MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 09 Oktober 2021 11:16
Indonesia Mau Produksi Mobil Listrik, Gandeng Pabrikan Jerman
Salah satu mobil listrik buatan negara lain.

SURABAYA - Pemerintah berupaya mewujudkan industri yang punya potensi tinggi di masa depan. Salah satunya, industri kendaraan listrik. Dengan modal sumber daya alam dan modal yang ada, BUMN Holding Pertambangan Mining Inudsry Indonesia (MIND ID) menargetkan bisa memproduksi mobil listrik secara mandiri tiga tahun mendatang.

Direktur Hubungan Kelembagaan MIND ID Dany Amrul Ichdan menjelaskan, visi Indonesia bisa membuat industri mobil listrik sudah dimulai sejak pembentukan Indonesia Battery Corp. Menurut dia, perusahaan patungan dari MIND ID, Aneka Tambang, Pertamina, dan PLN diproyeksikan bisa memproduksi baterai mobil listrik dan infrastruktur pengisian baterai seperti SPKLU. Namun, hal tersebut bukan tujuan akhir dari IBC.

’’Kita sudah melihat AS dan Eropa menjadi pelopor mobil listrik. Lalu Tiongkok dan Vietnam sekarang sudah juga sudah mempunyai produk mobil listrik mereka sendiri. Kita juga berusaha melakukan quantum leap untuk menyamai mereka,’’ ungkapnya dalam hari kedua rangkaian Konferensi ESG Maybank Sekuritas Indonesia 2021 kemarin (7/10).

Saat ini, lanjut dia, IBC sedang mengekplorasi kerjasama dengan salah satu pabrikan mobil listrik. Pria yang juga menjabat sebagai komisaris di IBC itu mengatakan pihaknya berencana menanamkan modal dalam pabrik tersebut. Sebagai gantinya, mereka bakal mempunyai hak intelectual property (IP).

Dany masih enggan mengungkap perusahaan mana yang sedang dijajaki. Dia hanya mengatakan bahwa pabrikan tersebut berasal dari Jerman. Saat ini, OBC sudah berada dalam tahap due dilligence untuk merealisasikan kerja sama tersebut.

Dia mengatakan bahwa IBC juga bakal menggandeng pemain industri otomotif nasional. Sebab, mereka tidak mungkin memproduksi masal dalam waktu hitungan tahun. Sedangkan, produsen otomotif lokal biasanya punya sarana yang cukup untuk melakukan hal tersebut. ’’Kalau soal produksi dan distribusi, saya yakin mereka lebih jago daripada kami,’’ tegasnya.

Dia mengatakan, target pemerintah saat ini adalah menciptakan kendaraan niaga listrik dengan harga di bawah Rp 250 juta. Sehingga, produksinya bisa menjadi pondasi bagi ekosistem transportasi listrik di Indonesia. ’’Semua itu tergantung sinergi dari berbagai pihak. Saya percaya bahwa semua pemangku kepentingan bisa mencapai milestone yang ada,’’ ucapnya.

Sebelumnya, PLN juga berupaya untuk membangun infrastruktur kendarara listrik dengan membuka skema mitra untuk pembangunan lebih dari 101 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) tahun ini. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril menuturkan, hal itu merupakan cara PLN mempercepat pembangunan SPKLU sekaligus memberikan kesempatan bagi investor untuk menyambut era mobil ilstrik.

’’Tren kendaraan listrik membuka ruang dan peluang investasi baru di sektor pendukung transportasi. PLN yang mendukung gaya hidup kekinian yang ramah lingkungan dengan penggunaan peralatan elektrik, mengajak para pelaku usaha memanfaatkan peluang ini,’’ jelasnya. (bil/dio)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 11:48

Stabilkan Harga, Gelontor 11 Juta Liter Minyak Goreng Murah

JAKARTA–Harga minyak goreng diprediksi terus naik sampai awal 2022. Kenaikan…

Minggu, 28 November 2021 11:47

Potensi Ekonomi Menjanjikan, Kementan Cetak 2,5 Juta Petani Milenial

BALIKPAPAN–Pemerintah terus mendorong bertumbuhnya generasi muda atau milenial di bidang…

Sabtu, 27 November 2021 18:47

Grandprize 2 Unit Mobil, Ramaikan Undian Simpedes BRI Samarinda

SAMARINDA-  PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Samarinda kembali…

Jumat, 26 November 2021 09:18

Unit Layanan PLTG Sambera Adakan Borescope Pada Mesin Pembangkit 

SAMARINDA- Listrik merupakan kebutuhan yang penting bagi masyarakat, karena hampir…

Rabu, 24 November 2021 09:51

Kejar Pertumbuhan 6 Persen di Kuartal IV

JAKARTA – Pemerintah harus bekerja ekstra untuk mencapai target pertumbuhan…

Sabtu, 20 November 2021 12:15
Aneka Hayati Terjaga, Sawit Bukan Penyebab Utama Deforestasi Hutan

Sertifikat ISPO Jawaban Kampanye Negatif Kelapa Sawit

Kelapa sawit tidak menjadi penyebab utama rusaknya hutan. Justru dibandingkan…

Sabtu, 20 November 2021 12:14

Isu Kenaikan Level PPKM Bikin Vendor Pernikahan Waswas

VENDOR-vendor pernikahan kembali menggeliat. Permintaan jasa pernikahan sudah masuk sejak…

Sabtu, 20 November 2021 12:12

Pengusaha Jangan Rugikan Pekerja

SAMARINDA–Pemprov Kaltim menetapkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar…

Sabtu, 20 November 2021 11:31

Daya Beli Menurun Akibat Pandemi, Swasta Didorong untuk Berkontribusi Keterjangkauan Biaya Internet

JAKARTA-Dampak pandemi masih terus terasa hingga kuartal terakhir tahun 2020…

Jumat, 19 November 2021 17:52

Pasokan Batu Bara Dalam Negeri Terbatas

JAKARTA – Harga batu bara dunia melambung tinggi membawa dampak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers