MANAGED BY:
SELASA
30 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Senin, 11 Oktober 2021 12:14
Foden pun Bisa Jadi Pivot
Phil Foden menjadi penyuplai assist untuk gol kedua Three Lions oleh Bukayo Saka.

ANDORRA LA VELLA – Phil Foden sering disebut sebagai duplikat Paul Gascoigne. Benarkah? Tahan dulu penilaian tersebut. Sebab, Foden dapat menjalankan peran yang belum pernah dilakukan Gazza –julukan Gascoigne– selama sedekade memperkuat timnas Inggris. Yaitu, kemampuan Foden bermain lebih dalam sebagai pivot.

Seperti di Estadi Nacional, Andorra la Vella, (10/10). Yaitu, saat The Three Lions menghabisi tuan tumah Andorra dengan lima gol tanpa balas. Peran Foden yang jadi penghubung antara lini belakang dan lini tengah dalam formasi 4-3-3 menarik atensi.

Tak hanya mematahkan permainan Andorra dari lini tengah, Foden juga sukses menjadi penyuplai assist untuk gol kedua Three Lions oleh Bukayo Saka. Permainan gelandang Manchester City itu kemarin sampai membuat Roy Keane geleng-geleng kepala.

Keane yang mantan kapten sekaligus gelandang Manchester United sepakat bahwa Foden tidak seperti Gazza. ’’Saya suka American Football dan Foden bermain seperti layaknya quarterback top,’’ ungkap Keane saat didapuk sebagai pandit ITV.

”Dia seperti Tom Brady (quarterback Tampa Bay Buccaneers). Dia cuma memilih orang. Dia bisa menemukan siapa pelarinya dan siapa yang melebar. Dia membuatnya terlihat begitu mudah,” tambah Keane.

Foden menjalani peran ala regista itu ketika pelatih Three Lions Gareth Southgate tidak memainkan pemain pivot utama seperti Kalvin Phillips atau Declan Rice. Phillips tak masuk dalam skuad Inggris kali ini, sedangkan Rice diistirahatkan untuk laga melawan Hungaria pada Rabu (13/10) dini hari. ”Luar biasa menarik bukan ketika Anda punya pemain seperti Foden? Dia secara teratur memilih pemain sepanjang laga dengan umpan akurat dari jarak lebih dari 50 yard (46 meter) atau lebih,’’ ungkap Southgate seperti dikutip Daily Mail.

Di City asuhan Pep Guardiola, Foden memang pernah memainkan peran sebagai gelandang, wide attacker, bahkan false nine. Tetapi, Pep belum pernah menjadikan pemain 21 tahun itu sebagai pivot seperti yang dilakukan oleh Southgate kemarin. ”Kali ini giliran Southgate yang memberikan ide baru untuk Pep,” sindir The Telegraph. (ren/c17/dns)


BACA JUGA

Senin, 29 November 2021 10:57

Sudah Tim Terpuruk, Petinggi Terseret Kasus

TURIN – Pavel Nedved pernah menjadi bagian skuad Juventus yang…

Senin, 29 November 2021 10:54
Borneo FC vs Persija Jakarta

Enggan Nodai Rekor

MAGELANG - Capaian tiga kemenangan beruntun Borneo FC kembali mendapat…

Senin, 29 November 2021 10:53

Target Kejar Poin

Menyisakan satu laga, skuat Persiba Balikpapan enggan tergelincir. Kemenangan diharapkan…

Senin, 29 November 2021 10:52

Menatap Prestasi Emas PON XIX Aceh-Sumut 2024

Setelah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, Kaltim langsung…

Minggu, 28 November 2021 12:59

Cannavaro: Tak Perlu Takut Ronaldo

ITALIA bisa saja bertemu Portugal di fase playoff kualifikasi Piala…

Minggu, 28 November 2021 12:57
Terancam Absen di Piala Dunia 2022

Epilog Getir CR7 dan Kingkong

ZURICH – Salah satu ketakutan terkait dengan undian playoff Piala…

Minggu, 28 November 2021 12:41

Berat Badan Berkurang gara-gara Sakit Gigi

Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Demikian potongan tembang…

Minggu, 28 November 2021 12:40
Lazio-Sevilla

Mantan Memang Menyebalkan

NAPLES – Dini hari nanti (29/11) patung legenda SSC Napoli…

Minggu, 28 November 2021 12:06
Chelsea FC vs Manchester United FC

Panggung Jadon Sancho

Jadon Sancho akhirnya mencetak gol untuk Manchester United pada musim…

Minggu, 28 November 2021 12:05

Catalunya Perpanjang Kontrak Hingga 2026

CATALAN—Formula 1 beserta MotoGP memperpanjang kontraknya dengan Circuit de Barcelona-Catalunya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers