MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 13 Oktober 2021 12:47
Kisah Yosep, Dulu Punya Kebun Diambil Perusahaan, Kini Sebatang Kara, Tinggal di Gubuk Reyot
PILU: Usep (kanan) dan gubuknya yang reyot, mendapat simpati dari Baznas PPU dan Grup WA Suara Rakyat PPU.

Kisah pilu dialami Yosep Ferdinandius alias Usep. Lelaki kelahiran Pinrang, 9 September 1947, ini puluhan tahun menempati sebuah rumah yang lebih tepat disebut gubuk reyot di RT 02, Riko, Penajam.

 

RUMAH yang ditempati lelaki 74 tahun itu sangat tidak layak. Atapnya bocor, lantai dan dindingnya berserakan, juga sangat tidak baik untuk kesehatan.

Nasib pria ini bak langit dengan sumur, terutama apabila dibandingkan dengan ekonomi para pejabat PPU yang makmur. Lelaki yang dipanggil Usep itu tinggal di rumah tersebut, sendirian. Pada usianya yang kian renta dan mulai sering sakit, dia harus berjibaku mengerjakan lahan perkebunan yang ia punya. Kebun itu luasnya tidak seberapa untuk menghasilkan sesuatu buat keperluan hidupnya sehari-hari.

“Saya malu. Saya hanya kerja di kebun. Saya hidup dari belas kasihan orang saja. Terus terang saja saya berani sumpah,” kata Usep saat menerima tim dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) PPU, kemarin.

Tim Baznas PPU bergegas cepat setelah mendengar informasi cerita menyayat hati dari warga tentang kehidupan Usep ini. Tim ini datang dan menanyai Usep. Kemudian disimpulkan untuk langkah bantuan yang tepat.

Saat anggota tim Baznas PPU bertanya harus mendekatkan mulut ke telinga Usep. Lelaki mualaf yang menikahi perempuan Bugis ini sudah tunarungu. Namun, bagaimana kisahnya dengan sang istri tidak terungkap. Jelasnya, ia sudah puluhan tahun hidup sebatang kara.

Dia bercerita semula punya kebun untuk menyokong hidupnya. Tetapi, kebunnya diambil perusahaan perkebunan yang beroperasi di situ dengan dalih dijadikan kebun plasma kelapa sawit.

“Tapi, ternyata saya dibohongi,” kata dia sembari menambahkan, sebelumnya ia menanam merica dan jenis buah-buahan. Tapi hasilnya sedikit saja.

Ia menjelaskan, tinggal di rumah reyot itu sudah puluhan tahun. Ia pun menunjuk atap rumahnya yang berkarat. Tidak terbayangkan apabila turun hujan lebat. Atau, saat angin kencang. Atau hujan disertai angin kencang.

Ia mengaku punya anak tiga, namun entah sekarang ada di mana. Saat soal anak ini ditanyakan lebih lanjut, ia tampak gagap menjawab. Ternyata anak-anaknya itu tak pernah menyambanginya.

“Pernah datang saat saya mengelola tanah milik tetangga,” kata Usep tanpa menyebut hari, bulan, dan tahun anaknya itu mengunjunginya.

Kondisi ini memantik perhatian warga grup WhatsApp (WA) Suara Rakyat PPU. Anggota grup platform perpesanan ini sepakat untuk mengumpulkan donasi, yang selanjutnya diberikan kepada Usep.

“Donasi dapat disalurkan melalui nomor rekening BRI 760201000159533 atas nama Neni Triana,” kata Neni Triana, admin Grup WA Suara Rakyat PPU, kemarin.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekkab PPU Ahmad Usman, juga memberi perhatian terhadap nasib Usep. Ia mengatakan, Baznas PPU bisa membangunkan rumah untuk Usep. Asalkan, tersedia lahan untuk itu. Lahan bisa didapatkan dari hibah atau bantuan masyarakat setempat. (ari/kri/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 Oktober 2021 00:16

Di Paser, Baru 40 Persen BUMDes Berkontribusi

TANA PASER - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Paser masih…

Rabu, 20 Oktober 2021 00:13

Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

TENGGARONG–Diduga parkir tanpa dilengkapi pengaman keselamatan, sebuah truk Mitsubishi Volt…

Rabu, 20 Oktober 2021 00:11

Status Jalan Jadi Momok, Perbaikan Poros Desa Loleng-Kota Bangun Terhambat

Kerusakan jalan di poros Desa Loleng menuju pusat Kecamatan Kota…

Selasa, 19 Oktober 2021 19:23

Jalan Awang Long di Kota Bangun Butuh Semenisasi, Doni Ikhwani : “Dambaan Masyarakat Liang”

Prokal.co, Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah Didampingi Anggota…

Selasa, 19 Oktober 2021 15:34

Tim Pansus RTRW Kunker Ke PT Fajar Sakti Prima dan PT Bara Tabang

Prokal.co, Tenggarong - Panitia Khusus Rencana Tata Ruang Wilayah (Pansus…

Selasa, 19 Oktober 2021 15:32

Mediasi Pimpinan Perusahaan Tidak Hadir Dalam RDP Komisi I, Ahmad Jais Kecewa

Prokal.co, Tenggarong - Komisi I DPRD Kabupaten kutai Kartanegara lakukan…

Selasa, 19 Oktober 2021 15:29

10 Perusahaan Dilibatkan Oleh Pansus RTRW

Prokal.co, Tenggarong - DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan Rapat Dengar…

Selasa, 19 Oktober 2021 15:20

Rakor DPRD dan Pemkab Kukar, Upaya Meningkatkan Kompetensi SIPD

  Prokal.co, Tenggarong - DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan rapat…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:03

Vaksinasi Pelajar Terus Digencarkan Lanal Sangatta 

SANGATTA - Vaksinasi di Kutai Timur (Kutim) terus digencarkan. Bahkan…

Senin, 18 Oktober 2021 15:14

Perempuan Tewas di Kamar Hotel, Penuh Luka Tusuk, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

SAMARINDA – Kamar 508 Hotel MJ Samarinda menjadi pusat perhatian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers