIA Bontang genap 22 tahun kemarin. Perayaan yang dilaksanakan oleh Pemkot Bontang digelar sederhana. Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Acara dibuka dengan upacara hari ulang tahun (HUT) di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Bontang Lestari.

Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan, meski perayaan di tengah kondisi pandemi, harus dipenuhi dengan ucapan syukur, jangan mudah menyerah, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Semoga di usia yang ke-22 tahun, Bontang menjadi kota yang lebih hebat. Artinya bukan karena usia bertambah lantas kinerja menurun. Justru sebaliknya, dengan pertambahan usia, maka kinerja akan lebih bagus lagi,” kata Basri.

Terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Dia berharap, Kota Taman terus tumbuh dan berkembang menjadi kota yang semakin maju, kota yang lebih hebat dan beradab, hebat pemerintahannya, hebat prestasinya. Hebat pembangunannya, hebat masyarakatnya, dan hebat investasinya.

Adapun upacara itu diikuti oleh tiga peleton. Masing-masing dari kalangan TNI, Polri, dan ASN. Selepas upacara, perayaan disambungkan dengan rapat paripurna dan syukuran. Dalam syukuran juga diberikan penghargaan kepada perjuangan Tim 11. Selaku pemrakarsa pengusulan Bontang sebagai daerah otonom. Bentuknya yakni piagam dan uang penghargaan.

Tim 11 itu meliputi Abdul Muis, Rusli Burhan, Kaharuddin Jafar, Andi Masyah Moesfa, Ridwan Habibon, Syamsuddin Bana, Bestari Alamsyah, Rachmat Oki Basuki, Kamran Haya, Muliana, dan Muslim Arsyad. “Dedikasi Tim 11 juga akan selalu menjadi sumber motivasi bagi kita selaku generasi penerus untuk melanjutkan cita-cita perjuangan membangun kota,” sebutnya.

Selain itu, penghargaan diberikan kepada kelurahan terbaik tingkat Bontang, penganugerahan tanda kehormatan satya lencana karya satya, penghargaan bank sampah, dan penyerahan KTP elektronik bagi penduduk di usia pemula berusia 17 tahun yang tepat pada momentum HUT Bontang.

HUT KUTIM

Berbagai rangkaian peringatan HUT ke-22 Kutai Timur (Kutim) telah terlaksana di lapangan Kantor Bupati Kutim, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, kemarin (12/10). Peringatan kali ini mengangkat tema “Bersama untuk Kutim Sejahtera”.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bertindak sebagai inspektur acara. Sedangkan pasukan upacara terdiri dari empat kompi. Mereka di antaranya terdiri dari personel TNI, Polri, organisasi perangkat daerah, organisasi massa hingga pelajar.

Sejumlah piagam penghargaan diberikan oleh Pemkab Kutim kepada beberapa pihak. Setelah mereka mengikuti lomba penilaian unit pengolahan kearsipan, perpustakaan sekolah berstandar nasional dan sekolah sehat.

Ada pula penyerahan mobil ambulans kepada Puskesmas Sangatta Utara dan Teluk Lingga serta bantuan mobil jenazah kepada RSUD Sangkulirang. Pemkab juga menyerahkan mesin tenun kepada Kelompok Pengrajin Ikat Tenun Nusa Bangsa. Termasuk menyampaikan penghargaan satya lencana kepada PNS yang telah mengabdi 10, 20, hingga 30 tahun.

Dalam upacara HUT Kutim kemarin, turut menghadirkan tarian kolosal Medley Nusantara yang dipersembahkan oleh pelajar se-Kutim. Tarian itu turut disaksikan undangan yang hadir. Di antaranya, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin dan anggota DPR Awang Faroek Ishak.

Ardiansyah mengatakan, tidak ada kegiatan pesta rakyat dan lainnya. Pihaknya tetap menjadikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III sebagai tolok ukur untuk berkumpul. Sehingga upacara puncak peringatan saja yang dilaksanakan.

Menurut dia, perkembangan pembangunan infrastruktur yang signifikan sudah berjalan sejak awal kepemimpinan di Pemkab Kutim. Termasuk pembangunan yang memang diperlukan masyarakat seperti infrastruktur dasar.

“Apalagi pertanian telah berjalan sejak awal Kutim berdiri. Dilihat dari eksistensi perkebunan kelapa sawit yang sangat tinggi dan tindak lanjut eksistensi perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.

Sekarang pun Kutim sudah masuk Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan perkebunan yang berkelanjutan. Artinya, produksi kelapa sawit tidak akan berhenti. Mengingat, sudah memberikan sumbangsih cukup besar kepada negara. “Negara memerlukan daerah-daerah yang memiliki kebun sawit untuk mendeklarasikan kebun yang berkelanjutan. Kutai Timur sudah melaksanakannya,” jelas dia.

Hal tersebut menunjukkan, Kutim serius dalam menjadikan perkebunan kelapa sawit, sebagai salah satu barometer pembangunan sumber daya alam (SDA) yang bisa diperbarui. Memang, agrobisnis yang bisa menopang ekonomi kerakyatan belum tercapai. “Lihat multiplier effect-nya. Kalau ada pabrik sabun dan kosmetik dari kelapa sawit, tentu memerlukan pekerja, ini yang akan dikejar,” paparnya.

Pada tahun kelima rencana pembangunan jangka panjang (RPJP) Kutim. Pihaknya betul-betul ingin mengimplementasikan agrobisnis. Dengan menyatakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan salah satu outlet agrobisnis dan agroindustri.

“Sudah siap, beberapa perusahaan akan membangun pabrik refinery atau pabrik industri hilir. Saya berharap, wacana tersebut bisa berjalan dengan baik. Sehingga pada 2023 sudah bisa dioperasikan,” harapnya.

Politikus PKS itu menyebut, petani Kutim juga sangat bergairah. Pisang saja sudah diekspor, termasuk turunan dari olahan pisang tersebut. Dari hasil perkebunan pisang seluas 1700 hektare, setiap bulan telah mendistribusikan 96,1 ton pisang ke lima negara. Di antaranya, Kanada, Malaysia, Pakistan, Yunani, dan Taiwan. Termasuk limbah lidi kelapa sawit pun sudah diekspor ke India.

“Amplang juga mulai ekspor. UMKM harus bisa mengikuti. Sudah saya pertemukan di rumah jabatan. Mereka sudah saling diskusi. Semoga cepat terlaksana,” ujarnya.

Adapun Pelabuhan Kenyamukan juga ditarget rampung tahun depan. Sehingga, pada 2023 mulai beroperasi bersama KEK Maloy. Dia menilai, kawasan Pelabuhan Kenyamukan akan menjadi daerah pertumbuhan baru.

“Akan ada banyak warung. Mungkin ada hotelnya. Target penyelesaian setahun ke depan. Apalagi status pelabuhan pengumpul sudah diperoleh. Makanya harus dikejar,” pungkasnya. (*/ak/dq/rom/k8)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 19:47

Wacana Terapkan Parkir Berlangganan, Berencana Gandeng Polda Kaltim

SAMARINDA–Karut-marut pengelolaan parkir di berbagai penjuru ruas jalan Samarinda, menjadi…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:24

Proyek Jalan Lingkar IKN Bisa Dimulai 2022

BALIKPAPAN–Perencanaan infrastruktur kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) ibu kota negara…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:21

Imbas Curah Hujan Tinggi dan Pembukaan Lahan, Akses Bandara Lumpuh

SAMARINDA-Lalu lintas di Samarinda Utara nyaris lumpuh Senin (18/10). Banjir…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:18

Fungsi Kaltim “Disunat”, Tak Bisa Banyak Berbuat

  HARGA batu bara lagi tinggi-tingginya. Kondisi itu bisa memicu terjadinya…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:12

Membebaskan Pelabuhan Feri Penajam dari Praktik Cashback Perlu Ketegasan dari Regulator

SAMARINDA–Praktik cashback di pelabuhan feri masih terjadi. Terutama kendaraan yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:46

Drama Pencopotan Makmur Bakal Panjang, Berlanjut ke Pengadilan, Golkar Singgung Senioritas dan Legawa

SAMARINDA–Langkah Makmur HAPK untuk mengadang upaya DPD Golkar Kaltim yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:44

IKN yang Tanpa Merusak Hutan

Oleh: Dr Isradi Zainal Rektor Universitas Balikpapan   GREEN city merupakan…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Masih Ada Cashback, Operator Diminta Lapor

Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan diyakini sudah terbebas dari praktik cashback atau uang…

Senin, 18 Oktober 2021 13:55

Bandara APT Pranoto "Hilang", Banjir Tenggelamkan 32 Titik Jalan di Samarinda

SAMARINDA - Hujan yang deras terjadi sejak Senin (18/10/2021) dini…

Senin, 18 Oktober 2021 13:28

Sulitnya Pelabuhan Feri Terbebas dari Praktik Cashback, Sepi di Kariangau, Kini Masif di Penajam

Pengondisian muatan di pelabuhan feri belum sepenuhnya hilang. Nyatanya masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers