MANAGED BY:
SELASA
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 12 Oktober 2021 12:20
Tegur OPD Teknis Akibat Maraknya Juru Parkir Liar
Masih Ada Jukir Liar, Wajah Wali Kota Memerah Marah

Andi Harun : Preman yang Mengganggu Kepentingan Orang Lain Itu Preman Rendahan

HARUSNYA MENDUKUNG: Andi Harun dibuat naik pitam menghadapi juru parkir liar yang masih beroperasi di kawasan Pasar Pagi.

SAMARINDA–Raut memerah di tengah riuh lalu lintas yang padat merayap tergambar dari wajah Wali Kota Samarinda Andi Harun saat mendatangi Pasar Pagi, Senin (11/10). Bukan tanpa sebab, parkir liar yang masih marak membuat pria yang akrab disapa AH itu naik pitam. Padahal sudah ditertibkan beberapa kali.

AH menantang juru parkir (jukir) liar yang mengaku mendapat perlindungan preman untuk berdebat. Bahwa yang dilakukan pemerintah semata-mata untuk penataan kota dan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Kata-kata dengan narasi menantang dan nada bicara keras terlontar saat menghadapi beberapa jukir liar.

AH menuturkan, kemarahan di Pasar Pagi itu dimulai ketika melintas Jalan Gajah Mada selepas menghadiri kegiatan Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziah di Hotel Mercure menuju pelaksanaan vaksinasi massal di BIGmall. Kawasan Pasar Pagi sudah tiga kali ditertibkan secara tegas, namun keberadaan jukir liar seakan tidak ada habisnya. “Kami kesal, pulang dari vaksinasi dipantau,” ucapnya.

Dia menyampaikan, setiap awal penertiban situasi di sana cenderung kondusif, bahkan tidak ada kemacetan yang berarti. Namun, selang beberapa hari parkir liar timbul lagi, dan membuat kemacetan. “Dulu pernah pakai barrier plastik, kemudian digeser. Kini barrier beton seberat 500 kilogram tetapi masih digeser,” ujarnya. AH mengetahui pola pengelolaan jukir liar di kawasan itu di bawah kendali beberapa preman. Padahal, selama ini ada petugas yang rutin menjaga. Namun, buruknya penataan di sana membuat petugas seakan takluk terhadap praktik premanisme. “Saya sudah tandai lokasinya,” ucap dia. “Preman yang mengganggu kepentingan orang lain itu preman rendahan. Di lapangan kami langsung minta jukir liar memindahkan motor. Kami juga tegur Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP untuk lebih tegas menjaga kondusivitas di sana,” sambungnya.

Dia berharap, konsumen Pasar Pagi juga tidak memberi ruang kepada jukir liar dengan parkir di tempat yang sudah disediakan. Tujuan pemerintah adalah untuk menata Samarinda menjadi tempat yang nyaman untuk tinggal serta berusaha, salah satunya dengan menciptakan lalu lintas yang bebas kemacetan. “Siapa yang mau diharapkan menata kota ini, orang Jawa, orang Sumatra atau kota lain, tentu tidak. Warga Samarinda sendiri yang menentukan,” kuncinya. (dns/dra/k8)


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 23:29

Jembatan Mahakam Hanya Ditutup 9 Jam, Fokus Pengecekan Kabel dan Baut

Mulai Sabtu (5/12) hingga Minggu (12/12), Jembatan Mahakam IV yang…

Senin, 06 Desember 2021 23:26

Perkelahian Pelajar yang Viral Berakhir Damai, Orangtua Sepakat Diselesaikan di Masing-Masing Sekolah

SAMARINDA–Perkelahian tiga sekolah di Palaran yang sempat viral di media…

Senin, 06 Desember 2021 23:21

Dorong PDPAU Kelola Digitalisasi Kios Inflasi Samarinda, “Biar Masyarakat Bisa Memantau”

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berinovasi, salah satunya program…

Senin, 06 Desember 2021 23:11
Berharap Dukungan Anggaran Provinsi dan Pusat

Defisit Rp 200 Miliar, Bappeda Samarinda Anggap Wajar

SAMARINDA–Dalam kesepakatan APBD 2022 antara pemkot dan DPRD Samarinda pada…

Senin, 06 Desember 2021 13:10

Pengurus IKA Teknik Pertambangan Dilantik, Ini Harapan Rektor Unmul

SAMARINDA - Rektor Universitas Mulawarman Prof H Masjaya menekankan peran…

Senin, 06 Desember 2021 09:37
DPW Gelora Kaltim Gelar Literasi Festival AMI 

Gandeng Semua Kader Gelora, Karena Partai Rakyat Semua Kalangan

SAMARINDA- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia (Gelora) Kaltim…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:43

Nikmati Lanskap Samarinda dari Banana 

SAMARINDA-Memulai bisnis makanan (food and beverage/F&B) di tengah pandemi memang…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:03

Segmen Gang Nibung Tertunda, "Ini Lebih Baik daripada Memaksakan"

Persoalan sosial acap kali jadi hambatan pembangunan di Kota Tepian.…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:02

Geser Hari Libur Nataru, Disdik Terbitkan Edaran Jadwal KBM Terbaru

SAMARINDA–Lewat Surat Edaran (SE) Nomor 421.3/8852/100.01 tentang Perubahan Jadwal Pembagian…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:01

Sarana dan Prasarana Pendidikan Belum Merata

SAMARINDA–Sistem zonasi pendidikan memangkas jarak para pelajar dengan sekolah. Kendati…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers