MANAGED BY:
SELASA
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 09 Oktober 2021 12:16
Menunggu Langkah Tegas Aparat terhadap Tambang di Muang Dalam

Mahasiswa Bakal Turun Lagi Bersama Warga

UNJUK RASA: Puluhan mahasiswa menggelar aksi di markas besar Polresta Samarinda terkait pertambangan ilegal di Muang Dalam.

Aktivitas pertambangan ilegal di kawasan Muang Dalam, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, semakin mengemuka. Kemarin (8/10), mahasiswa mempertanyakan kinerja kepolisian.

PENGERUKAN “emas hitam” di atas lahan seluas lebih dari 11 hektare itu memang sudah menjadi perhatian publik Kota Tepian. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda salah satunya yang memerhatikan permasalahan ini.

Mereka menuntut para dalang di balik tambang ilegal ditindak tegas. Tuntutan itu disuarakan, kemarin (8/10), saat berunjuk rasa di Polresta Samarinda. Mereka meminta aparat kepolisian mengambil langkah tegas yang dinilai selama ini belum dilakukan.

Padahal, kegiatan ilegal itu sudah berlangsung sekitar empat tahun. Ketua HMI Cabang Samarinda Nur Hariyani mengatakan, aksi yang digelar itu didasari keresahan masyarakat Muang Dalam atas adanya pertambangan ilegal.

Sebelumnya dia bersama rekannya telah menggelar diskusi secara langsung dengan masyarakat sekitar dan turut mengecek lokasi pertambangan ilegal seluas 11 lapangan sepak bola tersebut.

“Kami sudah diskusi dengan warga sejak tanggal 26 bulan dan sudah melihat langsung lokasinya. Bahkan ada dalam pemberitaan jika para penambang ilegal ini sempat bebas berunding dengan masyarakat, ini menjadi keresahan, makanya kami minta polisi turun tangan,” terangnya.

Menurut dia, aparat memang harus mengambil sikap terhadap permasalahan lingkungan tersebut. Sebab, dalam pernyataan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim telah menyatakan jika lokasi aktivitas tersebut berada di luar konsesi perusahaan pertambangan.

Para oknum pertambangan ilegal pun telah melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. “Kami ingin ada penindakan tegas. Kami butuh kepastian terkait hal ini,” ucapnya.

Dalam aksi yang digelar kemarin, para mahasiswa diminta masuk ke ruang gelar perkara Satreskrim Polresta Samarinda. Menyampaikan tuntutan yang dibawa dan didampingi Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Ahmad Andi Suryadi selaku perwakilan Polresta Samarinda.

“Tadi juga ditemui dan diwakili Unit Tipiter yang mengomunikasikan akan mengusut dan menyelidiki lebih lanjut kasus ini. Memang tidak ada waktu tertentu tapi akan kami dampingi kasus ini,” terangnya.

Dalam pertemuannya dengan pihak kepolisian, Nur Hariyani juga mendapatkan penjelasan aparat telah terjun ke lokasi tambang ilegal tersebut pada awal September lalu. Namun, tidak mendapati aktivitas pertambangan.

“Tadi dijelaskan mereka sudah sempat turun dan illegal mining ini terbukti jika telah ada proses pengerukan sampai hauling ke jetty,” terangnya.

Dalam percakapan yang dilakukan, Nur juga menanyakan langkah kepolisian terkait demonstrasi yang sebelumnya dilakukan masyarakat. Menurut dia, polisi harusnya dapat mengambil sikap. Sebab, setelah aksi penolakan warga, oknum penambang sempat berunding dengan masyarakat sekitar.

“Yang kita lihat ini warga sudah menolak, tapi kenapa tidak ada pihak kepolisian (ambil langkah), malah penambang bisa bebas berunding. Kami juga Polsekta setempat dievaluasi,” jelasnya.

Jika pun nantinya tidak ada langkah nyata yang diambil oleh kepolisian, pihaknya akan kembali menggelar aksi serupa. Tentunya akan turut menggandeng massa lebih banyak beserta masyarakat Muang Dalam. “Kalau tidak ada tindakan, kami akan turun kembali bersama masyarakat,” kuncinya.

Harian ini mencoba meminta konfirmasi kepada Kabag Ops Polresta Samarinda, Kompol Ahmad Andi Suryadi selepas pertemuannya dengan mahasiswa. Namun, tak memberikan tanggapan sedikit pun seraya berjalan cepat meninggalkan ruangan Satreskrim Polresta Samarinda. (*/dad/kri/k8)


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 23:29

Jembatan Mahakam Hanya Ditutup 9 Jam, Fokus Pengecekan Kabel dan Baut

Mulai Sabtu (5/12) hingga Minggu (12/12), Jembatan Mahakam IV yang…

Senin, 06 Desember 2021 23:26

Perkelahian Pelajar yang Viral Berakhir Damai, Orangtua Sepakat Diselesaikan di Masing-Masing Sekolah

SAMARINDA–Perkelahian tiga sekolah di Palaran yang sempat viral di media…

Senin, 06 Desember 2021 23:21

Dorong PDPAU Kelola Digitalisasi Kios Inflasi Samarinda, “Biar Masyarakat Bisa Memantau”

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus berinovasi, salah satunya program…

Senin, 06 Desember 2021 23:11
Berharap Dukungan Anggaran Provinsi dan Pusat

Defisit Rp 200 Miliar, Bappeda Samarinda Anggap Wajar

SAMARINDA–Dalam kesepakatan APBD 2022 antara pemkot dan DPRD Samarinda pada…

Senin, 06 Desember 2021 13:10

Pengurus IKA Teknik Pertambangan Dilantik, Ini Harapan Rektor Unmul

SAMARINDA - Rektor Universitas Mulawarman Prof H Masjaya menekankan peran…

Senin, 06 Desember 2021 09:37
DPW Gelora Kaltim Gelar Literasi Festival AMI 

Gandeng Semua Kader Gelora, Karena Partai Rakyat Semua Kalangan

SAMARINDA- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia (Gelora) Kaltim…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:43

Nikmati Lanskap Samarinda dari Banana 

SAMARINDA-Memulai bisnis makanan (food and beverage/F&B) di tengah pandemi memang…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:03

Segmen Gang Nibung Tertunda, "Ini Lebih Baik daripada Memaksakan"

Persoalan sosial acap kali jadi hambatan pembangunan di Kota Tepian.…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:02

Geser Hari Libur Nataru, Disdik Terbitkan Edaran Jadwal KBM Terbaru

SAMARINDA–Lewat Surat Edaran (SE) Nomor 421.3/8852/100.01 tentang Perubahan Jadwal Pembagian…

Sabtu, 04 Desember 2021 12:01

Sarana dan Prasarana Pendidikan Belum Merata

SAMARINDA–Sistem zonasi pendidikan memangkas jarak para pelajar dengan sekolah. Kendati…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers