MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 07 Oktober 2021 15:23
Ada Siswa Positif, PTM Distop, Belajar di Sekolah Harus Persetujuan Orangtua

PTM sudah di depan mata. Tapi, ada sejumlah persyaratan dan hal teknis yang mengiringi. Bahkan PTM bisa kembali dihentikan jika ada siswa yang positif terpapar Covid-19.

BALIKPAPAN- Menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Minyak, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki beberapa gambaran teknis pelaksanaannya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Muhaimin, menyebut pihaknya tengah mematangkan persiapan.

Teknis PTM akan dilaksanakan dengan beberapa catatan. Ini merupakan hasil evaluasi simulasi yang telah digelar beberapa kali. “Ada enam poin penting yang menjadi catatan Dinas Pendidikan untuk menggelar PTM di masing-masing sekolah,” katanya, Rabu (6/10). Pertama, kapasitas siswa yang mengikuti pembelajaran dimulai bertahap, yakni 50 persen. Kedua, jadwal masuk sekolah hanya dua hari dalam seminggu. Dilaksanakan di setiap kelas di SD dan SMP seminggu dua kali.

"Misalnya, kelas 1 dan 2 itu hari Senin dan Selasa. Nanti jadwal kelas 3 dan 4 Rabu dan Kamis. Jadi, seminggu dua kali," urainya. Ketiga, waktu pelaksanaan PTM maksimal selama dua jam untuk SD, dan tiga jam untuk SMP. Keempat, mengombinasikan antara daring dan luring. "Jadi, ada yang mereka daring ada yang lainnya luring," tambahnya.

Kelima, pihak sekolah diminta untuk memaksimalkan tugas dan fungsi Satgas Covid-19 yang telah dibentuk. Terakhir ialah, tetap mengutamakan persetujuan dari orangtua murid bahwa anaknya bersedia belajar tatap muka di sekolah. "Yang lebih penting itu tetap harus ada persetujuan orangtua. Jadi, sekolah sudah menyiapkan angket untuk melaksanakan PTM sebelum mendapatkan surat ini," jelasnya.

Kendati demikian, ia tak memungkiri bahwasanya PTM terbatas di Balikpapan bisa kembali tertunda apabila PPKM naik level. Hanya saja, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan tetap mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri serta surat edaran dari wali kota. "Jangankan begitu, pada saat pembelajaran nanti ada yang positif itu kita hentikan dulu selama dua minggu," tutupnya. (aji/ms/k15)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 12:01

Di Balikpapan, Masuk Mal Wajib Scan PeduliLindungi

Bagi mereka yang belum menjalani vaksinasi, tentu tidak boleh masuk…

Minggu, 28 November 2021 12:00

QR Code PeduliLindungi Disebar Bertahap

PEMERINTAH Kota Minyak bakal menyebar secara masif QR Code aplikasi…

Minggu, 28 November 2021 11:59

Libur Sekolah di Balikpapan Tunggu Keputusan Wali Kota

BALIKPAPAN – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62…

Minggu, 28 November 2021 11:08

Libatkan Personel BPBD Jaga Pantai Manggar

ASPEK keselamatan dan keamanan di Pantai Manggar segera dievaluasi Pemkot…

Kamis, 25 November 2021 13:34

Balikpapan Bentuk Tim Terpadu Awasi Tambang Ilegal

 Pemerintah kota Balikpapan membentuk tim terpadu pasca ditemukannya penambangan batu…

Minggu, 21 November 2021 21:54

Vaksinasi Door to Door Balikpapan Sasaran Lansia

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan terus melakukan…

Minggu, 21 November 2021 21:52

DPRD Balikpapan Gelar Vaksinasi di Plaza Muara Rapak

BALIKPAPAN – DPRD Balikpapan bekerja sama Lanud Dhomber Balikpapan menggelar…

Minggu, 21 November 2021 21:50

Datangi Warga, Vaksinasi Gunakan Ambulans di Balikpapan

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Capaian vaksinasi di Balikpapan telah mencapai 94…

Minggu, 21 November 2021 21:47

Sentra Vaksinasi Dome Balikpapan Buka Layanan Setiap Hari

BALIKPAPAN – Tak henti-hentinya petugas kesehatan membuka pelayanan di sentra…

Minggu, 21 November 2021 21:37

Kadin Balikpapan Gelar Vaksinasi di BSCC DOME

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers